Kamis, 11 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

Kondisi Sampah Saat Libur Natal dan Tahun Baru di Balikpapan Terkendali, Ada Penurunan Volume

Mereka mengklaim tidak ditemukan lonjakan signifikan meski aktivitas masyarakat meningkat selama masa liburan.

Tayang:
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
PENGOLAHAN SAMPAH BALIKPAPAN - Wujud TPA Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada 29 Oktober 2025. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan bahwa pada hari normal volume sampah di Kota Balikpapan rata-rata mencapai sekitar 500 ton per hari, Jumat (2/1/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan volume sampah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 masih dalam kondisi normal dan terkendali.

Mereka mengklaim tidak ditemukan lonjakan signifikan meski aktivitas masyarakat meningkat selama masa liburan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan bahwa pada hari normal volume sampah di Kota Balikpapan rata-rata mencapai sekitar 500 ton per hari.

Namun selama libur Nataru, justru terjadi penurunan volume hingga sekitar 120 ton.

Baca juga: TPST 1 di IKN Nusantara Mulai Olah Sampah, Serap Tenaga Kerja hingga Hasilkan Energi

Jadi saat ini tidak sampai 500 ton per hari. Volume sampah berada di kisaran 380 sampai 400 ton per hari.

"Artinya masih dalam kondisi normal,” ujar Sudirman kepada TribunKaltim.co, Jumat (2/1/2026) di Balikpapan.

Menurutnya, lonjakan volume sampah biasanya terjadi pada momentum tertentu, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.

Pada periode tersebut, produksi sampah bisa meningkat hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.

“Kalau momen Lebaran memang beda. Volume sampah bisa melonjak signifikan karena aktivitas rumah tangga dan konsumsi meningkat,” jelasnya.

Terkait kesiapan petugas kebersihan, Sudirman menegaskan bahwa secara umum jumlah personel masih mencukupi untuk melayani seluruh wilayah kota.

Meski secara hitungan ideal jumlah tenaga kebersihan masih terbatas, pihaknya tetap memaksimalkan sumber daya yang ada.

“Kalau dihitung betul-betul memang masih kurang, tapi sejauh ini masih bisa kita tangani dengan optimal,” katanya.

Ia menambahkan, efektivitas pengelolaan sampah di Balikpapan juga didukung oleh penggunaan peralatan modern.

DLH telah mengoperasikan mesin sweeper untuk penyapuan jalan, compactor, serta mengganti armada dump truck dengan sistem amrol kontainer.

“Dengan peralatan ini, pekerjaan menjadi lebih efisien dan tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga,” paparnya.

Sementara itu, terkait kebersihan kawasan wisata pantai selama libur Tahun Baru, Sudirman menyebutkan pihaknya tidak menurunkan personel khusus.

Penanganan kebersihan pantai sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing pengelola objek wisata.

“Untuk pantai seperti Lamaru dan Manggar, kebersihannya langsung ditangani oleh pengelola masing-masing,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved