Selasa, 9 Juni 2026

Pemprov Kaltim

Daftar 8 Desa di Kutim yang Mendapat Bantuan Jaringan Listrik

Pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menerangi desa-desa yang selama ini

Tayang:
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Budi Susilo
HO/Dinas ESDM Kaltim
FASILITAS LISTRIK KALTIM - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, menyerahkan bantuan anggaran senilai 31,2 M untuk perluasan jaringan PLN di delapan desa di Kutai Timur kepada Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam momen peresmian Jembatan Nibung di Kutai Timur. (HO/Dinas ESDM Kaltim) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menerangi desa-desa yang selama ini belum tersentuh setrum secara maksimal terus di kejar.

Fokus pembangunan tidak lagi hanya terpaku pada jalan, melainkan juga menyasar keadilan energi listrik bagi warga khususnya di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). 

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto menjelaskan ini menjadi bagian dari target besar pihaknya dalam menuntaskan rasio elektrifikasi di Benua Etam yang medannya cukup menantang.

Dia membeberkan, angka desa yang belum berlistrik di Kaltim terus menyusut berkat intervensi anggaran dan pembangunan jaringan baru.

Baca juga: Pemprov Kaltim Siapkan Pergub Zakat, Wajibkan ASN Bayar Melalui BAZNAS

"Dari sebelumnya terdapat 110 desa yang belum berlistrik di Kalimantan Timur, kini jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi 73 desa," ungkap Bambang, Jumat (27/2/2026).

Keberhasilan menekan angka tersebut, lanjut dia, membuktikan bahwa komitmen pemerintah bukan sekadar janji di atas kertas. 

Apalagi di Kutai Timur, kehadiran listrik ini menjadi pelengkap setelah sebelumnya akses warga dipermudah dengan kehadiran Jembatan Nibung yang memecah isolasi wilayah.

Dia bilang, integrasi antara jalan yang layak dan ketersediaan energi adalah kunci agar ekonomi di desa bisa "berlari" lebih kencang.

Khusus di Kutim, ada delapan desa yang masuk dalam daftar penerima bantuan perluasan jaringan PLN tahun ini. 

Mulai dari wilayah Kaubun, Kaliorang, hingga ke Bengalon.

Desa-desa tersebut di antaranya:

  • Desa Cipta Graha (Kec. Kaubun);
  • Bukit Makmur;
  • Selangkau;
  • Kaliorang;
  • dan Citra Manunggal Jaya (Kec. Kaliorang).

Tak ketinggalan, aliran listrik juga menyasar Desa Sepaso Barat di Kecamatan Bengalon, serta Desa Karangan Dalam dan Karangan Ilir di Kecamatan Karangan.

Untuk merealisasikan proyek kelistrikan ini, Pemerintah Provinsi Kaltim harus merogoh kocek dalam hingga Rp 31,2 miliar lebih, yang diserahkan langsung kepada Bupati Kutim.

Bambang menyebutkan, bentangan kabel untuk menjangkau rumah-rumah warga di delapan desa ini cukup panjang karena harus melewati medan yang tidak mudah.

"Total panjang jaringan yang dibangun mencapai 38,356 kilometer," katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved