Minggu, 10 Mei 2026

Liga Italia

Hasil Inter vs AS Roma: Lautaro Martinez Gemilang, Gasperini Akui Pukulan Telak Moral Giallorossi

Dalam pertandingan Liga Italia, Inter Milan tampil dominan dan berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 5-2 atas AS Roma.

Tayang:
instagram/inter
HASIL LIGA ITALIA - Potret Lautaro Martinez, pemain Inter Milan. Inter Milan menang 5-2 dari AS Roma dalam laga Serie A 
Ringkasan Berita:
  • Inter Milan menang telak 5-2 atas AS Roma di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Minggu (5/4/2026), lewat penampilan gemilang Lautaro Martinez yang mencetak dua gol dalam laga comeback-nya
  • Roma sempat menyamakan skor, namun runtuh di babak kedua setelah gol spektakuler Calhanoglu dan dominasi penuh Inter
  • Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengakui kekalahan tersebut sebagai pukulan berat bagi mental tim dalam perburuan posisi empat besar Serie A.

TRIBUNKALTIM.CO - Pertandingan lanjutan Serie A yang mempertemukan Inter Milan kontra AS Roma di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Senin (5/4/2026) malam waktu setempat, berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal.

Laga ini menjadi sorotan karena menghadirkan comeback kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, yang langsung memberikan dampak signifikan bagi timnya.

Dalam pertandingan Liga Italia tersebut, Inter Milan tampil dominan dan berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 5-2 atas AS Roma. 

Kemenangan ini sekaligus menunjukkan ketajaman lini serang Nerazzurri—julukan Inter Milan—yang tampil agresif sepanjang pertandingan, khususnya di babak kedua.

Baca juga: Hasil Lazio vs Parma di Liga Italia: Gol Noslin Gagalkan Kemenangan Tim Tamu

Sejak peluit awal dibunyikan, Inter langsung mengambil inisiatif serangan. Bahkan, gol pembuka tercipta hanya dalam waktu kurang dari satu menit sejak kick-off. Momen ini menjadi titik awal dominasi Inter dalam laga tersebut.

Comeback Lautaro Martinez Berbuah Manis

Kembalinya Lautaro Martinez ke lapangan setelah absen sejak 18 Februari menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini.

Penyerang asal Argentina itu langsung mencetak gol hanya dalam 60 detik pertama pertandingan.

Gol tersebut berawal dari umpan Marcus Thuram dari sisi kanan, yang kemudian disambut Lautaro Martinez dengan tembakan cepat ke sudut atas gawang dari jarak dekat, melewati bek Roma, Zeki Celik.

Tak hanya mencetak satu gol, Lautaro kembali menunjukkan kualitasnya di babak kedua dengan mencetak gol keduanya.

Kali ini, ia memanfaatkan umpan Thuram dan melepaskan tembakan akurat dari jarak sekitar 13 yard ke sudut bawah gawang.

Penampilan ini menegaskan peran penting Lautaro sebagai ujung tombak sekaligus kapten tim dalam membawa Inter meraih kemenangan besar.

Roma Sempat Bangkit, Namun Kehilangan Momentum

Meski tertinggal cepat, AS Roma sempat menunjukkan respons positif. Tim berjuluk Giallorossi—yang berarti “kuning-merah”—perlahan masuk ke dalam permainan dan menciptakan beberapa peluang.

Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-40, ketika Gianluca Mancini berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan dari jarak dekat setelah memanfaatkan situasi bola mati yang tidak terantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan Inter.

Namun, momentum Roma tidak bertahan lama. Tepat sebelum babak pertama berakhir, Hakan Calhanoglu mencetak gol spektakuler dari jarak sekitar 35 yard—jarak yang cukup jauh dari gawang—dengan tendangan keras melengkung yang mengecoh kiper Mile Svilar.

Gol tersebut menjadi titik balik penting dalam pertandingan, sekaligus memukul mental pemain Roma menjelang turun minum.

Babak Kedua Jadi Milik Inter Milan

Memasuki babak kedua, Inter tampil semakin agresif dan berhasil menambah keunggulan.

Marcus Thuram turut mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi sepak pojok, di mana ia menyundul bola tanpa pengawalan ketat dari pemain Roma.

Tak lama kemudian, Nicolò Barella memperbesar keunggulan Inter menjadi 5-1. Gelandang Italia itu memanfaatkan kesalahan beruntun di lini belakang Roma sebelum melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti.

Roma sempat memperkecil ketertinggalan melalui Lorenzo Pellegrini, namun gol tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Skor akhir 5-2 menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan bagi Inter.

Cedera dan Absensi Pengaruhi Performa Roma

Dalam pertandingan ini, Roma tidak tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain kunci seperti Paulo Dybala, Artem Dovbyk, dan Evan Ferguson masih berada di ruang perawatan akibat cedera.

Selain itu, Gianluca Mancini yang mencetak gol penyama kedudukan juga harus ditarik keluar lebih awal karena mengalami masalah otot. Absennya sejumlah pemain ini disebut turut memengaruhi performa Roma, terutama di babak kedua.

Gasperini: ‘Pukulan Telak terhadap Moral’

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengakui bahwa kekalahan ini memberikan dampak besar terhadap mental timnya.

Ia menyoroti gol cepat Inter Milan sebagai awal dari malam sulit bagi AS Roma.

“Tidak mudah kebobolan di beberapa detik pertama, tetapi setelah itu saya melihat AS Roma bermain bagus, meskipun tertinggal di babak pertama benar-benar pukulan telak bagi moral,” kata Gasperini.

Ia juga menambahkan bahwa gol ketiga Inter menjadi momen krusial yang membuat timnya kehilangan semangat.

“Gol ketiga khususnya membuat kami kehilangan semangat, dan sejak saat itu kami benar-benar kesulitan.”

Meski demikian, Gasperini tetap melihat sisi positif dari performa timnya di babak pertama.

“Saya melihat permainan Roma yang bagus di babak pertama, hasil akhir membuat semuanya terlihat jauh lebih buruk, tetapi harus diakui pertandingan sudah berakhir pada gol ketiga dan kita harus memberikan pujian kepada tim Inter yang sangat kuat.”

Persaingan Empat Besar Semakin Ketat

Kekalahan ini membuat posisi Roma dalam perburuan empat besar Serie A semakin terancam. Mereka kini harus bersaing ketat dengan tim-tim lain seperti Juventus, Como, dan Atalanta.

Gasperini mengakui situasi tersebut tidak mudah, namun tetap optimistis timnya mampu bangkit.

“Ini sulit bagi kami, sulit bagi Juventus, Como, dan Atalanta, semua tim yang bersaing memperebutkan satu tempat. Kami sedikit tertinggal saat ini, tetapi kami akan melakukan segala yang mungkin untuk mengejar ketertinggalan, itu sudah pasti,” pungkasnya.

Malam Emosional di San Siro

Selain kemenangan besar, pertandingan ini juga menyisakan momen emosional bagi para pemain Inter, khususnya Alessandro Bastoni dan Nicolò Barella.

Keduanya sebelumnya mengalami kekecewaan setelah tim nasional Italia tersingkir dari Piala Dunia melalui adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina.

 Dukungan dari para suporter di Stadion Giuseppe Meazza menjadi momen penting yang mengangkat semangat mereka.

Barella bahkan terlihat emosional setelah mencetak gol, sebelum menghampiri pelatih Cristian Chivu dan memberikan pelukan, menunjukkan kuatnya ikatan emosional dalam tim.

Klasemen Sementara Liga Italia Serie A

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Inter Milan
31
23
3
5
67
24
43
72
2
35
AC Milan
30
18
9
3
47
23
24
63
3
35
Napoli
30
19
5
6
46
30
16
62
4
35
Como
30
16
9
5
53
22
31
57
5
35
Juventus
30
15
9
6
52
29
23
54
6
35
Roma
31
17
3
11
40
24
16
54
7
35
Atalanta
30
13
11
6
41
27
14
50
8
35
Bologna
31
13
6
12
40
37
3
45
9
35
Lazio
31
11
11
9
32
29
3
44
10
35
Sassuolo
31
12
6
13
38
41
-3
42
11
35
Udinese
30
11
6
13
35
42
-7
39
12
35
Torino
31
10
6
15
35
53
-18
36
13
35
Parma
31
8
11
12
22
39
-17
35
14
35
Genoa
30
8
9
13
36
42
-6
33
15
35
Fiorentina
31
7
11
13
36
44
-8
32
16
35
Cagliari
31
7
9
15
32
44
-12
30
17
35
Cremonese
31
6
9
16
26
46
-20
27
18
35
Lecce
30
7
6
17
21
40
-19
27
19
35
Verona
31
3
9
19
22
53
-31
18
20
35
Pisa
31
2
12
17
23
55
-32
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved