Berita Samarinda Terkini

Aksi Balap Liar Kian Marak di Samarinda, Polisi Minta Peran Keluarga

Aktivitas balap liar di sejumlah ruas jalan kembali menjadi perhatian utama jajaran Polresta Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
MARAK BALAP LIAR - Ilustrasi motor yang digunakan balap liar diamankan jajaran unit Satlantas Polresta Samarinda. Kepolisian berharap agar lingkungan terdekat, keluarga dan masyarakat ikut memberikan imbauan agar mencegah balap liar. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY) 
Ringkasan Berita:
  • Polresta Samarinda menilai balap liar sebagai ancaman serius, bukan sekadar kenakalan remaja.
  • AKBP Heri meminta keluarga memberi edukasi dini tentang risiko dan konsekuensi hukum.
  • Masyarakat diminta waspada dan melaporkan potensi balap liar di titik-titik rawan.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Aktivitas balap liar di sejumlah ruas jalan kembali menjadi perhatian utama jajaran Polresta Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepolisian menilai aksi ini tidak lagi bisa dianggap sekadar kenakalan remaja, melainkan kegiatan berisiko tinggi yang mengancam keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Karena itu, peran keluarga diminta menjadi benteng pencegahan paling awal sebelum remaja terjerumus ke dalam praktik berbahaya tersebut.

Wakapolresta Samarinda, AKBP Heri Rusyaman, menegaskan bahwa aktivitas melanggar hukum ini bukan sekadar kenakalan remaja, tetapi ancaman nyata yang dapat berujung pada kecelakaan fatal dan jeratan hukum.

Baca juga: Pamapta II Polresta Samarinda Gelar Patroli Cegah Balap Liar

“Balap liar ini tentu menjadi atensi. Kecelakaan yang timbul tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain. Kalau terjadi hal fatal, sudah jelas itu melanggar hukum, dan yang rugi kita semua,” tegas AKBP Heri, Minggu (7/11/2025).

Perwira menengah Polri itu menjelaskan bahwa setiap kecelakaan akibat balap liar akan membawa konsekuensi hukum yang serius.

Karena itu, edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas harus diberikan sejak dini, terutama oleh orang tua sebagai pihak terdekat dengan para remaja.

Menyikapi maraknya balap liar, AKBP Heri secara khusus meminta para orang tua dan keluarga di lingkungan terdekat untuk mengambil peran aktif sebagai benteng pencegahan utama.

Baca juga: Polresta Balikpapan Sambangi Sekolah, Ingatkan Soal Hoaks, Narkoba, dan Balap Liar

Ia menekankan bahwa pemahaman mendalam mengenai risiko hukum dan kerugian akibat balap liar perlu disampaikan secara konsisten.

“Tolong berikan edukasi kepada anak-anak kita bahwa keselamatan berlalu lintas itu penting,” harapnya.

Selain keluarga, AKBP Heri juga mengajak seluruh elemen masyarakat Samarinda untuk tidak ragu berpartisipasi menjaga ketertiban.

Ia meminta warga segera melaporkan kepada kepolisian jika melihat tanda-tanda atau sekelompok remaja yang dicurigai akan melakukan aksi balap liar di lokasi-lokasi rawan.

“Informasikan kepada kami jika ada hal-hal yang mungkin anak-anak kita melakukan balap liar. Ingat, jalan raya bukan sirkuit. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved