Berita Kaltim Terkini
5 Daerah di Kalimantan Timur dengan Minat Baca Terendah versi BPS
Minat baca sering dijadikan indikator penting dalam menilai kualitas sumber daya manusia suatu wilayah.
TRIBUNKALTIM.CO - Minat baca sering dijadikan indikator penting dalam menilai kualitas sumber daya manusia suatu wilayah.
Kebiasaan membaca tidak hanya mencerminkan tingkat pendidikan formal, tetapi juga menunjukkan seberapa terbuka masyarakat terhadap informasi, pengetahuan, dan perubahan zaman.
Di era yang semakin terdigitalisasi, kemampuan membaca menjadi fondasi utama untuk membangun pola pikir kritis, memperluas wawasan, serta memperkuat daya saing daerah.
Di Provinsi Kalimantan Timur, persoalan literasi menjadi isu yang semakin relevan.
Apalagi wilayah ini tengah bersiap menjadi salah satu pusat strategis nasional seiring kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pembangunan infrastruktur yang masif membutuhkan dukungan kualitas sumber daya manusia yang unggul.
Baca juga: Minat Baca Kalimantan Timur: Peringkat 19 Nasional, Mahakam Ulu Terendah
Potret Minat Baca di Kalimantan Timur
Berdasarkan Survei Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat 2024 yang diolah dari Perpustakaan Nasional dan dirilis melalui BPS, Kalimantan Timur mencatat skor minat baca sebesar 69,53.
Angka ini menempatkan provinsi tersebut di peringkat ke-19 secara nasional, masih berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai 72,44.
Skor ini diperoleh dari beberapa indikator, yakni frekuensi membaca dalam sepekan, durasi waktu membaca, jumlah buku yang dibaca dalam tiga bulan, serta intensitas akses internet sebagai bagian dari literasi digital.
Literasi digital sendiri merujuk pada kemampuan individu untuk mengakses, memahami, dan mengevaluasi informasi dari media digital secara kritis.
Rata-rata masyarakat Kalimantan Timur tercatat membaca sekitar 5–6 kali dalam sepekan, dengan durasi 1–2 jam per hari, serta menyelesaikan 3–4 buku dalam tiga bulan.
Meski tidak tergolong sangat rendah, capaian ini belum cukup untuk membawa Kaltim masuk jajaran provinsi dengan budaya literasi tinggi di Indonesia.
Ketimpangan di Dalam Provinsi
Jika dilihat lebih rinci pada tingkat kabupaten dan kota, terdapat kesenjangan yang cukup lebar antarwilayah di Kalimantan Timur.
Daerah perkotaan menunjukkan performa literasi yang jauh lebih baik dibanding wilayah kabupaten yang cenderung terpencil atau memiliki keterbatasan akses.
Kota Samarinda menjadi daerah dengan skor minat baca tertinggi di Kaltim, bahkan melampaui rata-rata nasional. Skor Samarinda mencapai 84,86, dengan frekuensi membaca sekitar enam kali dalam sepekan, durasi 2–3 jam per hari, serta jumlah bacaan 5–6 buku dalam tiga bulan.
Disusul oleh Kota Balikpapan dengan skor 81,04, kemudian Kota Bontang dengan skor 75,83.
Sebaliknya, sejumlah daerah kabupaten mencatat skor yang jauh lebih rendah.
Kutai Kartanegara dan Kutai Timur, misalnya, hanya berada di kisaran skor 67–68. Lebih jauh lagi, terdapat lima daerah yang menempati posisi terbawah di Kalimantan Timur.
Tingkat Minat Baca di Kalimantan Timur Tahun 2024
Kota Samarinda
- Skor: 84,86
- Frekuensi membaca: 6 jam per minggu
- Durasi membaca: berkisar antara 2 jam hingga 2 jam 59 menit
- Jumlah bacaan: 5-6 buku per tiga bulan
Kota Balikpapan
- Skor: 81,04
- Frekuensi membaca: 6 jam per minggu
- Durasi membaca: 1 jam hingga 1 jam 59 menit
- Jumlah bacaan: 5-6 buku per tiga bulan
Baca juga: 3 Kabupaten/Kota dengan Angka Pernikahan Tertinggi di Kalimantan Timur, Mahulu hanya Puluhan
Kota Bontang
- Skor: 75,83
- Frekuensi membaca: 5-6 jam per minggu
- Durasi membaca: 1 jam hingga 1 jam 59 menit
- Jumlah bacaan: 5-6 buku per tiga bulan
Kabupaten Kutai Kartanegara
- Skor: 68,17
- Frekuensi membaca: 3-4 jam per minggu
- Durasi membaca: 1 jam hingga 1 jam 59 menit
- Jumlah bacaan: 3-4 buku per tiga bulan
Kabupaten Kutai Timur
- Skor: 67,59
- Frekuensi membaca: 3-4 jam per minggu
- Durasi membaca: 1 jam hingga 1 jam 59 menit
- Jumlah bacaan: 3-4 buku per tiga bulan
Lima Daerah dengan Minat Baca Terendah di Kaltim
Di posisi paling rendah adalah Kabupaten Mahakam Ulu dengan skor 59,46.
Wilayah ini dikenal memiliki tantangan geografis yang berat, dengan akses transportasi terbatas, sehingga fasilitas pendidikan dan perpustakaan belum merata.
Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Paser dengan skor 59,74, disusul Kabupaten Kutai Barat dengan skor 60,45.
Kedua daerah ini masih menghadapi kendala dalam penyediaan bahan bacaan yang mudah dijangkau masyarakat.
Di urutan keempat terdapat Kabupaten Penajam Paser Utara dengan skor 66,41, sementara posisi kelima adalah Kabupaten Berau dengan skor 67,54.
Meski lebih baik dibanding tiga daerah sebelumnya, capaian ini masih berada di bawah rata-rata provinsi.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan literasi di Kalimantan Timur belum merata, dan masih terpusat di wilayah perkotaan.
Posisi Kalimantan Timur dalam Peta Nasional
Jika dibandingkan secara nasional, skor minat baca Indonesia pada 2024 berada di angka 72,44. Dari 38 provinsi, hanya 10 provinsi yang berhasil melampaui rata-rata nasional.
Provinsi dengan skor tertinggi adalah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 79,99, disusul Kepulauan Bangka Belitung (77,47), Jawa Timur (77,15), Jawa Barat (75,07), Kalimantan Selatan (74,63), Sulawesi Selatan (74,46), Jawa Tengah (73,91), Kepulauan Riau (73,69), Sumatera Barat (73,30), dan Kalimantan Utara (72,80).
Provinsi-provinsi tersebut umumnya memiliki budaya membaca yang kuat, dengan frekuensi 5–6 kali per minggu, durasi 1–2 jam per hari, serta rata-rata 3–4 buku dalam tiga bulan.
Sementara itu, wilayah Papua masih mendominasi peringkat terbawah secara nasional. Papua Pegunungan menjadi provinsi dengan skor terendah, yakni 38,83, mencerminkan tantangan literasi yang sangat besar.
10 Provinsi dengan Minat Baca Tertinggi
Beberapa provinsi menunjukkan tingkat kegemaran membaca yang sangat baik, melebihi rata-rata nasional (72,44).
1. DI Yogyakarta (79,99)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59 (1 jam 00 menit - 1 jam 59 menit)
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
* Durasi Akses Internet: 0100-01,59 (1 jam 00 menit - 1 jam 59 menit)
2. Kepulauan Bangka Belitung (77,47)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
* Durasi Akses Internet: 0100-01,59
3. Jawa Timur (77,15)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
* Durasi Akses Internet: 0100-01,59
4. Jawa Barat (75,07)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
* Durasi Akses Internet: 0100-01,59
5. Kalimantan Selatan (74,63)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
* Durasi Akses Internet: 0100-01,59
6. Sulawesi Selatan (74,46)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
* Durasi Akses Internet: 0100-01,59
7. Jawa Tengah (73,91)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
* Durasi Akses Internet: 0100-01,59
8. Kepulauan Riau (73,69)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
9. Sumatera Barat (73,30)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
10. Kalimantan Utara (72,80)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
Minat Baca di Provinsi Lainnya
11. DKI Jakarta (72,19)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
12. Bali (71,97)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
13. Kalimantan Barat (71,26)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
14. Banten (70,66)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
15. Nusa Tenggara Timur (70,34)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
16. Riau (70,26)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
17. Aceh (69,93)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
18. Sumatera Selatan (69,62)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
19. Kalimantan Timur (69,53)
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
20. Bengkulu (68,83)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
21. Sumatera Utara (68,57)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
22. Sulawesi Utara (68,44)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
23. Kalimantan Tengah (68,34)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
24. Jambi (68,05)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
25. Lampung (67,67)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
26. Sulawesi Tengah (67,48)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 5-60 menit
27. Sulawesi Barat (67,06)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
28. Sulawesi Tenggara (66,02)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
29. Nusa Tenggara Barat (65,67)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
30. Maluku (62,58)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
31. Gorontalo (62,43)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
32. Maluku Utara (60,52)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
33. Papua Barat (59,29)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
34. Papua Barat Daya (54,89)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
35. Papua Selatan (54,82)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
36. Papua Tengah (52,06)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
37. Papua (50,86)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
38. Papua Pegunungan (38,83)
* Frekuensi Membaca: 3-4 kali
* Durasi Membaca: 0100-01,59
* Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
* Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
* Durasi Akses Internet: 3-40 menit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230623_Membaca-Buku-Kalangan-Anak-anak.jpg)