Pemprov Kaltim
Daftar 8 Desa di Kutim yang Mendapat Bantuan Jaringan Listrik
Pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menerangi desa-desa yang selama ini
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menerangi desa-desa yang selama ini belum tersentuh setrum secara maksimal terus di kejar.
Fokus pembangunan tidak lagi hanya terpaku pada jalan, melainkan juga menyasar keadilan energi listrik bagi warga khususnya di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto menjelaskan ini menjadi bagian dari target besar pihaknya dalam menuntaskan rasio elektrifikasi di Benua Etam yang medannya cukup menantang.
Dia membeberkan, angka desa yang belum berlistrik di Kaltim terus menyusut berkat intervensi anggaran dan pembangunan jaringan baru.
Baca juga: Pemprov Kaltim Siapkan Pergub Zakat, Wajibkan ASN Bayar Melalui BAZNAS
"Dari sebelumnya terdapat 110 desa yang belum berlistrik di Kalimantan Timur, kini jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi 73 desa," ungkap Bambang, Jumat (27/2/2026).
Keberhasilan menekan angka tersebut, lanjut dia, membuktikan bahwa komitmen pemerintah bukan sekadar janji di atas kertas.
Apalagi di Kutai Timur, kehadiran listrik ini menjadi pelengkap setelah sebelumnya akses warga dipermudah dengan kehadiran Jembatan Nibung yang memecah isolasi wilayah.
Dia bilang, integrasi antara jalan yang layak dan ketersediaan energi adalah kunci agar ekonomi di desa bisa "berlari" lebih kencang.
Khusus di Kutim, ada delapan desa yang masuk dalam daftar penerima bantuan perluasan jaringan PLN tahun ini.
Mulai dari wilayah Kaubun, Kaliorang, hingga ke Bengalon.
Desa-desa tersebut di antaranya:
- Desa Cipta Graha (Kec. Kaubun);
- Bukit Makmur;
- Selangkau;
- Kaliorang;
- dan Citra Manunggal Jaya (Kec. Kaliorang).
Tak ketinggalan, aliran listrik juga menyasar Desa Sepaso Barat di Kecamatan Bengalon, serta Desa Karangan Dalam dan Karangan Ilir di Kecamatan Karangan.
Untuk merealisasikan proyek kelistrikan ini, Pemerintah Provinsi Kaltim harus merogoh kocek dalam hingga Rp 31,2 miliar lebih, yang diserahkan langsung kepada Bupati Kutim.
Bambang menyebutkan, bentangan kabel untuk menjangkau rumah-rumah warga di delapan desa ini cukup panjang karena harus melewati medan yang tidak mudah.
"Total panjang jaringan yang dibangun mencapai 38,356 kilometer," katanya.
Kutai Timur
jaringan listrik
Provinsi Kalimantan Timur
TribunKaltim.co
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
Pemprov Kaltim
| Kaltim Raih Penghargaan Nasional SPMB 2026, Gubernur Rudy Mas’ud: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan |
|
|---|
| Sentuhan Energi Hijau di Kaltim, Dimulai Langkah Membangun PLTA Batoq Kelo Mahulu |
|
|---|
| 500 Rumah di Pedalaman Kaltim Siap Dibedah, Kubar dan Mahulu Dapat Jatah Terbanyak |
|
|---|
| Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Turun Tangan, Tarif Lahan Korpri Loa Bakung Bakal Dipangkas |
|
|---|
| Pengurus KORPRI Kaltim Dilantik, Gubernur Rudy Mas’ud Minta ASN Tinggalkan Budaya Like dan Dislike |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/2026022_PLN-Kalimantan-Timur-2026.jpg)