Jumat, 8 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Milik Disperindag Kutim, Maksimal 2 Paket per Orang

Ratusan paket sembako disediakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur dalam rangka gerakan pangan murah.

Tayang:
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Nisa Zakiyah
TribunKaltim.co/Nurila Firdaus
GERAKAN PANGAN MURAH - Gerakan Pangan Murah garapan Dinas Ketahanan Pangan dan Disperindag Kutim di Polder Ilham Maulana Sangatta, Kamis (16/10/2025). (TribunKaltim.co/Nurila Firdaus) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ratusan paket sembako disediakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur dalam rangka gerakan pangan murah.

Siapa sangka, sejak pukul 09.00 Wita, dibukanya gerakan pangan murah telah diserbu warga Kota Sangatta, khususnya kaum ibu-ibu.

Mereka rela mengantri panjang untuk mendapatkan paket sembako yang harganya lebih miring.

Seperti Erni Rajagukguk yang tinggal di Jalan Inpres Kecamatan Sangatta Utara memborong dua paket sembako murah.

Baca juga: Kawasan Olahraga Kudungga Sangatta Disulap Megah, Jadi Pusat Sport dan Konser Musik

"Lumayan selisihnya ada Rp 30 ribu dibanding dengan harga di warung-warung, saya beli 2 paket sembako, karena maksimal per orang 2 paket," ujar Erni, Kamis (16/10/2025).

Ia mengaku sembako yang dijual oleh Pemerintah lebih murah dan sangat membantu di tengah-tengah harga sembako yang mulai naik sebelum akhir tahun 2025.

Senada, Saedah (48) yang tinggal di Jalan Munthe Kecamatan Sangatta Utara juga mengaku sangat terbantu adanya paket sembako yang dijual lebih murah dibanding harga pasaran.

Baginya, paket sembako murah yang terdiri dari beras SPHP, gula pasir dan minyakita menjadi sasaran bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Baca juga: BKPSDM Kutim Buka Seleksi 6 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Jadwalnya

Ia juga memborong paket sembako sebanyak 2 paket, katanya akan dimanfaatkan di rumahnya Munthe dan kebun KM 13 Kecamatan Sangatta Selatan.

"Harganya sangat terjangkau, biasanya beras yang 5 kilo ini di pasaran Rp 88 ribu, disini Rp 103 ribu sudah dapat beras, minyak dan gula," terangnya.

Apalagi dirinya mengaku seorang janda yang bekerja di kebun sawit, sehingga merasa terbantu adanya gerakan pangan murah.

"Kalau beras dari Pemerintah pasti kualitasnya terjamin, jadi bagus untuk kesehatan, kalau bisa sering-sering diadain sembako murah terjangkau begini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved