Berita Kaltim Terkini
Peringatan HUT ke-69 Kaltim, Mantan Wagub Kaltim Mendukung Program Pendidikan Gratispol
Evaluasi pembangunan dan kebijakan, menjadi penekananannya di masa kepemimpinan Gubernur Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perayaan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Timur menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk menelisik ke belakang melihat pembangunan dan kebijakan yang telah dilaksanakan.
Hal tersebut menjadi penekanan mantan Wakil Gubernur Kalimantan Timur periode 2008-2013, Farid Wadjdy, saat hadir dalam perayaan HUT Kaltim ke-69 di Gelora Kadrie Oening, Sempaja, Kota Samarinda, Jumat (9/1/2026).
Dalam acara itu, dirinya hadir dengan mengenakan baju adat Kutai berwarna hitam dengan motif emas pada bagian leher dan kain batik yang melingkar di pinggangnya.
Sebagai orang yang pernah menjadi pejabat nomor 2 di Kaltim mendampingi Awang Faroek Ishak kala itu, dia menilai HUT ke-69 tahun 2026 ini merupakan fase kedewasaan bagi para pemegang kebijakan.
Evaluasi pembangunan dan kebijakan, menjadi penekananannya di masa kepemimpinan Gubernur Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji yang menjabat sejak Februari 2025 lalu.
Baca juga: Rangkaian Acara HUT ke-69 Kalimantan Timur, dari Pekan Raya hingga Tabligh Akbar
"Di usia ke-69 ini, Kalimantan Timur sudah sangat dewasa. Ini saatnya kita melihat kembali perjalanan pembangunan yang telah dilalui dan memastikan arah kebijakan benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat," ujar Farid.
Pria yang kini berusia 71 tahun tersebut berharap pembangunan di Kalimantan Timur terus mengalami kemajuan di seluruh sektor, sehingga mampu mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
Dia juga memberikan perhatiannya pada program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur saat ini yaitu program pendidikan gratispol.
Menurutnya, langkah Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur dengan memprioritaskan pendidikan sebagai pondasi utama dalam membangun SDM sudah sangat baik.
Melalui program gratispol, kata Farid, menjadi langkah tepat sebagai strategi jangka panjang dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing.
Farid yakin, fokus yang konsisten pada peningkatan kualitas SDM akan memperkuat posisi Kalimantan Timur untuk bersaing, baik di tingkat nasional maupun global, sekaligus menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Baca juga: Sejarah Hari Jadi Kalimantan Timur yang Kini Berusia 69 Tahun dan Daftar Gubernur dari Masa ke Masa
"Program Gratispol Pendidikan bukanlah pemborosan anggaran, melainkan investasi penting untuk membangun aset SDM Kalimantan Timur yang berkualitas. Dari sinilah masa depan daerah akan ditentukan," pungkas Farid.(*)
| Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Dinas Perkebunan Kaltim Warning Pabrik Kelapa Sawit |
|
|---|
| Kejati Kaltim Sudah Periksa 20 Lebih Saksi Dalam Kasus Dugaan Korupsi Pertambangan CV Aji |
|
|---|
| Hasil Survei Pusjar SKPP LAN Layanan 112 Ternyata Sama Sekali tak Muncul di Ingatan Warga Kubar |
|
|---|
| Honda Etam Peduli Banjir Kubar, Astra Motor Kaltim 2 Hadirkan Posko Bantuan di Melak dan Tering |
|
|---|
| 3 Daerah Terkaya Versi Pengeluaran Laki-laki di Kaltim, Ini Urutan Lengkapnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260109-Farid-Wadjdy.jpg)