Aplikasi
10 Cara Blokir Iklan yang Muncul di HP Android agar Tak Ganggu
Banyak pengguna ponsel Android kerap dibuat kesal oleh kemunculan iklan yang tiba-tiba muncul di layar.
TRIBUNKALTIM.CO - Banyak pengguna ponsel Android kerap dibuat kesal oleh kemunculan iklan yang tiba-tiba muncul di layar.
Iklan tersebut bisa menutupi konten, mengganggu aktivitas, bahkan berpotensi membawa virus berbahaya.
Fenomena ini menjadi salah satu keluhan paling umum di kalangan pengguna smartphone, terutama mereka yang tidak menyadari bahwa sistem Android memiliki sejumlah pengaturan yang memungkinkan iklan tampil secara otomatis.
Padahal, sebenarnya ada banyak cara untuk memblokir iklan di HP Android dengan mudah tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Pengguna hanya perlu memanfaatkan fitur bawaan yang tersedia di pengaturan perangkat, browser, atau toko aplikasi resmi seperti Google Play Store.
Baca juga: Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo Tanpa Aplikasi Tambahan
Penting untuk memahami penyebab utama munculnya iklan di HP Android. Secara umum, iklan muncul karena tiga faktor utama:
- Pengaturan sistem dan browser yang secara default mengizinkan tampilan iklan.
- Aplikasi pihak ketiga yang disusupi malware atau adware (perangkat lunak penyusup yang menampilkan iklan secara paksa).
- Layanan personalisasi konten dari produsen HP (seperti Xiaomi atau Samsung) yang menampilkan rekomendasi iklan sesuai kebiasaan pengguna.
Selain mengganggu, iklan yang tidak diinginkan juga bisa menjadi celah bagi malware, yakni perangkat lunak berbahaya yang dapat mencuri data atau memperlambat kinerja HP.
Karena itu, penting bagi pengguna Android untuk mengenali dan memblokir sumber iklan tersebut.
10 Cara Memblokir Iklan yang Muncul di HP Android
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghentikan kemunculan iklan yang mengganggu di berbagai tipe HP Android.
1. Matikan Iklan Pop-up di Google Chrome
Sebagian besar iklan di Android muncul melalui browser, terutama Google Chrome yang menjadi aplikasi bawaan di banyak perangkat.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Buka Google Chrome.
Ketuk ikon titik tiga di pojok kanan atas dan pilih Setelan (Settings).
Masuk ke menu Setelan situs (Site Settings), lalu pilih Pop-up dan pengalihan (Pop-ups and redirects).
Nonaktifkan opsi tersebut.
Kembali ke “Setelan situs” dan pilih Iklan mengganggu (Intrusive Ads), lalu matikan juga.
Dengan langkah ini, pengguna akan memblokir hampir semua iklan yang muncul secara otomatis di browser.
2. Nonaktifkan Notifikasi Iklan di Google Chrome
Selain pop-up, Chrome juga kadang menampilkan notifikasi promosi dari situs yang pernah dikunjungi.
Untuk menonaktifkannya:
Masuk ke Setelan → Setelan situs → Notifikasi.
Matikan izin notifikasi dari situs-situs tertentu atau nonaktifkan seluruh notifikasi.
Langkah ini penting agar pengguna tidak lagi terganggu dengan peringatan iklan yang muncul di layar notifikasi.
3. Masuk ke Safe Mode dan Hapus Aplikasi Berbahaya
Jika iklan masih muncul bahkan ketika tidak membuka browser, besar kemungkinan penyebabnya adalah aplikasi berbahaya.
Untuk memastikan, aktifkan Safe Mode, yaitu mode aman yang hanya memuat aplikasi bawaan ponsel tanpa aplikasi tambahan.
Cara masuk Safe Mode:
Tekan dan tahan tombol Power hingga muncul opsi daya.
Pilih Restart ke Safe Mode (atau tahan lama opsi “Matikan”).
Setelah HP menyala, perhatikan apakah iklan masih muncul. Jika tidak, berarti sumbernya berasal dari aplikasi tambahan.
Pengguna bisa langsung menghapus aplikasi yang dicurigai sebagai penyebab iklan. Biasanya aplikasi tersebut tidak dikenal atau baru diinstal sebelum iklan sering muncul.
4. Aktifkan Fitur Play Protect
Google menyediakan fitur keamanan bernama Play Protect, yang secara otomatis memindai aplikasi berbahaya di HP Android.
Untuk mengaktifkannya:
Buka aplikasi Google Play Store.
Ketuk profil pengguna, lalu pilih Play Protect → Setelan.
Aktifkan opsi Scan apps with Play Protect.
Fitur ini akan memberi peringatan jika ada aplikasi yang berpotensi mengandung malware atau menayangkan iklan mencurigakan.
5. Hentikan Iklan di HP Samsung
Bagi pengguna HP Samsung, iklan sering kali muncul karena layanan personalisasi konten.
Untuk mematikannya:
Buka Pengaturan → Samsung Account → Privacy.
Pilih Customization Service.
Matikan opsi Customize this phone.
Langkah ini menghentikan sistem dari menampilkan konten iklan yang dipersonalisasi berdasarkan kebiasaan pengguna.
6. Nonaktifkan Layanan Iklan di HP Xiaomi
Xiaomi dikenal menampilkan iklan di berbagai bagian antarmuka MIUI-nya. Untungnya, fitur ini bisa dinonaktifkan secara manual:
Buka Setelan → Sandi & Keamanan → Privasi.
Pilih Layanan Iklan (Ad Services).
Matikan opsi Rekomendasi iklan yang dipersonalisasi.
Dengan cara ini, sistem MIUI tidak akan lagi menayangkan iklan sesuai aktivitas pengguna.
7. Matikan MIUI System Ads (MSA) di Xiaomi
Selain layanan iklan, Xiaomi juga memiliki sistem bernama MIUI System Ads (MSA) yang menjadi sumber utama iklan di perangkat.
Untuk menonaktifkannya:
Masuk ke Setelan → Sandi & Keamanan → Otorisasi dan Pencabutan.
Cari opsi MIUI System Ads (MSA) dan nonaktifkan.
Langkah ini efektif menghapus sebagian besar iklan di antarmuka MIUI.
8. Hilangkan Iklan di Aplikasi Tema Xiaomi
Banyak pengguna Xiaomi tidak menyadari bahwa aplikasi Tema (Themes) juga menampilkan iklan.
Untuk mematikannya:
Buka aplikasi Tema.
Ketuk Profil → Pengaturan.
Nonaktifkan opsi Tampilkan iklan.
9. Gunakan DNS Pribadi untuk Blokir Iklan di Seluruh Sistem
Salah satu cara canggih untuk memblokir iklan di seluruh sistem Android adalah dengan mengubah DNS (Domain Name System).
Langkah-langkahnya:
Buka Setelan → Jaringan & Internet → Pengaturan Lanjutan → DNS Pribadi (Private DNS).
Pilih Host name provider dan masukkan alamat: dns.adguard-dns.com
DNS AdGuard ini secara otomatis memblokir sebagian besar iklan dan pelacak di internet tanpa perlu aplikasi tambahan.
10. Blokir Iklan yang Muncul di Layar Utama
Jika iklan muncul di beranda (home screen), kemungkinan berasal dari aplikasi yang memiliki izin “menampilkan di atas aplikasi lain”.
Untuk mematikannya:
Tekan dan tahan ikon aplikasi yang dicurigai → pilih Info Aplikasi.
Masuk ke menu Tampil di atas aplikasi lain (Display over other apps).
Nonaktifkan izin tersebut.
Setelah izin ini dicabut, iklan tidak akan lagi muncul menutupi layar utama.
Penting: Hindari Aplikasi "Anti Iklan" Abal-abal
Saat mencari solusi, pengguna sering tergoda mengunduh aplikasi pemblokir iklan pihak ketiga.
Namun, sebagian dari aplikasi ini justru mengandung adware baru atau spyware yang bisa mencuri data pribadi.
Karena itu, sebaiknya hanya gunakan fitur bawaan sistem atau aplikasi terpercaya dari Google Play Store.
Iklan di HP Android memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, terutama karena sebagian aplikasi gratis bergantung pada pendapatan iklan.
Namun, dengan memahami sumber kemunculannya dan mengatur fitur privasi dengan benar, pengguna bisa mengurangi gangguan iklan secara signifikan.
Melalui sepuluh langkah di atas — mulai dari memblokir pop-up di Chrome, menghapus aplikasi berbahaya, hingga memanfaatkan DNS pribadi — pengguna bisa menjaga kenyamanan, keamanan, dan performa perangkat Android tetap optimal.
Dengan begitu, ponsel tidak hanya bebas dari gangguan iklan, tetapi juga lebih aman dari ancaman malware yang sering tersembunyi di balik iklan digital.
Sumber: Kompas.com – “Sering Muncul Iklan di HP? Ini Cara Blokirnya Biar Tak Mengganggu”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251012_blokir-iklan-hp.jpg)