Sabtu, 25 April 2026

Finalissima 2026

Resmi, Finalissima 2026 Argentina vs Spanyol Batal Digelar, UEFA Ungkap Alasannya

Hajatan akbar Finalissima 2026 antara Timnas Spanyol vs Argentina resmi dibatalkan oleh UEFA.

Grafis TribunKaltim.co via Canva
FINALISISMA 2026 - Kolase 2 bendera negara Argentina dan Spanyol yang diolah di Canva. Hajatan akbar Finalissima 2026 antara Timnas Spanyol vs Argentina resmi dibatalkan oleh UEFA. (Grafis TribunKaltim.co via Canva) 

TRIBUNKALTIM.CO - Rencana besar mempertemukan juara Eropa, Spanyol, dengan kampiun Amerika Selatan, Argentina, dalam ajang Finalissima 2026 resmi kandas.

 UEFA resmi membatalkan hajatan besar tersebut, Minggu (15/3/2026).

Dengan keputusan ini, publik sepak bola dunia harus menunda menyaksikan duel yang dinanti: pertemuan Lionel Messi dengan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal

Finalissima adalah pertandingan persahabatan bergengsi yang mempertemukan juara Euro dan Copa América, digagas oleh UEFA (otoritas sepak bola Eropa) bersama CONMEBOL (otoritas sepak bola Amerika Selatan).

Baca juga: Finalissima 2026 Penuh Tanda Tanya, Timnas Argentina vs Spanyol Masih Negosiasi Venue Netral

Pengumuman pembatalan disampaikan UEFA pada Minggu (15/3/2026) setelah serangkaian rapat daring dengan CONMEBOL serta federasi sepak bola kedua negara, yakni RFEF (Spanyol) dan AFA (Argentina).

Faktor utama yang melatarbelakangi keputusan ini adalah kondisi geopolitik di Timur Tengah yang tidak stabil, khususnya konflik militer antara Iran dengan koalisi AS–Israel.

Awalnya, laga dijadwalkan berlangsung di Stadion Lusail, Qatar, pada 27 Maret 2026.

JADWAL FINALISSIMA 2025 - Terjawab sudah kapan Finalissima 2025? cek prediksi jadwal Argentina vs Spanyol.(X.COM/MBAHDEYFORYOU)
JADWAL FINALISSIMA 2025 - Terjawab sudah kapan Finalissima 2025? cek prediksi jadwal Argentina vs Spanyol.(X.COM/MBAHDEYFORYOU) (X.COM/MBAHDEYFORYOU)

Konflik militer antara Iran dengan koalisi AS-Israel membuat skenario awal buyar.

UEFA dan CONMEBOL memiliki rencana cadangan untuk tetap menggelar Finalissima, tapi di wilayah berbeda.

Sejumlah opsi pun bermunculan.

Pilihan pertama adalah menggelarnya di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu tetap pada 27 Maret 2026.

Timnas Argentina menolaknya walaupun panitia mengalokasikan tiket 50-50 untuk suporter kedua tim.

Opsi proposal kedua adalah mementaskan pertandingan dalam dua pertemuan ala format kandang-tandang.

Baca juga: Finalissima 2026 Lawan Spanyol Jadi Debut Jersey Tandang Baru Timnas Argentina Jelang Piala Dunia

Timnas Spanyol menjamu Argentina di Bernabeu, sedangkan Argentina memilih satu arena di Buenos Aires.

Lagi-lagi opsi tersebut ditolak Argentina.

Jalan terakhir, UEFA meminta Argentina untuk tetap bertanding pada 27 Maret, sesuai jadwal semula, atau pada 30 Maret jika arena netral lainnya di Eropa disetujui.

Stadion yang dimaksud selain Bernabeu itu bisa jadi San Siro atau Wembley. Akan tetapi, Argentina masih keukeuh menolak penawaran ketiga ini.

Sebaliknya, Argentina meluncurkan proposal tandingan untuk memainkan laga setelah Piala Dunia 2026.

Namun, kali ini timnas Spanyol yang menolak karena jadwal mereka penuh.

Argentina dalam waktu dekat hanya memiliki jadwal kosong lain yang tersedia pada 31 Maret, tetapi bermain di tanggal tersebut tak dimungkinkan.

Walhasil, pertemuan menghadapi jalan buntu dan keputusan pembatalan duel pun dirilis UEFA.

"Setelah diskusi intensif antara UEFA dan otoritas penyelenggara di Qatar, hari ini diumumkan bahwa, karena situasi politik di kawasan tersebut, pertandingan antara juara Euro 2024 Spanyol dan juara Copa América 2024 Argentina tidak dapat berlangsung sesuai rencana pada 27 Maret."

"Ini merupakan kekecewaan besar bagi UEFA dan panitia penyelenggara bahwa keadaan dan waktu telah menghalangi kedua tim untuk bersaing memperebutkan trofi bergengsi ini di Qatar, sebuah negara yang telah berulang kali membuktikan kemampuannya dalam menyelenggarakan acara internasional tingkat tinggi di fasilitas modern."

"UEFA ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Real Madrid CF, panitia penyelenggara, dan otoritas Qatar atas dukungan dan kerja sama mereka dalam upaya menggelar pertandingan ini."

"Dalam kasus Real Madrid, upaya mereka dilakukan dalam waktu yang sangat singkat. Terima kasih juga disampaikan kepada Federasi Sepak Bola Spanyol atas fleksibilitas yang mereka tunjukkan dalam menyesuaikan diri dengan semua opsi yang diajukan selama proses tersebut," tulis pernyataan resmi UEFA.

Baca juga: Qatar Tetap Ingin Gelar Finalissima 2026 Spanyol vs Argentina di Tengah Serangan AS-Israel ke Iran

Sebaliknya, CONMEBOL dan AFA merilis pernyataan tandingan yang membela keputusan mereka untuk menolak beberapa opsi yang diajukan.

Dalam konfirmasi versi kubu Amerika Selatan ini, mereka mengeklaim sebenarnya setuju untuk menggelar Finalissima dengan jadwal yang diajukan Argentina, tapi permintaan ini tidak bisa disepakati Spanyol.

"CONMEBOL dan AFA secara konsisten menegaskan kembali kesediaan untuk menggelar Finalissima di tempat netral dan menyetujui usulan lokasi yang diajukan setelah UEFA berulang kali mendesak agar pertandingan tersebut digelar di Madrid."

"Sayangnya, kesepakatan akhir untuk pertandingan tersebut tidak dapat tercapai karena tanggal alternatif yang diminta tidak dapat diakomodasi akibat keterbatasan waktu yang tersedia," tulis CONMEBOL.

Pertandingan reuni antara Lionel Messi dan bocah ajaib Spanyol yang kerap disebut titisannya, Lamine Yamal, pun batal tersaji - setidaknya hingga perkembangan saat ini.

Pada edisi sebelumnya, 2022, timnas Argentina meraih gelar di ajang ini setelah membungkam juara Euro 2020, Italia, dengan skor 3-0 di Wembley Stadium, London.(*)

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved