Breaking News
Kamis, 14 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

5 Daerah dengan Angka Kesakitan DBD Tertinggi di Kalimantan Timur Versi BPS

Penajam Paser Utara jadi daerah dengan kasus DBD tertinggi di Kaltim, tembus 810,70 per 100 ribu penduduk.

Tayang:
Editor: Heriani AM
Freepik designed by jcomp
KASUS DBD KALTIM - Ilustrasi Demam Berdarah Dengue (DBD) dari aplikasi Freepik. Dinkes Kaltim mewaspadai peningkatan jumlah kasus DBD, data kasus Demam Berdarah Dengue di tiap kabupaten/kota di Kalimantan Timur sepanjang 2025. (Freepik designed by jcomp) 
Ringkasan Berita:
  • Penajam Paser Utara jadi daerah dengan kasus DBD tertinggi di Kaltim, tembus 810,70 per 100 ribu penduduk.
  • Kutai Barat dan Kutai Kartanegara menyusul dengan angka kasus yang masih tergolong tinggi.
  • Data BPS ini jadi peringatan serius agar warga meningkatkan kewaspadaan dan langkah pencegahan sejak dini.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menjadi perhatian di Kalimantan Timur seiring meningkatnya angka kesakitan di sejumlah daerah.

Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus ini terus menunjukkan tren mengkhawatirkan, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk dan sanitasi yang kurang optimal.

Kondisi tersebut mendorong perlunya kewaspadaan lebih tinggi dari masyarakat maupun pemerintah daerah.

Gejala DBD yang kerap diawali demam tinggi, nyeri otot, hingga ruam kulit sering kali tampak sepele, namun dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti perdarahan hingga syok.

Baca juga: 5 Daerah di Kalimantan Timur dengan Jumlah Guru Paling Sedikit

Situasi ini membuat identifikasi wilayah berisiko tinggi menjadi langkah penting untuk mendorong upaya pencegahan dan penanganan dini.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya disparitas yang cukup lebar antar kabupaten/kota dalam angka kesakitan DBD per 100.000 penduduk.

Pada kondisi yang lebih parah, DBD dapat menimbulkan komplikasi seperti syok dan perdarahan, yang berpotensi mengancam jiwa apabila tidak segera ditangani.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui wilayah dengan angka kasus DBD tertinggi agar masyarakat dapat lebih waspada serta melakukan langkah pencegahan yang tepat.

Kasus DBD Tertinggi di Kalimantan Timur

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Timur menunjukkan angka kesakitan DBD yang signifikan per 100.000 penduduk.

Urutan ini disusun dari yang tertinggi, memberikan gambaran jelas tentang wilayah mana yang paling rentan.

1. Kabupaten Penajam Paser Utara

Kabupaten Paser Utara berada di puncak daftar dengan angka kesakitan DBD per 100.000 penduduk yang sangat tinggi, yaitu 810,70 persen.

Angka ini jauh melebihi daerah lainnya, menunjukkan perlunya perhatian serius dan tindakan pencegahan ekstra di wilayah ini.

2. Kabupaten Kutai Barat

Menempati posisi kedua dengan 481,20 persen kasus per 100.000 penduduk.

Baca juga: 5 Daerah dengan Angka Penemuan Kasus Penyakit Menular TBC Terbanyak di Kalimantan Timur

Meskipun lebih rendah dari Penajam Paser Utara, angka ini tetap menempatkan Kutai Barat sebagai salah satu daerah dengan tingkat risiko tinggi.

3. Kabupaten Kutai Kartanegara

Wilayah ini mengikuti dengan 355,50 persen kasus per 100.000 penduduk.

Angka ini relatif rendah dibandingkan dua daerah teratas, namun tetap menjadi pengingat bahwa risiko DBD ada di mana-mana.

4. Kota Bontang

Berada di posisi keempat dengan 292,60 persen kasus per 100.000 penduduk.

Angka ini lebih tinggi dari Kabupaten Kutai Timur, yang menunjukkan perlunya kewaspadaan berkelanjutan.

5. Kabupaten Kutai Timur

Menutup daftar lima besar dengan 267,10 persen kasus per 100.000 penduduk.

Dengan angka yang cukup tinggi ini, Kota Bontang juga termasuk dalam wilayah prioritas untuk penanganan DBD.

Penting untuk dicatat bahwa angka-angka ini mencerminkan kasus per 100.000 penduduk, yang memberikan perbandingan yang adil antar daerah dengan populasi yang berbeda.

Baca juga: Top 5 Daerah dengan Tenaga Kesehatan Ahli Gizi Terbanyak di Kalimantan Timur

Data ini bisa menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengalokasikan sumber daya dan upaya pencegahan secara lebih efektif.

Data BPS Kasus Penyakit di Kalimantan Timur

Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur dengan jumlah kasus penyakit DBD per 100.000 penduduk:

  • Kabupaten Penajam Paser Utara: 810,70 persen
  • Kabupaten Kutai Kartanegara: 355,50 persen
  • Kota Bontang: 292,60 %
  • Kabupaten Kutai Timur: 267,10 %
  • Kota Balikpapan: 239,40 %
  • Kabupaten Mahakam Ulu: 104,30 %
  • Kabupaten Kutai Barat: 481,20 %
  • Kota Samarinda: 170,60 %
  • Kabupaten Paser: 121,00 %
  • Kabupaten Berau: 245,10 %
  • Kalimantan Timur: 297,70 %

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved