Kamis, 28 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Penjualan Suzuki Samekarindo Indah Merangkak Naik di Semester 2 Tahun 2025

Tren penjualan mobil Suzuki di Balikpapan mulai merangkak naik saat memasuki semester dua tahun 2025

Tayang:
Penulis: Ardiana | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/Ardiana Kinan
SUZUKI FRONX - Foto arsip PT Samekarindo Indah pamerkan Suzuki Fronx Lewat IIMS di Pentacity Shopping Venue Balikpapan Rabu (15/10/2025). (TribunKaltim.co/Ardiana Kinan) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tren penjualan mobil Suzuki di Balikpapan mulai merangkak naik saat memasuki semester dua tahun 2025.

Meski se-agresif seperti tahun sebelumnya, peningkatan penjualan tetap terlihat stabil setelah memasuki pertengahan tahun, terutama sejak bulan Juni. 

Sales Head Suzuki PT Samekarindo Indah, Muzaki mengatakan, peningkatan penjualan ini disebabkan faktor musiman, promo akhir tahun, hingga kebutuhan konsumen menjelang liburan panjang.

Baca juga: Jelang Nataru, Balikpapan Andalkan Kios Penyeimbang Redam Lonjakan Harga Sembako

Sehingga, menurutnya, penjualan di semester dua tahun ini memang bergerak berbeda dibanding semester pertama.

"Secara sales ada kenaikan, terutama setelah bulan juni ke atas karena sudah ngarah ke penutupan tahun. Konsumen biasanya nunggu promo-promo akhir tahun, jadi peningkatannya kerasa," ungkapnya, Minggu (30/11/2025).

Ia membeberkan, penjualan beberapa unit memang merangkak naik secara month-to-month, sekitar 20 hingga 30 persen. 

Sementara itu, puncak tertinggi penjualan diprediksi terjadi di Oktober–November, dengan November menjadi bulan paling kuat sebelum arus libur akhir tahun mengurangi hari kerja efektif.

"Desember itu biasanya hari kerja pendek karena banyak yang cuti dan liburan, jadi puncaknya justru di Oktober dan November biasanya," jelasnya.

Sedangkan pada semester satu 2025, lonjakan penjualan unit justru terjadi di momen menjelang Lebaran, namun mereda di pertengahan tahun karena konsumen mengalihkan pengeluaran ke kebutuhan lain seperti biaya sekolah. 

Muzaki membeberkan, selain faktor musiman, segmen mobil passenger juga menjadi kontributor terbesar di akhir tahun. 

Tak sedikit keluarga memanfaatkan periode liburan panjang untuk bepergian, termasuk melakukan perjalanan lintas pulau.

Sementara itu, segmen mobil komersial cenderung menurun menjelang tutup tahun. Terlebih dengan pengaruh kondisi proyek-proyek pemerintah seperti RDMP dan IKN yang juga melambat. 

"Biasanya mobil passenger yang lari kencang di akhir tahun. Buat dipakai liburan, touring, atau aktivitas keluarga," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved