Minggu, 24 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Walikota Andi Harun Soroti Jukir Liar di Pasar Ramadhan, Begini Respons Kadishub Samarinda

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, merespons teguran Walikota Andi Harun terkait maraknya Juru Parkir (Jukir) liar

Tayang:
TRIBUN KALTIM/Gregorius Agung Salmon
JUKIR LIAR - Dishub Samarinda melakukan penertiban jukir liar usai Walikota Samarinda Andi Harun usai menyoroti Jukir liar yang berada di Samarinda yang semakin meresahkan masyarakat. (TRIBUNKALTIM.CO/GROGERIUS AGUNG SALMON) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, merespons teguran Walikota Andi Harun terkait maraknya Juru Parkir (Jukir) liar yang meresahkan masyarakat.

Manalu menegaskan pihaknya tetap berkomitmen melakukan penertiban, meski menghadapi tantangan lonjakan mobilitas warga.

Menurut Manalu, fenomena jukir liar mencuat seiring tingginya kebutuhan ruang parkir, terutama saat masyarakat berburu takjil di bulan Ramadhan.

"Bicara parkir liar, sebenarnya ini juga karena kebutuhan masyarakat. Mereka keluar bersamaan menggunakan kendaraan pribadi, sementara ketersediaan ruang parkir terbatas," ujarnya, Sabtu (22/2/2026).

Manalu menjelaskan, Dishub saat ini menghadapi keterbatasan personel untuk mengawasi ratusan ruas jalan di Samarinda.

Baca juga: 2 Gebrakan Dishub Samarinda untuk Kendaraan yang Parkir Sembarangan dan Jukir Liar

Saat ini, sekitar 100 personel diterjunkan setiap hari dengan sistem pembagian shift.

Meski terbatas, penertiban tetap menjadi prioritas di titik rawan seperti kawasan pasar Ramadan dan trotoar.

Dishub juga meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan jukir nakal yang mematok tarif tidak wajar.

"Jika ada jukir menarik tarif di atas ketentuan Perda, silakan didokumentasikan, difoto, atau divideokan, lalu laporkan kepada kami," tegas Manalu. Ia menambahkan, bukti kuat sangat dibutuhkan agar aparat bisa menjatuhkan sanksi hukum, terutama jika ada unsur pemerasan.

Sebelumnya, Walikota Samarinda Andi Harun memberikan sentilan keras terkait keberadaan jukir liar saat membuka Pasar Ramadhan di halaman parkir GOR Segiri, Jumat (20/2/2026).

"Saya masih melihat ada jukir liar, mudah-mudahan besok sudah mulai ditertibkan," ujar Andi Harun.

Orang nomor satu di Samarinda tersebut mengingatkan bahwa tarif parkir tepi jalan umum telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda), yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Namun, ia mendapat laporan adanya oknum jukir yang meminta hingga Rp10.000.

Berantas Jukir Liar, Dishub Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan

Walikota yang akrab disapa AH ini mengimbau warga agar berani menolak tarif di luar ketentuan.

"Kalau dipaksa atau diancam, segera laporkan. Itu pelanggaran," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved