Berita Kutim Terkini

UMKM Sangatta Meriahkan HUT ke-80 RI, Perempuan Didorong Berani Berdaya di Dunia Usaha

UMKM Sangatta rayakan HUT RI ke-80 dengan workshop, lomba Agustusan, dan dorongan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi

TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
UMKM PEREMPUAN - Pelaku UMKM Sangatta dari kalangan perempuan saat foto bersama usai workshop. 16 pelaku UMKM yang telah memiliki brand, baik di bidang kuliner maupun fashion, mengikuti workshop dan lomba Agustusan sederhana seperti makan kerupuk. (TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, para pelaku UMKM lokal Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur turut berpartisipasi melalui kegiatan workshop UMKM dan lomba Agustusan sederhana, Senin (18/8/2025). 

Sebanyak 16 pelaku UMKM yang telah memiliki brand, baik di bidang kuliner maupun fashion, hadir dalam acara yang penuh semangat kebersamaan ini.

Tidak hanya lomba makan kerupuk yang mengundang tawa, kegiatan ini juga fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Workshop menghadirkan tiga pemateri, di antaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim yang mensosialisasikan pajak, Dinas Koperasi dan UMKM, serta DPRD Kutim yang menekankan pentingnya peran UMKM dalam perekonomian daerah dan nasional.

"Tujuannya bukan hanya untuk memeriahkan hari kemerdekaan saja, tetapi juga menjadi sarana mengoptimalkan peran UMKM serta mendorong kesetaraan pemberdayaan perempuan dalam bidang ekonomi," ujar Ketua Panitia, Andi Innas Ansyah, Senin (18/8/2025).

Baca juga: Peringatan HUT ke-80 RI di Kutim Berlangsung Tanpa Ceremony On The Road

Sementara itu, Ketua Komunitas PusatGiveaway.id, Aufa Fadhillah yang memiliki gagasan kegiatan tersebut menekankan pentingnya keberanian perempuan dalam terjun ke dunia usaha.

Pasalnya, peserta yang hadir dalam workshop diantaranya sebagian besar dari kalangan perempuan.
Workshop tersebut baginya merupakan langkah awal untuk menjalin sinergi antara pelaku UMKM perempuan dengan berbagai pemangku kebijakan, baik pemerintah daerah maupun DPRD Kutai Timur.

Ia berpesan kepada seluruh pelaku UMKM dari kalangan perempuan, seperti pepatah sekali layar terkembang pantang biduk surut ke pantai.

"Ini menjadi pengingat bagi seluruh pelaku UMKM agar tidak menyerah sebelum mencapai kesuksesan," tuturnya.

Setelahnya, Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Nasdem, Leny Susilawati Anggraini menyampaikan data berupa peran UMKM yang telah menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional hingga lenih dari 60 persen.

Baca juga: Indonesia Pickleball Federation Kutai Timur Gelar Turnamen Pickleball Merdeka Champions 2025

Adapun bidang UMKM yang menyumbang PDB nasional diantaranya perdagangan ritel, kuliner, pengolahan hasil pertanian, jasa dan kerajinan.

Selain itu, peran UMKM pada perekonomian nasional juga telah menyerap tenaga kerja hingga 97 persen dari total angkatan kerja.

"Ini menjadi bukti bahwa daya serap tenaga kerja UMKM sangat tinggi karena karakteristiknya yang padat karya dan hambatan termasuk yang relatif`rendah," kata Leny.

Oleh sebab itu, Komunitas UMKM PusatGiveaway.id Sangatta berharap agar kegiatan tersebut bisa diimplementasikan oleh perempuan di Kutai Timur. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved