Berita Balikpapan Terkini
Operasi Zebra Mahakam 2025 di Balikpapan, 165 Pelanggar Terjaring
Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan terus menggelar penertiban kendaraan dalam rangka Operasi Zebra Mahakam 2025
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan terus menggelar penertiban kendaraan dalam rangka Operasi Zebra Mahakam 2025.
Pada Rabu (26/11/2025), kegiatan penindakan dilakukan di depan Mako Satlantas, tepatnya di persimpangan dekat SPBG Rapak.
Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol MD Djauhari, mengatakan operasi kali ini kembali difokuskan pada meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
“Pagi ini kita kembali melaksanakan penertiban kendaraan dalam rangka Operasi Zebra Mahakam 2025. Sekarang di depan Mako bersama Kapolsek Utara. Besok akan berpindah lagi. Selama dua pekan kita silih berganti tempatnya dengan harapan meningkatkan ketertiban berlalu lintas masyarakat Kota Balikpapan,” ujarnya.
Kompol Djauhari menegaskan bahwa tujuan utama operasi bukan sekadar penindakan, tetapi mendorong perubahan budaya berkendara yang aman dan tertib.
Baca juga: Operasi Zebra Mahakam 2025 di Penajam Paser Utara Juga Menyasar Kelengkapan Personel Polisi
“Yang paling utama, kita harus mengubah budaya. Tidak perlu harus ada petugas atau rambu yang selalu diawasi. Kalau sudah tertanam jiwa tertib berlalu lintas, kota ini akan semakin baik,” jelasnya.
Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan.
“Tidak bosan-bosannya saya mengingatkan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.
Delapan Pelanggaran Prioritas Operasi Zebra
Operasi Zebra Mahakam tahun ini menyasar delapan jenis pelanggaran prioritas, yakni:
Berkendara di bawah umur
Menggunakan handphone saat berkendara
Kendaraan tidak sesuai spesifikasi
Pelanggaran knalpot
Kecepatan melebihi batas
Balap liar
Pelanggaran lain yang berpotensi menyebabkan kecelakaan
TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor)
Untuk TNKB, masih banyak pelanggaran ditemukan.
Baca juga: Polres Mahakam Ulu Gelar Razia Operasi Zebra Mahakam, Fokus Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
“Banyak tadi yang melanggar, bahkan tidak memasang plat. Ada yang platnya tidak sesuai spesifikasi, tidak terbaca, tidak ada penerangan saat malam, hingga tidak dapat teridentifikasi,” ungkap Kompol Djauhari.
Dalam operasi pagi ini, sebanyak 165 pelanggar ditindak petugas. Rinciannya:
STNK: 18
SIM: 3
Ranmor: 3
Teguran: 9
Selebihnya merupakan pelanggaran terkait TNKB serta kelengkapan teknis lainnya.
Salah seorang pengendara roda dua, Indra, mengaku terjaring razia karena SIM miliknya sudah habis masa berlaku.
“Iya, tadi kena tilang karena SIM saya mati. Setelah ini saya mau langsung urus pembuatan SIM baru, biar aman dan tidak terulang lagi,” ujarnya singkat saat ditemui di lokasi.
Kompol Djauhari kembali mengimbau masyarakat agar selalu melengkapi kelengkapan berkendara.
“Ayo kita bersama-sama menjadi pelopor keselamatan. Ingatkan saudara, anak, adik, kakak, ibu, tetangga agar selalu melengkapi surat-surat administrasi dan patuhi aturan,” tutupnya. (*)
| Basarnas Balikpapan Evakuasi Pemancing Tak Sadarkan Diri di Perairan Pulau Balang Balangan |
|
|---|
| Razia Skala Besar Polresta Balikpapan Sasar Balap Liar dan Knalpot Brong, 36 Motor Diamankan |
|
|---|
| dr Mansyah HM Resmi Nahkodai IDI Kaltim, Balikpapan Tuan Rumah Muswil Tahun 2026 |
|
|---|
| Warga Balikpapan Resah Isu Begal, Bhabinkamtibmas Graha Indah Patroli Hingga Dini Hari |
|
|---|
| Geger Isu Begal di Jalan Mukmin Faisyal, Kapolresta Balikpapan Buka Suara dan Periksa 6 Saksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251126-operasi-zebra.jpg)