Sabtu, 18 April 2026

Thomas Uber Cup 2026

Siap Comeback dari Cedera, Peluang Daniel Marthin Masuk Skuad Thomas Uber Cup 2026 Indonesia

Siap comeback dari cedera, peluang Daniel Marthin masuk skuad Thomas Uber Cup 2026 Indonesia yang akan digelar akhir April 2026 mendatang.

Editor: Amalia Husnul A
badmintonIndonesia.org
THOMAS UBER CUP - Daniel Marthin saat berpose ketika masuk tim Badminton SEA Games 2019 menggantikan Leo Rolly Carnando. PBSI baru saja mengumumkan kembalinya Daniel Marthin setelah berjuang pulih dari cedera. Peluang Daniel Marthin masuk skuad Thomas Uber Cup 2026 Indonesia. (badmintonIndonesia.org) 
Ringkasan Berita:
  • PBSI umumkan Daniel Marthin siap comeback setelah berjuang pulih dari cedera
  • Daniel akan kembali dipasangkan dengan Leo Rolly Carnando
  • Apakah Daniel Marthin bakal masuk skuad Thomas Uber Cup 2026?
  • Daniel Marthin pernah punya catatan apik ketika masuk skuad Thomas Uber Cup dengan menjadi pasangan dadakan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo
  • PBSI belum umumkan skuad Indonesia untuk Thomas Uber Cup 2026

 

TRIBUNKALTIM.CO - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) baru saja mengumumkan Daniel Marthin siap comeback setelah sekian lama berjuang pulih dari cedera. 

Dalam pernyataannya, PBSI menyebut Daniel Marthin akan kembali berpasangan dengan Leo Rolly Carnando dan siap berlaga di Thailand Open 2026 yang akan digelar pertengahan Mei 2026.

Sebelum Thailand Open 2026, bakal ada turnamen beregu yang bergengsi di dunia bulutangkis dunia, yakni Thomas Uber Cup 2026.

Gelaran Thomas Uber Cup 2026 ini akan dihelat di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang. 

Baca juga: Daftar Skuad Thomas Uber Cup 2026, Pertama Kali Setelah 14 Tahun, Denmark tanpa Viktor Axelsen

Hingga saat ini, PBSI belum mengumumkan skuad Merah Putih untuk Thomas Uber Cup 2026.

Apakah Daniel Marthin bakal masuk skuad Indonesia di Thomas Uber Cup 2026?

Diketahui Daniel Marthin sebelum cedera, berpasangan dengan Muhammad Shohibul Fikri.

Ketika itu PBSI merombak dua pasangan ganda putra yakni Leo/Daniel dan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana.

Saat Daniel Marthin cedera, Fikri menemukan ritme baru bersama Fajar Alfian.

Bahkan duet dadakan Fajar/Fikri tersebut telah menyabet gelar China Open 2025.

Hasil itu membuat PBSI ingin mematenkannya Fajar/Fikri sebagai proyeksi Olimpiade Los Angeles 2028.

Sementara itu, Leo dipasangkan dengan Bagas Maulana.

Sempat menunjukkan hasil positif, pasangan Leo/Bagas justru terlihat stagnan.

Bersamaan dengan pengumuman soal kembalinya Daniel Marthin yang akan kembali berpasangan dengan duet lamanya, Leo, PBSI juga mengumumkan pasangan baru Bagas Maulana. 

Bagas akan dipasangkan dengan pemain muda, Muh Putra Erwiansyah.

Urgensi Tukang Gebuk

Indonesia saat ini memang memiliki ganda putra papan atas dalam diri Fajar/Fikri.

Namun, secara tipikal, keduanya adalah penguasa area depan net.

Skuad Merah Putih kekurangan sosok pelapis yang memiliki tenaga besar di garis belakang untuk menghujamkan smes-smes mematikan.

Memang ada Sabar/Reza yang punya power mumpuni, tetapi status independen mereka kerap menjadi ganjalan birokrasi masuk skuad.

Ada pula pasangan muda Raymond/Joaquin yang potensial, serta Leo/Bagas yang baru saja menjuarai Thailand Masters 2026.

Namun, gelar di level Super 300 tersebut belum cukup untuk membuktikan mentalitas mereka di panggung sekelas Thomas Cup.

Di sinilah nama Daniel Marthin menyeruak sebagai kandidat berkat kemampuannya untuk jadi senjata tukang gebuk ganda putra.

Pengalaman Daniel Jadi Partner Dadakan

Sejarah mencatat bahwa Thomas Cup sering kali menjadi arena perjudian taktik melalui pasangan dadakan.

Strategi ini digunakan untuk mengecoh analisis lawan yang sudah terlalu akrab dengan pola pasangan tetap.

Bukti nyata pernah dialami Kevin Sanjaya ketika dipasangkan dengan Mohammad Ahsan pada edisi 2022, atau duet dadakan Tiwi/Fadia yang sempat merepotkan tembok pertahanan Korea Selatan di Sudirman Cup 2025.

Daniel Marthin bukan orang baru dalam stratego ini. Pada Thomas Cup 2020, ia pernah berjuang dengan Kevin Sanjaya.

Bahkan racikan tersebut masuk dalam peran penting membawa trofi Thomas kembali ke Indonesia setelah penantian dua dekade.

Pengalaman mental dan fleksibilitas Daniel untuk dipasangkan dengan siapa pun adalah aset.

Jika kondisi fisik Daniel benar-benar telah pulih 100 persen, kehadirannya sangat dibutuhkan.

Daniel bisa dikatakan kartu as dalam skuad Thomas Cup Indonesia yang mungkin memang membutuhkan kembali ledakan smes.

Hasil drawing Thomas Uber Cup 2026

Thomas Cup

Grup A

  • China
  • India
  • Kanada
  • Australia

Grup B

  • Jepang
  • Malaysia
  • Inggris
  • Finlandia

Grup C

  • Taiwan
  • Denmark
  • Korea Selatan
  • Swedia

Grup D

  • Indonesia
  • Prancis
  • Thailand
  • Aljazair

Uber Cup

Grup A

  • China
  • India
  • Denmark
  • Ukraina

Grup B

  • Jepang
  • Malaysia
  • Inggris
  • Afrika Selatan

Grup C

  • Taiwan
  • Indonesia
  • Kanada
  • Australia

Grup D

  • Korea Selatan
  • Thailand
  • Bulgaria
  • Spanyol

Baca juga: Daftar Skuad Thomas Uber Cup 2026, India Bawa Pemain Terbaik ke Denmark

(Tribunnews.com/Niken)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Potensi Daniel Marthin Masuk Skuad Thomas Cup 2026, Butuh Tukang Gebuk Lewat Duet Dadakan.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved