Berita Balikpapan Terkini
Proyek Drainase Balikpapan Dipacu, Kepala Dinas PU Minta Kontraktor Tidak Asal Kerja
Pemkot Balikpapan kebut proyek drainase agar kawasan rawan banjir tuntas 100 persen pada Desember 2025
Penulis: Zainul | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan tidak main-main dalam menuntaskan proyek strategis infrastruktur, terutama drainase di kawasan rawan banjir yang ditargetkan secara keseluruhan rampung seratus persen pada Desember 2025.
Bahkan seluruh kontraktor yang mengerjakan proyek strategis ini mendapat pengawasan ketat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan, Rita, bahkan turun langsung memantau ke sejumlah titik pengerjaan.
Rita bersama jajarannya meninjau proyek drainase di kawasan Stadion Batakan, Jalan Ahmad Yani, Balikpapan Baru, DAS Ampal, hingga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Karang Joang, Km 12.
Menurutnya, pengawasan rutin perlu dilakukan agar kualitas pengerjaan sesuai standar dan tidak asal-asalan.
Baca juga: Proyek Drainase Balikpapan Baru Sudah Berjalan 8 Persen, Warga Berharap Tak Ada Lagi Banjir
“Memang ada beberapa perbaikan di area stadion yang terdampak banjir. Itu sudah masuk program kami,” ungkap Rita kepada Tribunkaltim.co di sela peninjauan proyek Drainase di Jl. Ahmad Yani, Minggu (31/8).
Proyek TPST Karang Joang ditargetkan rampung Desember 2025 dan diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Progres sudah berjalan, mudah-mudahan bisa selesai sesuai kontrak,” tambah Rita.
Namun, perjalanan proyek tak mulus. Di kawasan Km 5,5, pengerjaan sempat terkendala perizinan dengan Pertamina. Rita memastikan hambatan tersebut sudah teratasi.
“Alhamdulillah rekomendasi sudah keluar. Kontraktor kini mulai mengejar target,” ujarnya.
Baca juga: Penanganan Banjir di Balikpapan, Proyek Drainase di Jalan Ahmad Yani Baru Terealisasi 27 Persen
Peninjauan juga dilakukan di kawasan Drainase Asanudin–Atorik, Jalan Cucup Suparna, hingga akses rumah sakit di Balikpapan Baru. Rita menyoroti persoalan teknis yang muncul akibat truk masih parkir di lokasi proyek.
“Kami harap untuk sementara truk tidak parkir di lokasi. Kami sedang lakukan pengecoran dan penataan,” tegasnya.
Selain itu, pengerjaan drainase di Jalan Jenderal Ahmad Yani juga dipacu agar sesuai jadwal. Rita meminta kontraktor mempercepat progres sesuai hasil rapat pembuktian.
“Hampir semua paket pekerjaan ditargetkan selesai Desember. Kami minta supervisi dan pelaksana mempercepat progres,” tekan Rita.
Rita menegaskan evaluasi proyek dilakukan setiap pekan. Menurutnya, kunci percepatan ada pada metode kerja yang tepat di lapangan.
“Setelah penggalian harus langsung dilakukan pengecoran. Kalau metodenya pas, pekerjaan bisa lebih cepat,” pungkasnya. (*)
| Wakapolda Kaltim Irjen Pol Sabilul Alif Pamit Jelang Sertijab 17 Januari 2026 |
|
|---|
| 3 Konser Musik Nasional Siap Guncang Balikpapan Januari 2026, Ada Nadin Amizah hingga Idgitaf |
|
|---|
| Arus Penumpang Pesawat Selama Natal dan Tahun Baru Tertinggi di Bandara SAMS Balikpapan |
|
|---|
| DPRD Balikpapan Minta Warga Jangan Tunggu Banjir Datang, Ada Tips Mitigasi di Tengah Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Catat 360 Ribu Penumpang Selama Nataru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250831_Kepala-Dinas-PU-Balikpapan-Rita-Mengawasi-Proyek-Drainase.jpg)