Piala Dunia 2026
Daftar Tim Favorit Juara Grup A hingga L Piala Dunia 2026
Ajang Piala Dunia 2026 menghadirkan format yang lebih besar dibanding edisi sebelumnya, dengan total 48 tim yang terbagi ke dalam 12 grup.
Ringkasan Berita:
- Piala Dunia 2026 menghadirkan format baru dengan 48 tim dan 12 grup, meningkatkan persaingan sejak fase awal
- Sejumlah tim unggulan seperti Prancis, Brasil, Argentina, hingga Inggris diprediksi memimpin grup masing-masing
- Perebutan juara grup menjadi krusial karena menentukan lawan yang lebih ringan di babak 32 besar.
TRIBUNKALTIM.CO - Ajang Piala Dunia 2026 menghadirkan format yang lebih besar dibanding edisi sebelumnya, dengan total 48 tim yang terbagi ke dalam 12 grup.
Adapun Piala Dunia 2026 berlangsung mulai Juni mendatang.
Format baru ini membuat fase penyisihan grup Piala Dunia 2026 menjadi lebih kompetitif dan penuh dinamika, karena hanya sebagian tim yang akan tersingkir di tahap awal.
Turnamen yang akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, diprediksi menyajikan banyak kejutan.
Namun, di atas kertas, sejumlah tim tetap difavoritkan untuk memimpin grup masing-masing berdasarkan kekuatan skuad, pengalaman, serta performa di turnamen sebelumnya.
Baca juga: Jelang Piala Dunia 2026, Federasi Sepak Bola Iran Bakal Temui FIFA di Swiss
Juara grup merujuk pada tim yang finis di posisi pertama klasemen dalam satu grup.
Posisi ini sangat penting karena biasanya memberikan keuntungan berupa lawan yang relatif lebih ringan di fase gugur, yakni babak 32 besar.
Dikutip dari laman SI, berikut ulasan lengkap prediksi tim favorit juara grup dari Grup A hingga Grup L.
Grup A: Keunggulan Tuan Rumah Meksiko
Grup A diisi oleh Meksiko, Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Republik Ceko.
Sebagai salah satu tuan rumah, Meksiko mendapat keuntungan besar, termasuk dukungan suporter serta penempatan di pot unggulan saat undian.
Meski performa mereka dinilai belum stabil, Meksiko tetap difavoritkan untuk memuncaki grup. Korea Selatan dan Republik Ceko berpotensi memberikan perlawanan, sementara Afrika Selatan bisa menjadi tim kejutan.
Grup B: Swiss Unggul dari Persaingan
Grup B mempertemukan Kanada, Swiss, Qatar, dan Bosnia & Herzegovina.
Meski Kanada juga diuntungkan sebagai tuan rumah, Swiss dinilai memiliki skuad lebih matang dan pengalaman yang lebih kuat di turnamen besar.
Dengan komposisi tim yang lebih solid, Swiss diprediksi mampu finis di posisi teratas.
Grup C: Brasil Tetap Jadi Andalan
Grup C dihuni Brasil, Maroko, Skotlandia, dan Haiti. Brasil, yang dikenal dengan julukan Seleção, diprediksi tetap menjadi kekuatan utama.
Maroko sebagai semifinalis Piala Dunia 2022 menjadi pesaing serius, namun Brasil diyakini tetap mampu memimpin klasemen.
Grup D: Amerika Serikat Andalkan Faktor Kandang
Grup D diisi oleh Amerika Serikat, Australia, Paraguay, dan Turki. Sebagai tuan rumah, Amerika Serikat memiliki keuntungan signifikan.
Dengan skuad muda berbakat, mereka diprediksi mampu bersaing ketat dengan Turki yang menjadi rival utama dalam perebutan posisi puncak.
Grup E: Jerman Kembali Diunggulkan
Grup E mempertemukan Jerman, Ekuador, Pantai Gading, dan Curaçao. Meski performa Jerman sempat menurun dalam beberapa turnamen terakhir, mereka tetap difavoritkan karena pengalaman dan kualitas pemain.
Ekuador bisa menjadi ancaman, namun Jerman tetap diprediksi unggul.
Grup F: Belanda di Grup Kompetitif
Grup F dihuni Belanda, Jepang, Tunisia, dan Swedia. Ini menjadi salah satu grup paling ketat.
Belanda diprediksi menjadi juara grup, namun Jepang dan Swedia memiliki potensi besar untuk memberikan kejutan.
Grup G: Belgia Masih Dominan
Grup G berisi Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru. Meski generasi emas Belgia mulai menurun, mereka masih memiliki pemain kunci yang berpengalaman.
Belgia diprediksi tetap memimpin grup dengan Mesir sebagai pesaing terdekat.
Grup H: Spanyol dan Uruguay Jadi Sorotan
Grup H mempertemukan Spanyol, Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde. Spanyol sebagai juara Eropa menjadi favorit utama.
Uruguay menjadi pesaing kuat, sementara dua tim lainnya berpotensi menjadi pelengkap persaingan.
Grup I: ‘Grup Neraka’ dengan Prancis sebagai Favorit
Grup I disebut sebagai “Grup Neraka”, istilah yang digunakan untuk menggambarkan grup dengan persaingan sangat ketat.
Grup ini diisi Prancis, Senegal, Norwegia, dan Irak. Prancis tetap menjadi unggulan, meski Senegal dan Norwegia bisa memberikan tekanan besar.
Grup J: Argentina Difavoritkan Lolos Mudah
Grup J dihuni Argentina, Austria, Aljazair, dan Yordania. Sebagai juara bertahan, Argentina diprediksi tidak akan kesulitan untuk memimpin grup.
Austria dan Aljazair kemungkinan akan bersaing memperebutkan posisi kedua.
Grup K: Portugal vs Kolombia
Grup K terdiri dari Portugal, Kolombia, Uzbekistan, dan Republik Demokratik Kongo. Persaingan utama diprediksi terjadi antara Portugal dan Kolombia.
Portugal sedikit lebih diunggulkan untuk finis di posisi pertama.
Grup L: Inggris dan Kroasia Berebut Puncak
Grup L mempertemukan Inggris, Kroasia, Panama, dan Ghana. Inggris dan Kroasia menjadi dua tim terkuat di grup ini.
Inggris diprediksi unggul tipis berkat skuad yang lebih dalam dan pengalaman pelatih.
Pentingnya Posisi Juara Grup
Dalam format baru Piala Dunia 2026, hanya sebagian kecil tim yang tersingkir di fase grup. Namun demikian, finis sebagai juara grup tetap menjadi target utama.
Hal ini karena posisi tersebut memberikan jalur yang lebih mudah di fase gugur. Tim yang berada di posisi pertama biasanya akan menghadapi lawan dari posisi lebih rendah di grup lain.
Dengan demikian, setiap pertandingan di fase grup menjadi sangat penting dan menentukan.
Format Baru yang Lebih Kompetitif
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama dengan 48 tim, meningkat dari sebelumnya 32 tim. Format ini menghasilkan total 72 pertandingan di fase grup.
Perubahan ini membuat lebih banyak negara memiliki kesempatan tampil, termasuk tim-tim debutan. Namun, di sisi lain, persaingan juga menjadi lebih ketat karena kualitas tim semakin merata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260124_trofi-piala-dunia.jpg)