Rabu, 15 April 2026

Berita Penajam Terkini

Ruang Kelas Terbatas, Siswa SDN 038 PPU Belajar di Balik Sekat dan Laboratorium

Keterbatasan ruang belajar masih menjadi persoalan utama di SD Negeri 038 Kabupaten Penajam Paser Utara

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
HO/Pemkab PPU
BELAJAR SISWA PPU - Wabup PPU, Abdul Waris Muin saat meninjau kegiatan belajar siswa SD Negeri 038 PPU, mereka nampak berada dalam ruangan sekat, karena keterbatasan ruang, Selasa (17/2/2026).  

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Keterbatasan ruang belajar masih menjadi persoalan utama di SD Negeri 038 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur.

Sejumlah siswa terpaksa mengikuti proses belajar mengajar, di ruang yang tidak sesuai peruntukannya, termasuk laboratorium.

Sementara beberapa kelas lainnya, hanya dipisahkan dengan sekat sederhana.

Sekolah dasar tersebut berada dalam satu kawasan bersama SMP Negeri 21 dan SMA Negeri 8.

Baca juga: Pemkab PPU Masih Berutang Rp242 Miliar, Ini Rinciannya

Tiga jenjang pendidikan itu menggunakan fasilitas dalam satu atap, sehingga ruang belajar harus dibagi dan dimanfaatkan secara bergantian.

Kondisi di lapangan menunjukkan, keterbatasan ruang yang cukup signifikan.

Beberapa kelas tampak sempit, dengan penataan seadanya.

Sekat tipis antar ruang, membuat suara guru dan siswa dari kelas lain terdengar jelas, sehingga aktivitas belajar saling mengganggu.

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, telah melakukan peninjauan beberapa waktu lalu.

Ia mengakui keterbatasan tersebut, berdampak pada kenyamanan belajar siswa.

“Ada kelas yang menggunakan ruang tidak layak bahkan hanya disekat sederhana,” ungkapnya pada Selasa (17/2/2026).

Selain ruang kelas, sarana pendukung pendidikan juga masih terbatas.

Sekolah belum memiliki mushola permanen untuk kegiatan ibadah siswa.

Fasilitas penunjang lainnya pun digunakan bersama dengan sekolah lain, dalam kawasan tersebut.

Menurut Abdul Waris, kondisi sekolah satu atap yang telah berlangsung cukup lama itu memerlukan perhatian, khususnya dalam penambahan ruang kelas, dan penyediaan fasilitas yang lebih memadai.

“Kondisi ruang belajar sangat terbatas dan membutuhkan perhatian,” katanya.

Hingga kini, proses belajar mengajar di SDN 038 tetap berjalan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana yang ada. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved