Selasa, 12 Mei 2026

Liga Italia

Nasib Santiago Gimenez Ditentukan Januari 2026, AC Milan Punya 4 Striker Ganas dalam Daftar Target

Santiago Gimenez terus menguji kesabaran manajemen AC Milan, dengan paceklik golnya di Liga Italia Serie A.

Tayang:
Tangkapan Layar X/AC Milan
BURSA TRANSFER - Aksi striker AC Milan, Santiago Gimenez (tengah), di laga kontra Lecce di babak 32 besar Coppa Italia. Santiago Gimenez terus menguji kesabaran manajemen AC Milan, dengan paceklik golnya di Liga Italia Serie A. (Tangkapan Layar X/AC Milan) 

TRIBUNKALTIM.CO - Santiago Gimenez terus menguji kesabaran manajemen AC Milan, dengan paceklik golnya di Liga Italia Serie A.

Santiago Gimenez sedang mengalami masa sulit bersama AC Milan.

Striker asal Meksiko itu belum mencetak satu pun gol dalam lebih dari 10 jam waktu bermain di Liga Italia, dan hal ini mulai membuat manajemen AC Milan kehilangan kesabaran.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, AC Milan sebenarnya sudah mencoba melepas Gimenez pada bursa transfer musim panas lalu.

Baca juga: Fabrizio Romano Tepis Rumor Transfer Son Heung-min ke AC Milan

Namun, keputusan akhir adalah memberinya waktu hingga Januari 2026 untuk membuktikan diri.

Sayangnya, dengan nol gol dalam lebih dari 600 menit laga liga, kesabaran manajemen tampaknya mulai menipis.

CEO Giorgio Furlani dan direktur olahraga Igli Tare kini dikabarkan aktif mencari opsi baru di pasar transfer musim dingin untuk mengatasi krisis lini depan yang sedang dihadapi pelatih Massimiliano Allegri.

Salah satu nama yang kembali masuk dalam radar AC Milan adalah Artem Dovbyk.

Baca juga: Igli Tare Tetapkan Bek Lazio Sebagai Target Terdekat yang dapat Didatangkan AC Milan

Striker asal Ukraina itu baru saja mencetak gol pertamanya musim ini untuk AS Roma, dan sebelumnya sudah sempat dikaitkan dengan AC Milan pada akhir bursa transfer musim panas, bahkan sempat muncul wacana pertukaran dengan Gimenez, meski akhirnya gagal terwujud.

Selain Dovbyk, AC Milan juga dikabarkan sedang memantau dua target baru, yakni Joaquin Panichelli dari Strasbourg dan Jonathan Burkardt dari Eintracht Frankfurt.

Panichelli, penyerang berusia 23 tahun asal Argentina yang merupakan jebolan River Plate, tampil menonjol di Ligue 1 musim ini dengan torehan 10 gol.

Penampilannya membuat sejumlah klub top Eropa mulai memantau.

Baca juga: Hasil Liga Italia: Lookman Selamatkan Atalanta, Kemenangan AC Milan Buyar

Sementara itu, Burkardt juga sedang dalam performa impresif bersama Frankfurt dengan 9 gol dari 12 pertandingan Bundesliga, dan saat ini memiliki nilai pasar lebih dari €30 juta.

Tak hanya itu, laporan juga menyebut bahwa AC Milan bisa saja kembali menghidupkan minat terhadap Joshua Zirkzee dari Manchester United. 

Namun, peluang itu masih kecil karena sang pemain sempat menolak tawaran Rossoneri pada musim panas 2024.

Meski begitu, bila pihak United bersedia membuka pembicaraan, AC Milan dikabarkan siap mempertimbangkan opsi transfer tersebut.

Baca juga: AC Milan Tetapkan Kiper Timnas Jepang Sebagai Pengganti Mike Maignan

Dengan performa Gimenez yang terus mandek, bursa transfer Januari bisa menjadi momen krusial bagi AC Milan untuk memperbaiki lini serang mereka, demi menjaga asa bersaing di papan atas Serie A dan kompetisi Eropa.

Christopher Nkunku Belum Tunjukkan Kelasnya di AC Milan

Di sisi lain, Christopher Nkunku menjadi rekrutan termahal AC Milan pada bursa transfer musim panas 2025, namun hingga kini kontribusinya belum sesuai harapan.

Menurut laporan MilanNews, pemain asal Prancis itu didatangkan dari Chelsea dengan biaya sekitar €40 juta, namun sejauh ini masih belum mampu memberikan dampak berarti bagi lini serang Rossoneri.

Baca juga: AC Milan Tetapkan Kiper Timnas Jepang Sebagai Pengganti Mike Maignan

Kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya bugar serta belum jelasnya peran idealnya di lapangan membuat performanya belum maksimal.

Satu-satunya momen di mana Nkunku berhasil mencetak gol adalah saat laga Coppa Italia melawan Lecce, ketika ia diturunkan bersama Santiago Gimenez.

Gol tersebut sempat menampilkan kualitas khas Nkunku, kecepatan, ketenangan, dan kemampuan menembus area penalti, namun belum cukup untuk menjadikannya solusi utama di lini depan AC Milan.

Berbeda dengan penyerang murni seperti Olivier Giroud, Nkunku bukan tipikal target man.

Baca juga: Igli Tare Tetapkan Bek Lazio Sebagai Target Terdekat yang dapat Didatangkan AC Milan

Ia lebih berperan sebagai penyerang kedua yang kerap turun menjemput bola dan membuka ruang bagi rekan setim.

Namun dalam situasi AC Milan saat ini, di mana Massimiliano Allegri kekurangan opsi menyerang dan Christian Pulisic masih cedera, kontribusi lebih besar jelas diharapkan darinya.

Salah satu alasan di balik performa datar Nkunku adalah kondisi fisiknya saat tiba di AC Milan.

Meskipun ia menjalani pramusim bersama Chelsea dan bahkan mencetak gol di ajang Club World Cup, kondisinya menurun setelah bergabung ke Italia.

Baca juga: Jadwal Lengkap Liga Italia 29–31 Oktober 2025 dan Link Live Streaming Resmi Serie A, AC Milan Main

Selain adaptasi dengan gaya permainan baru, Nkunku juga harus memulihkan cedera jempol kaki yang dideritanya saat membela tim nasional Prancis.

Hal ini membuatnya sulit menemukan ritme permainan terbaik.

Waktu terus berjalan, sudah memasuki November, dan kesabaran AC Milan mulai menipis.

Dalam laga terakhir melawan Atalanta, Nkunku tampil aneh: aktif menyentuh bola, tetapi setiap kali punya peluang menembak, ia justru memilih mengoper.

Baca juga: AC Milan Tetapkan Kiper Timnas Jepang Sebagai Pengganti Mike Maignan

Dengan pertandingan penting melawan AS Roma di depan mata, Nkunku diharapkan segera menunjukkan karakter dan ketajamannya.

AC Milan membutuhkan sosok yang bisa menjadi pembeda, dan kini, semua mata tertuju pada Nkunku untuk membuktikan bahwa investasi besar terhadap dirinya tidak sia-sia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved