Piala Dunia 2026
FIFA Umumkan Shakira, Madonna dan BTS Tampil di Final Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 dipastikan akan menghadirkan nuansa berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Ringkasan Berita:
- FIFA resmi menghadirkan halftime show pertama dalam sejarah final Piala Dunia 2026 dengan penampilan Shakira, Madonna, dan BTS di Stadion MetLife, New York New Jersey, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2026
- Pertunjukan tersebut dikurasi Chris Martin Coldplay dan menjadi bagian kampanye FIFA Global Citizen Education Fund untuk mendukung pendidikan anak-anak dunia
TRIBUNKALTIM.CO - Final Piala Dunia 2026 dipastikan akan menghadirkan nuansa berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar dunia itu, FIFA resmi menghadirkan pertunjukan halftime show atau pertunjukan jeda babak pertama pada partai final.
Konsep yang selama ini identik dengan Super Bowl di Amerika Serikat kini akan dibawa ke panggung sepak bola dunia melalui final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di Stadion MetLife, yang selama turnamen menggunakan nama New York New Jersey Stadium.
Tak tanggung-tanggung, FIFA menghadirkan sederet nama besar industri musik dunia untuk memeriahkan pertunjukan bersejarah tersebut.
Baca juga: Carlo Ancelotti Respons Kans Neymar Bela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Penyanyi asal Kolombia Shakira, ikon pop dunia Madonna, serta grup musik asal Korea Selatan BTS dipastikan tampil dalam halftime show final Piala Dunia 2026.
Kehadiran tiga nama besar itu diumumkan FIFA dalam panel Global Citizen NOW di Kota New York, Amerika Serikat, pada Rabu (14/5/2026) waktu setempat.
Momen pengumuman tersebut langsung menarik perhatian publik dunia karena menjadi pertama kalinya final Piala Dunia menghadirkan konsep hiburan megah layaknya Super Bowl.
Selain menjadi hiburan bagi jutaan penonton global, FIFA juga memastikan pertunjukan tersebut membawa misi sosial besar terkait pendidikan anak-anak dunia.
FIFA Buat Sejarah Baru di Final Piala Dunia
Selama puluhan tahun, final Piala Dunia dikenal sebagai pertandingan sepak bola paling prestisius di muka bumi. Namun pada edisi 2026, FIFA mencoba menghadirkan pengalaman baru bagi penonton dengan menambahkan halftime show.
Halftime show sendiri merupakan pertunjukan hiburan yang digelar saat jeda pertandingan. Konsep ini sangat populer di Super Bowl, final kompetisi American football di Amerika Serikat, yang selalu menghadirkan artis-artis papan atas dunia.
Kini, konsep tersebut akan diterapkan untuk pertama kalinya di final Piala Dunia FIFA.
Pertunjukan akbar tersebut akan dikurasi langsung oleh vokalis grup Coldplay, Chris Martin.
Chris Martin dipercaya FIFA untuk merancang keseluruhan konsep pertunjukan agar tidak hanya menjadi hiburan musik biasa, tetapi juga memiliki pesan sosial yang kuat.
Dalam video pengumuman resmi FIFA, Chris Martin mengatakan bahwa halftime show final Piala Dunia akan menjadi perayaan besar bagi seluruh dunia.
“Pertunjukan ini akan sepenuhnya tentang kebersamaan dan semua orang diundang,” kata Chris Martin.
Kehadiran halftime show ini disebut sebagai bagian dari upaya FIFA untuk menjadikan final Piala Dunia lebih inklusif dan menjangkau penonton lintas generasi.
Shakira Kembali ke Panggung Piala Dunia
Nama Shakira tentu bukan sosok asing dalam sejarah Piala Dunia.
Penyanyi asal Kolombia tersebut pernah menciptakan salah satu lagu Piala Dunia paling ikonik sepanjang masa melalui lagu “Waka Waka (This Time for Africa)” pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Kini, 16 tahun kemudian, Shakira kembali hadir di panggung terbesar sepak bola dunia.
Dalam keterangannya, Shakira mengaku pertunjukan kali ini memiliki arti yang sangat spesial baginya karena berkaitan langsung dengan pendidikan anak-anak dunia.
“Saya menghabiskan hidup saya untuk dua hal, yaitu membuat lagu dan membangun sekolah,” kata Shakira yang juga merupakan anggota dewan FIFA Global Citizen Education Fund.
Shakira juga mengungkapkan dirinya akan membawakan lagu berjudul “Dai Dai”, lagu resmi yang ia ciptakan khusus untuk Piala Dunia 2026.
“Di Piala Dunia, dua jalan itu bertemu karena bersama Madonna dan BTS saya akan membawakan Dai Dai, lagu yang saya ciptakan untuk Piala Dunia ini dan untuk anak-anak di seluruh dunia yang akan kami bantu melalui FIFA Global Citizen Education Fund,” sambungnya.
Menurut Shakira, musik dan pendidikan adalah dua kekuatan yang mampu mengubah masa depan anak-anak.
“Saya berharap di panggung terbesar dunia, pentingnya investasi dalam pendidikan anak-anak benar-benar menjadi sorotan utama,” ucap Shakira.
Madonna Sebut Pendidikan Sangat Penting
Madonna juga mengungkapkan alasan emosional di balik keputusannya tampil pada halftime show final Piala Dunia 2026.
Penyanyi legendaris asal Amerika Serikat tersebut menilai pendidikan menjadi hak dasar setiap anak di dunia.
“Tampil di final Piala Dunia untuk mendukung FIFA Global Citizen Education Fund memiliki makna yang sangat mendalam bagi saya,” ujar Madonna.
“Tanpa pendidikan, anak-anak kehilangan kesempatan bahkan sebelum mereka memilikinya, dan setiap anak berhak mendapatkan akses terhadap pembelajaran berkualitas karena pendidikan membuka kemungkinan dan menciptakan perubahan jangka panjang,” lanjutnya.
Madonna menjadi salah satu ikon musik terbesar dunia yang telah memiliki pengaruh global selama puluhan tahun.
Kehadirannya di halftime show dinilai akan menambah daya tarik final Piala Dunia 2026 yang memang diproyeksikan sebagai salah satu event olahraga terbesar sepanjang sejarah.
BTS Merasa Terhormat
Sementara itu, BTS menyampaikan bahwa musik memiliki kekuatan universal yang mampu menyatukan manusia dari berbagai negara dan budaya.
“Musik adalah bahasa universal tentang harapan dan harmoni, dan kami merasa terhormat bisa merayakan kekuatan itu di Piala Dunia dengan terhubung kepada jutaan penonton di seluruh dunia demi mendukung pendidikan anak-anak,” kata BTS.
Keterlibatan BTS juga diprediksi akan menarik perhatian generasi muda dan penggemar K-Pop dari seluruh dunia.
Popularitas BTS yang mendunia membuat pengumuman tersebut langsung menjadi trending topic di berbagai platform media sosial internasional.
FIFA Incar Dana Rp 1,7 Triliun
FIFA memastikan halftime show ini bukan sekadar hiburan.
Pertunjukan tersebut juga menjadi bagian dari program FIFA Global Citizen Education Fund, sebuah inisiatif global untuk membantu akses pendidikan dan sepak bola bagi anak-anak di berbagai negara.
Program itu menargetkan pengumpulan dana sebesar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun.
Dana tersebut nantinya digunakan untuk mendukung pendidikan berkualitas dan kesempatan bermain sepak bola bagi anak-anak di komunitas kurang terlayani.
Hingga saat ini, lebih dari 30 juta dollar AS atau sekitar Rp 526 miliar telah berhasil dikumpulkan.
FIFA juga memastikan satu dollar AS dari setiap tiket pertandingan Piala Dunia 2026 akan dialokasikan untuk mendukung program sosial tersebut.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut kehadiran Shakira, Madonna, dan BTS menjadi simbol persatuan global.
“Madonna, Shakira, dan BTS adalah ikon global yang musiknya melampaui batas negara dan generasi, dan kami bangga menyambut mereka dalam pertunjukan halftime final Piala Dunia pertama yang dikurasi oleh Chris Martin dari Coldplay,” kata Gianni Infantino.
Menurut Infantino, final Piala Dunia 2026 akan menjadi lebih dari sekadar pertandingan sepak bola.
“Ketika dunia berkumpul untuk pertandingan terbesar sepak bola pada 19 Juli 2026 di New York New Jersey, pertunjukan bersejarah ini juga akan menyoroti tujuan yang lebih besar dengan mendukung FIFA Global Citizen Education Fund dan misi bersama kami untuk memperluas akses pendidikan berkualitas dan kesempatan sepak bola bagi anak-anak di seluruh dunia,” ujar Infantino.
“Itu akan menjadi perayaan sepak bola, persatuan, dan kemanusiaan bersama yang akan bergema jauh melampaui peluit akhir,” tuturnya melanjutkan.
Hadirkan Sesame Street dan The Muppets
Menariknya, halftime show final Piala Dunia 2026 juga akan menghadirkan karakter terkenal dari Sesame Street dan The Muppets.
Kehadiran karakter anak-anak tersebut disebut sebagai simbol pentingnya pendidikan bagi generasi muda.
Pesan utama dari pertunjukan nanti adalah bahwa setiap anak di dunia berhak mendapatkan akses pendidikan berkualitas.
Produksi acara halftime show ini akan ditangani oleh organisasi Global Citizen bekerja sama dengan Live Nation dan Done + Dusted.
CEO sekaligus pendiri Global Citizen, Hugh Evans, mengatakan Piala Dunia merupakan ajang paling menyatukan di dunia.
“Piala Dunia FIFA adalah acara paling menyatukan di dunia dan bersama FIFA serta Chris Martin dari Coldplay kami ingin menciptakan momen halftime pertama dalam sejarah yang berfokus pada warisan jangka panjang untuk anak-anak di seluruh dunia,” ujar Evans.
Menurut Evans, kolaborasi musik, sepak bola, dan pendidikan memiliki potensi besar menciptakan dampak global.
“Dengan menyatukan artis-artis terbesar dunia, sepak bola, dan komitmen bersama terhadap pendidikan, kami memiliki kesempatan untuk mengubah momen budaya besar menjadi dampak luar biasa melalui FIFA Global Citizen Education Fund,” lanjutnya.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak nyata hingga bertahun-tahun ke depan.
“Saya berharap 10 tahun dari sekarang kita akan melihat jutaan kehidupan berubah karena momen bersejarah ini,” tutur Evans.
Kini, final Piala Dunia 2026 bukan hanya dinantikan karena pertandingan sepak bolanya, tetapi juga karena pertunjukan halftime show bersejarah yang akan mempertemukan musik, olahraga, dan misi kemanusiaan dalam satu panggung dunia.
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul Shakira, Madonna, dan BTS Tampil di Final Bersejarah Piala Dunia 2026
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240715_SHAKIRA-DI-COPA-AMERICA.jpg)