Rabu, 22 April 2026

Coppa Italia

Hasil Coppa Italia Inter Milan vs Como: Menang Comeback, Nerazzurri Lolos ke Final!

Inter Milan memastikan langkah ke final Coppa Italia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Como dalam laga semifinal

instagram/inter
SEMIFINAL COPPA ITALIA - Potret skuad Inter Milan saat berhadapan dengan Como di semifinal Coppa Italia leg kedua. Hasil semifinal Coppa Italia, Inter Milan ke final usai menang comeback 

TRIBUNKALTIM.CO - Inter Milan memastikan langkah ke final Coppa Italia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Como dalam laga semifinal yang digelar di Stadion San Siro, Milan, Italia, Rabu (22/4/2026).

Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling menegangkan, di mana Inter Milan kembali menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dua gol lebih dulu. 

Kemenangan ini memastikan Nerazzurri unggul agregat 3-2 dan berhak melaju ke partai puncak.

Sebagai informasi, Coppa Italia sendiri merupakan kompetisi piala domestik di Italia yang mempertemukan klub-klub dari berbagai kasta liga. 

Sistem semifinal menggunakan dua leg (kandang dan tandang), namun pada laga ini hasil imbang 0-0 di leg pertama membuat penentuan sepenuhnya terjadi di San Siro.

Baca juga: Live ANTV! Leg 2 Semifinal Coppa Italia Inter Milan vs Como Hari Ini, Kick-off Jam 02.00 WIB

Como Kejutkan Inter Milan di Babak Pertama

Sejak awal pertandingan, Como tampil percaya diri meski berstatus tim tamu.

Mereka bahkan mampu menciptakan peluang berbahaya lebih dulu melalui Martin Baturina yang memaksa kiper Inter, Josep Martinez, melakukan penyelamatan penting.

Istilah “penyelamatan satu tangan” yang terjadi dalam laga ini merujuk pada aksi kiper yang menggunakan satu tangan untuk menepis bola, biasanya dalam situasi refleks cepat dan jarak dekat.

Tekanan Como akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32. Serangan dibangun dari sisi kanan melalui Ignace van der Brempt yang mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti.

Bola langsung disambar oleh Baturina dengan kaki bagian dalam dari jarak dekat, sempat mengenai tiang sebelum masuk ke gawang Inter.

Gol tersebut membuat Como unggul 1-0 dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Inter sempat mencoba membalas melalui Marcus Thuram, namun peluangnya berhasil digagalkan tepat di garis gawang oleh Maxi Perrone.

Gol Kedua Como, Inter Milan dalam Tekanan

Memasuki babak kedua, Como kembali memberikan kejutan. Kesalahan lini tengah Inter dimanfaatkan dengan baik oleh Nico Paz yang memotong umpan lawan dan mengirim bola ke Lucas Da Cunha.

Da Cunha kemudian melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang akurat ke sudut bawah gawang. Gol ini membuat Como unggul 2-0 dan menempatkan Inter dalam situasi sulit.

Dalam sepak bola, “penetrasi” merujuk pada pergerakan pemain yang menembus pertahanan lawan, biasanya dengan dribel atau umpan cepat yang membuka ruang serangan.

Keunggulan dua gol ini membuat Como semakin percaya diri, sementara Inter harus berjuang keras untuk bangkit.

Kebangkitan Inter Milan Dimulai oleh Calhanoglu

Tertinggal dua gol tidak membuat Inter menyerah. Mereka mulai meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69.

Petar Sucic memberikan umpan ke tepi kotak penalti yang langsung disambut oleh Hakan Calhanoglu dengan tendangan keras. Bola sempat berbelok arah (defleksi) sebelum masuk ke gawang, mengecoh kiper Como.

Defleksi adalah perubahan arah bola akibat mengenai pemain lain, yang sering membuat kiper kesulitan mengantisipasi arah bola.

Gol tersebut menjadi titik balik permainan. Inter semakin agresif, sementara Como mulai tertekan.

Gol Kedua Calhanoglu Bawa Inter Samakan Skor

Tekanan Inter akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-86. Umpan silang dari Sucic berhasil disambut Calhanoglu dengan sundulan, sesuatu yang jarang dilakukan oleh gelandang asal Turki tersebut.

Gol ini membuat skor menjadi 2-2 dan membuka peluang pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Perpanjangan waktu atau extra time adalah tambahan waktu 2x15 menit yang diberikan jika pertandingan imbang di fase gugur. Namun, sebelum itu terjadi, Inter justru mampu mencetak gol penentu kemenangan.

Sucic Jadi Penentu Kemenangan Dramatis

Hanya beberapa menit setelah gol penyeimbang, Inter berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Berawal dari lemparan ke dalam cepat, Sucic melakukan kombinasi satu-dua dengan Calhanoglu sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut gawang.

Gol ini memastikan comeback sempurna Inter dari tertinggal 0-2 menjadi menang 3-2.

Meski Como sempat mencoba menyamakan skor di sisa waktu pertandingan, Inter mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.

Beberapa peluang Como, termasuk sundulan Marc-Oliver Kempf dan tembakan Maxence Caqueret, gagal berbuah gol berkat penyelamatan penting dari kiper Inter.

Inter Ulangi Skenario Comeback

Kemenangan ini bukan kali pertama Inter melakukan comeback dramatis atas Como. Sebelumnya, dalam laga Serie A pada 12 April 2026, Inter juga berhasil bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menang 4-3.

Hal ini menunjukkan konsistensi mental dan daya juang tinggi yang dimiliki skuad asuhan Simone Inzaghi dalam menghadapi tekanan.

Meski tampil tanpa beberapa pemain kunci seperti Lautaro Martinez dan Alessandro Bastoni yang masih cedera, Inter tetap mampu menunjukkan performa impresif.

Melaju ke Final Coppa Italia

Dengan kemenangan ini, Inter Milan berhak melaju ke final Coppa Italia dan akan menghadapi pemenang antara Atalanta atau Lazio pada 13 Mei 2026.

Final Coppa Italia merupakan laga puncak yang menentukan juara kompetisi, dan biasanya digelar di stadion netral dengan atmosfer pertandingan yang sangat tinggi.

Bagi Inter, kemenangan ini membuka peluang untuk meraih trofi domestik sekaligus menambah koleksi gelar mereka di kancah sepak bola Italia.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved