Berita Kaltim Terkini
Telan Rp380 Miliar, Gedung Pandurata RSUD AWS Samarinda Siap Beroperasi April 2026
Gedung Pandurata RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda yang menelan anggaran Rp380 miliar ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Gedung Pandurata RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda yang dibangun dengan anggaran Rp380 miliar ditargetkan beroperasi April 2026.
- Pembangunan fisik telah rampung, sementara pengadaan alat kesehatan disiapkan dengan anggaran sekitar Rp150 miliar.
- Gedung baru berkapasitas hingga 500 tempat tidur ini diharapkan meningkatkan layanan RS rujukan utama Kaltim.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Gedung Pandurata RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda yang menelan anggaran Rp380 miliar ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026.
Kehadiran gedung baru ini diharapkan memperkuat layanan rumah sakit rujukan utama Kalimantan Timur dengan kapasitas dan fasilitas yang lebih memadai.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa pembangunan fisik gedung telah rampung.
Ia mengonfirmasi langsung progres tersebut kepada Dinas PUPR Kalimantan Timur.
Baca juga: Pertama di Pulau Kalimantan, RSUD AWS Samarinda Akan Lakukan Operasi Transplantasi Ginjal
Saat ini, kata Jaya, PUPR Kaltim hanya melakukan tahap pemeliharaan terhadap proyek pengembangan RSUD Abdul Wahab Sjahranie tersebut.
"Di tahun ini pun kami sudah siapkan anggaran untuk mengisi alat kesehatan. Mudah-mudahan nanti kita mulai di Januari, Maret sudah ada alat kesehatannya, kemudian dilakukan pemasangan," ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Gedung Pandurata dirancang setinggi delapan lantai dengan luas tapak 3.968 meter persegi.
Selain itu, tersedia areal landscape dan parkir seluas 6.032 meter persegi serta luas lantai mencapai 27.517 meter persegi.
Baca juga: Wagub Kaltim Ungkap Awal Mula Keluhan Informasi Ketersediaan Kamar RSUD AWS Samarinda
Dengan spesifikasi tersebut, gedung ini dimungkinkan memiliki kapasitas hingga 500 tempat tidur.
Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sekitar Rp380 miliar untuk pembangunan fisik gedung.
Sementara itu, untuk pengadaan alat kesehatan, termasuk tempat tidur pasien, Dinkes Kaltim menyiapkan dana tambahan sekitar Rp150 miliar.
Dengan selesainya pembangunan fisik dan proses pengadaan alat kesehatan yang berjalan, pengoperasian gedung diperkirakan dilakukan pada April 2026.
Baca juga: Informasi Ketersediaan Kamar di RSUD AWS Samarinda Dikeluhkan, Dinkes Kaltim Segera Evaluasi
"Ya kan kalau beli alat kan mungkin. Kalau ini Januari, Februari, Maret. Ya mungkin beroperasinya antara April, Maret, April lah,"
Selain gedung baru, Jaya menyampaikan bahwa bangunan lama RSUD Abdul Wahab Sjahranie akan dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau dan area parkir.
Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan parkir yang dinilai sudah kritis di kawasan rumah sakit.
"Kita juga minta sama teman-teman manajemen di sana agar bisa mengatur pola letak parkir. Agar yang diutamakan ini adalah para pengunjung, bukan karyawan atau dokternya," pungkasnya. (*)
| POPULER KALTIM: 2 Agenda Kapolri di Samarinda, Harta Kekayaan Kasat Resnarkoba Kukar |
|
|---|
| Peran 'Sniper' di Kampung Narkoba Samarinda, Pengawas 24 Jam Pembocor Komando Polisi |
|
|---|
| 6 Daerah dengan Kasus Kriminal Tertinggi di Kaltim, Ini Data Terbaru BPS |
|
|---|
| 3 Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Borong Prestasi di Kapolri Cup 2026 |
|
|---|
| Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia Kaltimtara Sebut Sektor Ekspor Diuntungkan saat Rupiah Melemah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250108_Komisi-III-DPRD-Kaltim-sidak-ke-Gedung-Pandurata-RSUD-AW.jpg)