Kamis, 11 Juni 2026

Jalan Ambles di Kubar

DPRD Kaltim Desak Penanganan Permanen Jalan Trans di Siluq Ngurai Kutai Barat yang Amblas 

Kondisi infrastruktur di wilayah Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan tajam. 

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO/BBPJN Kaltim
JALAN KUBAR AMBLAS - Kondisi jalan Trans Kaltim di Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kubar yang dilaporkan ambles sejak Senin (29/12/2025) malam. Warga dan pengguna jalan diimbau untuk waspada, terutama saat melintasi wilayah Siluq Ngurai karena kondisi tanah yang labil dan curah hujan yang tinggi di akhir tahun. (HO/BBPJN Kaltim) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Kondisi infrastruktur di wilayah Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan tajam. 

Ruas jalan nasional Trans Kaltim, tepatnya di Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat, dilaporkan amblas dan nyaris putus pada Selasa (30/12/2025). 

Kini, pengalihan arus lalu lintas dilakukan melalui jalur alternatif melalui Simpang Manis yang masih berada di RT 04 Kampung Muhur, Siluq Ngurai yang sedikit lebih jauh.

Peristiwa ini mengakibatkan arus lalu lintas yang menghubungkan Samarinda dan Kutai Barat terhambat total.

Baca juga: BREAKING NEWS - Jalan Trans Kaltim Ambles di Silug Ngurai, Akses Kubar-Samarinda Dialihkan

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menyatakan keprihatinannya. 

Meski secara teknis jalan nasional merupakan kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), legislator yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Kubar–Mahulu inu menegaskan bahwa dampak ekonomi dan sosialnya langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.

"Jalur ini juga menjadi arus logistik utama, jika jalan ini amblas atau putus, distribusi ke sekitar Kutai Barat bisa terganggu, yang ujung-ujungnya memicu kenaikan harga (inflasi)," kata Ekti, Selasa (30/12/2025).

Penanganan darurat juga didesaknya, agar BBPJN dan Dinas PUPR segera melakukan agar akses tidak terputus total selama masa libur natal dan tahun baru.

Koordinasi lintas sektor antara Pemprov Kaltim dan Pemerintah Pusat juga penting dilakukan agar berjalan maksimal.

Perbaikan permanen tentu semestinya menjadi skala prioritas anggaran tahun mendatang.

Baca juga: Jalan Amblas di Samarinda, Penampakan Jalan Pelita Tembusan ke Jalan Gerilya yang Kini Ditutup

Hingga sore, pihak berwenang telah melakukan pengalihan arus lalu lintas sementara untuk menghindari titik amblas yang semakin dalam. 

Warga dan pengguna jalan diimbau untuk waspada, terutama saat melintasi wilayah Siluq Ngurai karena kondisi tanah yang labil dan curah hujan yang tinggi di akhir tahun.

"Kami di DPRD akan terus mengawal ini, jangan sampai masyarakat disana merasa dianaktirikan dalam hal pembangunan infrastruktur jalan," tandas politisi Gerindra tersebut. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved