Senin, 4 Mei 2026

Aplikasi

WhatsApp Tak Bisa Dipakai di HP Android Lama Mulai 8 September 2026, Cek Daftarnya

Kabar penting datang bagi pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp, khususnya mereka yang masih menggunakan ponsel Android lama.

Tayang:
Grafis TribunKaltim.co/Canva
WHATSAPP ANDROIS - Ilustrasi WhatsApp diolah di Canva. Mulai 8 September 2026, aplikasi WhatsApp tidak lagi dapat digunakan pada perangkat yang masih menjalankan sistem operasi Android versi 5.0 dan 5.1. (Grafis TribunKaltim.co/Canva) 
Ringkasan Berita:
  • WhatsApp akan menghentikan dukungan Android 5.0 dan 5.1 mulai 8 September 2026 karena keterbatasan sistem lama dalam mendukung fitur modern
  • Banyak ponsel lama seperti Samsung, Sony, hingga OnePlus terdampak, terutama di negara berkembang yang masih menggunakan perangkat lama
  • Pengguna disarankan segera cek versi Android, backup data, dan mempertimbangkan upgrade perangkat agar tetap bisa menggunakan WhatsApp.

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar penting datang bagi pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp, khususnya mereka yang masih menggunakan ponsel Android lama.

Mulai 8 September 2026, aplikasi WhatsApp tidak lagi dapat digunakan pada perangkat yang masih menjalankan sistem operasi Android versi 5.0 dan 5.1.

Kebijakan ini menjadi bagian dari pembaruan sistem yang dilakukan secara berkala oleh perusahaan induk WhatsApp, yakni Meta Platforms.

Dengan perubahan ini, persyaratan minimum penggunaan WhatsApp dinaikkan menjadi Android 6.0 atau yang dikenal dengan nama Marshmallow.

Bagi sebagian pengguna, terutama di negara berkembang, keputusan ini tentu akan membawa dampak besar.

Pasalnya, masih banyak masyarakat yang menggunakan perangkat lama untuk aktivitas sehari-hari, termasuk berkomunikasi melalui WhatsApp yang telah menjadi aplikasi esensial.

Baca juga: Apa Itu WhatsApp Plus? Fitur Berbayar Baru dari Meta, Ini Penjelasan dan Harganya

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan?

Keputusan untuk menghentikan dukungan pada perangkat lama bukanlah hal yang tiba-tiba.

Dalam dunia teknologi, setiap aplikasi memiliki siklus pembaruan, yaitu proses peningkatan fitur dan sistem agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

WhatsApp menjelaskan bahwa perangkat dengan sistem operasi lama tidak lagi mampu mendukung fitur-fitur modern.

Salah satu contohnya adalah enkripsi end-to-end, yaitu sistem keamanan yang memastikan pesan hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima.

Selain itu, perkembangan teknologi seperti integrasi kecerdasan buatan (AI) juga membutuhkan kemampuan perangkat yang lebih tinggi.

Jika WhatsApp tetap mempertahankan dukungan untuk perangkat lama, maka inovasi akan terhambat.

Dalam laporan WABetaInfo disebutkan, “Versi WhatsApp yang saat ini didukung untuk Android membutuhkan sistem operasi Android 5.0 atau yang lebih baru. Ini berarti aplikasi dapat berjalan dengan stabilitas dan kinerja yang diperlukan pada sejumlah besar perangkat. Namun, meskipun ekosistem Android bergerak menuju Android 17, sejumlah pengguna masih mengandalkan perangkat yang sudah usang.”

Pernyataan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara perkembangan teknologi dan kemampuan perangkat lama yang masih digunakan oleh sebagian pengguna.

Daftar Ponsel yang Tidak Lagi Mendukung WhatsApp

Seiring dengan kebijakan ini, sejumlah model ponsel yang cukup populer di masanya dipastikan tidak lagi bisa menggunakan WhatsApp setelah batas waktu berakhir.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • Samsung Galaxy S3, Galaxy Note 2, Galaxy S6, Galaxy Note 4/5
  • Seri Sony Xperia Z, Z3, Z4, Z5
  • Motorola Moto G generasi pertama, Moto E 2014, Razr HD
  • LG Nexus 4, Optimus G, G2 Mini, L90
  • HTC One X, Desire 500, Desire 601
  • OnePlus One dan OnePlus 2

Sebagian besar perangkat ini dirilis hampir satu dekade lalu, sehingga secara teknis sudah tidak lagi menerima pembaruan sistem operasi.

Menariknya, perubahan ini tidak berdampak pada pengguna iPhone. Artinya, perangkat iOS masih tetap kompatibel dengan WhatsApp tanpa batasan serupa dalam waktu dekat.

Keputusan WhatsApp ini diprediksi akan berdampak besar di sejumlah negara seperti Pakistan, India, dan Brasil, di mana penggunaan ponsel Android lama masih cukup tinggi.

Hal ini juga relevan dengan kondisi di Indonesia, di mana sebagian masyarakat masih menggunakan perangkat lama karena faktor ekonomi.

Dengan dihentikannya dukungan, pengguna yang terdampak tidak lagi bisa mengakses layanan WhatsApp, termasuk:

- Mengirim dan menerima pesan 

- Mengakses grup

- Menggunakan WhatsApp Business untuk usaha

Ini tentu menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pelaku usaha kecil yang mengandalkan WhatsApp sebagai alat komunikasi utama dengan pelanggan.

Cara Mengecek Versi Android Anda

Sebelum khawatir berlebihan, pengguna dapat mengecek versi Android yang digunakan di ponsel masing-masing.

Caranya cukup sederhana:

- Buka menu Pengaturan

- Pilih “Tentang Ponsel” atau “Sistem”

- Masuk ke “Informasi Perangkat Lunak”

- Lihat versi Android yang tertera

- Jika perangkat Anda masih menggunakan Android di bawah 6.0, maka ada kemungkinan besar tidak akan lagi kompatibel dengan WhatsApp setelah 8 September 2026.

Langkah yang Harus Dilakukan Pengguna

Bagi pengguna yang terdampak, ada beberapa langkah penting yang disarankan agar tidak kehilangan data penting.

Pertama, lakukan backup atau pencadangan data ke Google Drive. Proses ini memungkinkan semua chat, foto, dan dokumen tetap tersimpan meskipun Anda mengganti perangkat.

Kedua, periksa apakah perangkat masih bisa diperbarui ke Android versi lebih tinggi. Jika memungkinkan, ini menjadi solusi paling sederhana tanpa harus membeli ponsel baru.

Namun, jika pembaruan tidak tersedia, maka opsi terakhir adalah mengganti perangkat dengan yang lebih baru dan kompatibel.

Notifikasi Penghentian dari WhatsApp

WhatsApp juga dilaporkan mulai memberikan pemberitahuan langsung kepada pengguna yang terdampak.

Saat membuka aplikasi, pengguna akan melihat pesan yang menjelaskan bahwa perangkat mereka tidak lagi didukung setelah tanggal tertentu.

Langkah ini dilakukan agar pengguna memiliki waktu untuk bersiap sebelum layanan benar-benar dihentikan.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved