Kamis, 21 Mei 2026

WhatsApp

3 Cara Ampuh Menghentikan Sadap WhatsApp, Akses Peretas Langsung Terputus

Sadap WhatsApp (WA) masih kerap terjadi dan membuat pemilik akun dirugikan, termasuk kerugian material

Tayang: | Diperbarui:
Copilot
SADAP WHATSAPP - Ilustrasi WhatsApp web. Sadap WhatsApp (WA) masih kerap terjadi dan membuat pemilik akun dirugikan. (Canva) 
Ringkasan Berita:
  • Penyadapan WhatsApp (WA) oleh pihak tak bertanggung jawab dapat memicu kerugian materi hingga terkurasnya rekening. 
  • Ciri akun disadap meliputi aktivitas misterius seperti chat terkirim sendiri, status online terus, hingga log out paksa. 
  • Untuk menghentikannya, pengguna bisa memutus tautan perangkat asing lewat menu Linked Devices, melakukan login ulang dengan kode OTP, atau melaporkan ke email resmi support@whatsapp.com.

TRIBUNKALTIM.CO - Sadap WhatsApp (WA) masih kerap terjadi dan membuat pemilik akun dirugikan.

Aktivitas sadap WhatsApp masih dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan, aktivitas sadap WhatsApp bisa menyebabkan kerugian hingga terkurasnya rekening tabungan.

Baca juga: Kumpulan Caption Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, bisa untuk Instagram, WhatsApp hingga TikTok

Diketahui, WhatsApp sejatinya merupakan aplikasi pesan instan yang privat.

Akun Anda tidak akan mungkin bisa terlihat aktif (online) ataupun mengirim pesan secara otomatis jika tidak sedang Anda operasikan sendiri.

Oleh karena itu, jika Anda mendapati ponsel Anda bertingkah aneh seperti mengetik atau mengirim chat sendiri, Anda harus segera waspada.

Gejala tersebut merupakan indikasi kuat bahwa akun WhatsApp Anda telah disadap dan dikendalikan dari jarak jauh oleh peretas atau orang asing.

Baca juga: Cara Agar WhatsApp Tidak Bisa Ditelepon Tanpa Blokir Kontak, Aktifkan Fitur Ini

Ciri-Ciri Akun WhatsApp Anda Sedang Disadap

Penyadapan umumnya ditandai dengan munculnya berbagai aktivitas asing di luar kendali Anda.

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah ciri-ciri lengkap WhatsApp yang sedang diintai atau diretas:

Akun Aktif di Perangkat Asing: Saat dicek, akun Anda ternyata tertaut dengan browser atau perangkat lain yang tidak Anda kenali.

Baca juga: Penyebab Storage WhatsApp Cepat Penuh dan Cara Mengatasinya

Muncul Chat Misterius: Ada pesan masuk atau keluar yang tidak pernah Anda ketik atau kirimkan sebelumnya.

Pesan Terhapus Sendiri: Terdapat riwayat obrolan yang mendadak hilang atau dihapus tanpa sepengetahuan Anda.

Panggilan Telepon Gelap: Muncul daftar riwayat panggilan telepon (suara/video) asing di tab panggilan.

Status WA "Online" Terus: Akun Anda terlihat sedang online oleh kontak lain, padahal aplikasi sedang ditutup atau Anda sedang tidak memegang ponsel.

Baca juga: Sadap WhatsApp Masih Kerap Terjadi, Kenali Ciri-cirinya dan Ini 4 Cara Menghindari Penyadapan WA

Pesan Terbaca Otomatis: Chat yang baru masuk tiba-tiba langsung terbuka dan bertanda centang biru, padahal belum Anda sentuh.

Status WA Asing: Muncul unggahan cerita (Status/Story) baru yang tidak pernah Anda buat.

Banjir SMS Kode OTP: Menerima kiriman SMS berisi kode OTP (One-Time Password) secara berkala, padahal akun WA Anda di ponsel sedang aktif dan normal.

Profil Berubah Sendiri: Nama akun, info biodata, hingga foto profil berubah secara sepihak.

Baca juga: Sadap WhatsApp Masih Kerap Terjadi, Kenali Ciri-cirinya dan Ini 4 Cara Menghindari Penyadapan WA

Tiba-Tiba Log Out: Aplikasi WhatsApp Anda mendadak keluar (log out) secara paksa dengan sendirinya.

Cara Ampuh Menghentikan Penyadapan WhatsApp

Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, jangan tunda lagi.

Segera lakukan tiga langkah penyelamatan taktis berikut untuk mendepak peretas dari akun Anda:

Baca juga: Cara Membuat Iklan di Status WhatsApp untuk Promosi Bisnis

1. Putus Tautan Perangkat Asing (Logout)

Ini adalah langkah pertolongan pertama paling cepat jika peretas masuk melalui jalur WhatsApp Web atau aplikasi komputer.

Buka aplikasi WhatsApp di HP utama Anda.

Masuk ke menu Pengaturan (Settings) -> pilih opsi Perangkat Tertaut (Linked Devices).

Baca juga: WhatsApp Pending Terus? Ternyata Bukan Cuma karena Sinyal, Ini 10 Cara Mengatasinya

Periksa daftar perangkat yang aktif. Jika melihat ada browser atau perangkat mencurigakan, klik perangkat tersebut.

Pilih opsi Logout (Keluar) untuk memutus akses peretas seketika.

2. Lakukan Login Ulang dan Verifikasi SMS

Jika peretas mencoba memindahkan akun Anda ke ponsel lain, Anda bisa merebutnya kembali dengan cara ini:

Baca juga: Foto WhatsApp Pecah dan Buram? Ini Cara Mengirim Gambar HD Tanpa Kompresi

Hapus (uninstall) aplikasi WhatsApp dari ponsel Anda, lalu unduh dan instal kembali melalui toko aplikasi resmi.
Buka aplikasi, masukkan nomor telepon Anda, lalu lakukan login ulang.

Masukkan 6 digit kode verifikasi (OTP) yang dikirimkan resmi melalui SMS ke nomor Anda.

Catatan Penting: Begitu Anda berhasil memasukkan kode OTP 6 digit ini, sistem WhatsApp secara otomatis akan langsung mengeluarkan (logout) akun Anda dari perangkat peretas di mana pun berada.

Bagaimana jika peretas mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA)? Jika penyadap sempat mengunci akun Anda dengan PIN 2FA yang tidak Anda ketahui, Anda akan diminta memasukkan PIN tersebut setelah kode OTP SMS.

Baca juga: WhatsApp Pending Terus? Ternyata Bukan Cuma karena Sinyal, Ini 10 Cara Mengatasinya

Jika Anda tidak tahu kodenya, Anda terpaksa harus menunggu selama 7 hari untuk bisa masuk tanpa PIN 2FA.

Namun perlu diingat, peretas tetap akan langsung tertendang keluar begitu Anda memasukkan kode OTP SMS di awal, sehingga mereka tidak bisa lagi mengoperasikan akun Anda selama masa tunggu tersebut.

3. Laporkan Lewat Email Dukungan Resmi WhatsApp

Jika kedua cara di atas belum menyelesaikan masalah, Anda bisa meminta bantuan langsung kepada tim teknis pusat.

Baca juga: Pesan WhatsApp Muncul Ikon Jam dan tak Terkirim? Ini 10 Cara Mengatasinya

Kirimkan pesan laporan melalui email resmi ke alamat: support@whatsapp.com

Tuliskan detail kronologi peretasan secara jelas, termasuk kapan akun Anda mulai diretas dan nomor telepon yang digunakan (gunakan format kode negara, contoh: +6281xxxxxx).

Tim WhatsApp akan melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi pola peretasan dan membantu mempercepat proses pemulihan akun Anda.

Langkah Pencegahan: Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA)

Baca juga: Cara Blokir Spam Nomor Asing di WhatsApp agar Tak Mengganggu

Agar akun Anda kebal dari serangan siber di masa mendatang, sangat disarankan untuk mengaktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah (Two-Factor Authentication).

Fitur ini memberikan dinding pertahanan berlapis pada akun Anda.

Cara Aktifkan: Masuk ke menu Pengaturan -> pilih opsi Akun -> klik Verifikasi Dua Langkah -> buat 6 digit PIN rahasia Anda.

Dengan aktifnya fitur ini, siapa pun yang mengetahui nomor telepon dan mencoba mencuri akun Anda tidak akan bisa masuk, karena sistem akan selalu meminta PIN rahasia 6 digit tersebut di samping kode OTP SMS.

Jangan pernah membagikan PIN ini maupun kode OTP kepada siapa pun demi menjaga keamanan privasi Anda. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved