Rabu, 20 Mei 2026

Piala Dunia 2026

Profil Kongo di Piala Dunia 2026, Penantian Lebih dari Setengah Abad Leopards

Republik Demokratik Kongo kembali ke Piala Dunia setelah menunggu selama lebih dari setengah abad

Tayang:
fifa.com
WORLD CUP 2026 - Republik Demokratik Kongo memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026. (fifa.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Lebih dari setengah abad penantian Republik Demokratik Kongo, akhirnya berubah menjadi euforia di Guadalajara pada 31 Maret 2026.

Setelah menyingkirkan Jamaika dengan skor 1-0 melalui perpanjangan waktu di final Path A Turnamen Play-Off Piala Dunia 2026, Republik Demokratik Kongo akhirnya mengakhiri penantian panjang sejak 1974 untuk kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Keberhasilan ini terasa sangat emosional bagi tim berjuluk Leopards, yang selama lima dekade terus berusaha kembali ke Piala Dunia.

Baca juga: 12 Penampakan Jersey Kandang dan Tandang Buatan Nike untuk Piala Dunia 2026

Kini, mereka siap menulis sejarah baru di turnamen global tersebut.

Di bawah asuhan pelatih Sebastien Desabre, Republik Demokratik Kongo tampil solid dengan mengandalkan generasi emas yang dipimpin pemain-pemain seperti Cédric Bakambu, Chancel Mbemba, dan Arthur Masuaku.

Pelatih asal Prancis itu berhasil mewujudkan target ambisius yang ia tetapkan sejak awal masa jabatannya.

Desabre, yang sebelumnya pernah melatih tim nasional Uganda, kini akan merasakan pengalaman pertamanya tampil di putaran final Piala Dunia.

Baca juga: Gattuso Mundur dari Pelatih Timnas Italia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Daftar Kandidat Pengganti

Empat tahun setelah meninggalkan klub Chamois Niortais untuk menangani timnas Kongo DR, pelatih berusia 49 tahun itu sukses mengukir pencapaian besar yang disambut meriah di seluruh Afrika.

Saat ditunjuk sebagai pelatih pada Agustus 2022, Desabre langsung memasang target tinggi, yakni lolos ke Piala Afrika 2025 dan Piala Dunia 2026.

Awalnya, para suporter masih ragu mengingat kegagalan di masa lalu.

Namun, kepercayaan mulai tumbuh setelah tim berhasil lolos ke Piala Afrika 2023 (digelar awal 2024) dan melaju hingga semifinal.

Perjalanan di turnamen tersebut menjadi titik balik penting, di mana identitas permainan tim mulai terbentuk dan para pemain semakin percaya dengan metode sang pelatih.

Baca juga: 3 Negara Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tanpa Kemenangan Selama FIFA Matchday, Amerika Babak Belur

Republik Demokratik Kongo tergabung di Grup K Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi Kolombia, Portugal, dan Uzbekistan.

Tantangan berat sudah menanti, namun kepercayaan diri tim sedang tinggi.

Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 tidaklah mudah.

Setelah nyaris lolos ke edisi 2018 dan 2022, perkembangan tim akhirnya membuahkan hasil.

Baca juga: 3 Negara Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tanpa Kemenangan Selama FIFA Matchday, Amerika Babak Belur

Di final turnamen play-off, mereka mengalahkan Jamaika berkat gol penentu dari Axel Tuanzebe.

Sebelumnya, mereka tampil impresif di kualifikasi zona Afrika.

Tergabung di Grup B, Kongo DR sempat hampir merebut posisi puncak dari Senegal.

Namun, kekalahan 3-2 di laga penentuan membuat mereka harus puas sebagai runner-up.

Baca juga: Tanpa Gennaro Gattuso, Inilah 3 Pelatih Italia yang Tampil di Piala Dunia 2026

Sebagai salah satu runner-up terbaik, mereka melaju ke play-off Afrika.

Di semifinal, gol dramatis Chancel Mbemba ke gawang Kamerun memastikan kemenangan 1-0.

Kemudian di final melawan Nigeria, mereka menang lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

Hasil tersebut membawa mereka ke Turnamen Play-Off di Meksiko, di mana akhirnya tiket ke Piala Dunia berhasil diamankan.

Baca juga: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Duet Gattuso-Buffon Tetap Bertahan di Timnas Italia Hingga Juni

Secara historis, ini akan menjadi penampilan kedua Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia.

Sebelumnya, mereka tampil pada edisi 1974 saat masih bernama Zaire.

Kala itu, mereka menjadi wakil Afrika dan menghadapi lawan-lawan kuat seperti Skotlandia, Yugoslavia, dan Brasil.

Namun, debut tersebut berakhir pahit.

Baca juga: 3 Negara Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tanpa Kemenangan Selama FIFA Matchday, Amerika Babak Belur

Mereka kalah di semua pertandingan, termasuk kekalahan telak 0-9 dari Yugoslavia, serta gagal mencetak satu gol pun sepanjang turnamen.

Kini, generasi baru memiliki kesempatan untuk memperbaiki catatan tersebut.

Para pemain seperti Bakambu dan Yoane Wissa berpeluang mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol pertama negara mereka di Piala Dunia. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved