Aplikasi
Apa Itu Tren 'Your Algorithm' di Instagram Story? Ini Cara Bikin dan Fungsinya
Fitur baru bernama “Your Algorithm”, sebuah pengaturan yang memungkinkan pengguna mengintip sekaligus mengatur preferensi konten Reels yang muncul
Penulis: Briandena Silvania Sestiani | Editor: Heriani AM
Ringkasan Berita:
- Meta menghadirkan fitur “Your Algorithm” di Instagram yang memungkinkan pengguna melihat dan mengatur preferensi konten Reels secara langsung
- Fitur ini viral karena banyak dibagikan ke Instagram Stories sebagai tren, menampilkan minat konten versi masing-masing pengguna
- Meski berpotensi memengaruhi engagement, “Your Algorithm” dinilai memberi kontrol dan pengalaman bermedia sosial yang lebih personal.
TRIBUNKALTIM.CO - Meta, perusahaan induk Instagram, kembali menghadirkan pembaruan yang langsung menyita perhatian pengguna media sosial.
Kali ini, sorotan tertuju pada fitur baru bernama “Your Algorithm”, sebuah pengaturan yang memungkinkan pengguna mengintip sekaligus mengatur preferensi konten Reels yang muncul di linimasa mereka.
Sejak mulai digulirkan secara luas pada Desember 2025, fitur ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat personalisasi, tetapi juga berkembang menjadi tren yang ramai dibagikan ke Instagram Stories.
Fenomena tersebut membuat banyak pengguna penasaran, bukan hanya soal fungsi “Your Algorithm”, tetapi juga cara menampilkan tampilan preferensi mereka agar bisa diunggah ke Story.
Tren ini dengan cepat menyebar di Indonesia, menyusul uji coba yang sebelumnya dilakukan Meta pada Oktober lalu dan sempat viral di berbagai platform media sosial.
Baca juga: 5 Prompt Gemini AI Edit Foto Tema Natal 2025 dan Cara agar Lebih Mirip Wajah Asli
Fitur “Your Algorithm” dan Perubahan Cara Kerja Reels
“Your Algorithm” merupakan fitur yang dirancang untuk memberi kontrol lebih besar kepada pengguna atas konten Reels yang mereka konsumsi.
Selama ini, algoritma Instagram bekerja secara otomatis dengan menganalisis perilaku pengguna—mulai dari video yang ditonton hingga selesai, disukai, dikomentari, atau dibagikan—untuk kemudian merekomendasikan konten serupa.
Melalui fitur ini, sistem rekomendasi tersebut menjadi lebih transparan.
Pengguna dapat melihat topik apa saja yang dianggap menarik oleh algoritma Instagram berdasarkan aktivitas mereka.
Tidak hanya itu, pengguna juga bisa menyesuaikan preferensi secara manual, menentukan konten apa yang ingin lebih sering muncul dan konten apa yang ingin dikurangi.
Istilah algoritma sendiri merujuk pada sistem komputasi yang digunakan platform digital untuk menyaring dan mengurutkan konten agar relevan dengan minat pengguna.
Dalam konteks Instagram, algoritma berperan besar dalam menentukan video Reels mana yang muncul di layar setiap pengguna.
Dari Fitur Pengaturan Menjadi Tren Instagram Stories
Menariknya, fitur “Your Algorithm” tidak berhenti sebagai alat pengaturan pribadi.
Banyak pengguna mulai membagikan tampilan preferensi mereka ke Instagram Stories, lengkap dengan daftar topik yang sering mereka tonton, seperti teknologi, traveling, edukasi, humor, hingga lifestyle.
Dari sinilah tren “Your Algorithm” berkembang, karena unggahan tersebut dianggap merepresentasikan kepribadian dan minat digital seseorang.
Tren ini membuat Instagram Stories kembali menjadi ruang ekspresi, bukan hanya untuk membagikan momen sehari-hari, tetapi juga “peta algoritma” versi pribadi.
Tak sedikit pengguna yang menjadikannya ajang saling membandingkan preferensi konten, sekaligus refleksi kebiasaan bermedia sosial mereka.
Cara Membuat Tampilan “Your Algorithm” untuk Instagram Stories
Untuk mengikuti tren ini, pengguna perlu mengakses langsung fitur resmi “Your Algorithm” di aplikasi Instagram.
Prosesnya dimulai dengan membuka aplikasi Instagram versi terbaru, lalu mengetuk ikon Reels di bagian bawah layar.
Pada halaman Reels, terdapat ikon berbentuk dua hati dengan garis di pojok kanan atas, yang menjadi pintu masuk ke fitur “Your Algorithm”.
Setelah masuk ke halaman tersebut, pengguna akan melihat ringkasan preferensi konten Reels yang disusun otomatis oleh sistem Instagram.
Di bagian “What you want to see more of”, pengguna bisa menambahkan kata kunci atau topik yang ingin lebih sering muncul, misalnya edukasi, fotografi, atau teknologi.
Sementara itu, di kolom “What you want to see less of”, pengguna dapat memasukkan topik yang ingin dikurangi, seperti makeup, gosip selebritas, atau konten tertentu lainnya.
Kata kunci yang dimasukkan secara manual akan ditandai dengan ikon pensil, menandakan bahwa preferensi tersebut dapat diubah kapan saja.
Dari halaman inilah, pengguna biasanya mengambil tangkapan layar (screenshot) untuk kemudian dibagikan ke Instagram Stories sebagai bagian dari tren.
Manfaat Nyata bagi Pengguna Instagram
Kehadiran “Your Algorithm” dinilai membawa angin segar bagi pengguna Instagram.
Selama ini, banyak pengguna merasa rekomendasi konten di Reels terlalu acak atau tidak sepenuhnya mencerminkan minat mereka.
Dengan fitur ini, pengguna tidak lagi sepenuhnya bergantung pada sistem otomatis, melainkan dapat ikut “mengajari” algoritma agar bekerja lebih sesuai kebutuhan.
Bagi pengguna yang ingin mengurangi paparan konten tertentu, seperti konten konsumtif atau hiburan berlebihan, fitur ini menjadi alat bantu yang relevan.
Pengalaman bermedia sosial pun terasa lebih terkendali dan personal.
Tantangan bagi Meta dan Algoritma Berbasis AI
Di sisi lain, sejumlah analis teknologi menilai bahwa kontrol algoritma di tangan pengguna bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Meta.
Selama ini, rekomendasi berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi tulang punggung Instagram dalam menjaga tingkat keterlibatan pengguna, seperti durasi menonton dan interaksi.
Jika terlalu banyak pengguna membatasi jenis konten tertentu, sistem rekomendasi berpotensi kehilangan fleksibilitasnya dalam menyajikan konten viral atau eksploratif.
Namun demikian, Meta tampaknya melihat langkah ini sebagai investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan pengguna terhadap platformnya.
Keseimbangan antara Kendali Pengguna dan Sistem Rekomendasi
Meski ada potensi dampak terhadap engagement, banyak pihak menilai bahwa manfaat langsung bagi pengguna lebih signifikan.
“Your Algorithm” memberi rasa aman dan kenyamanan, terutama bagi pengguna yang ingin pengalaman bermedia sosial yang lebih sehat dan relevan.
Ke depan, efektivitas fitur ini akan sangat bergantung pada keseimbangan antara kendali pengguna dan kemampuan sistem rekomendasi Instagram dalam tetap menghadirkan konten menarik.
Jika dikelola dengan tepat, “Your Algorithm” berpotensi menjadi standar baru transparansi algoritma di platform media sosial.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2025/12/14/16050037/cara-buat-tren-your-algorithm-di-instagram-stories.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/freepik-logo-instagram.jpg)