Selasa, 14 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

ISKA Matangkan SDM Jelang Peresmian Basilika Pertama di IKN

Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menyatakan kesiapan penuh menjelang peresmian Basilika Fransiscus Xaverius Nusantara

TRIBUN KALTIM/Ary Nindita Intan R S
SIAPKAN SDM - Ketua Umum Presidium ISKA, Luky A. Yusgiantoro. Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menyatakan kesiapan penuh menjelang peresmian Basilika Fransiscus Xaverius Nusantara. (TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPANIkatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menyatakan kesiapan penuh menjelang peresmian Basilika Fransiscus Xaverius Nusantara.

Ialah sebuah mahakarya arsitektur religi yang dihadirkan dengan membawa harapan pertama di Tanah Air, yang berlokasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Ketua Umum Presidium ISKA, Luky A. Yusgiantoro mengatakan keterlibatan ISKA dalam momentum bersejarah ini menjadi kebanggan tersendiri, sekaligus bentuk ontribusi nyata kaum cendekiawan katolik bagi gereja dan bangsa.

Sebagai organisasi yang mengedepankan politik kebangsaan, ISKA kini telah hadir di 24 provinsi dengan 148 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Baca juga: Pelantikan Pengurus ISKA Kaltim di Balikpapan, Sambut Peresmian Basilika IKN dan Munas 2026

Salah satunya pelantikan sejumlah DPC di Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Kalimantan Timur dengan masa bakti 2026-2030.

Pelantikan ini, kata Luky, menjadi bagian penting dari penguatan sumber daya manusia (SMD) ISKA menjelang peresmian Basilika tersebut.

“Bukan sekadar seremoni, melalui pelantikan ini kami bersiap melakukan konsolidasi keanggotaan untuk mendukung peresmian Basilika di IKN,” kata Luky, Sabtu (28/2/2026) malam.

Meski demikian, ISKA menyebut persiapan teknis dan infrastruktu dari peresmian Basilika merupakan kewenangan pemerintah pusat.

ISKA sendiri berfokus pada penguatan SDM sebagai bentuk dukungan terhadap amanah yang diberikan.

“Apapun yang diperintahkan, tentunya kita mendukung rencana peresmian tersebut. Jadi ini suatu kehormatan bagi kami, karena Basilika ini yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Kalau di Filipina kan sudah ada beberapa,”  ucapnya.

Dengan mengusung tema “Mendobrak Gerakan dan Eksistensi ISKA, Dahulu, Sekarang dan Mendatang” yang membahas berbagai problematika organisasi serta langkah solutif ke depan.

Luky menegaskan ISKA berfokus untuk meningkatkan kesetraan dalam komitmen kebangsaan serta menjaga martabata kemanusiaan.

“Kesetaraan itu menjadi sangat penting di Indonesia mengingat bahwa saat ini masih ada kesenjangan di masalah ekonomi, sosial pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,” imbuhnya.

ISKA juga tengah mendiskusikan penyesuaian jadwal musyawarah nasional (Munas) tahun 2026. Namun prioritas saat ini adalah mendukung suksesnya peresmian Basilika di IKN.

Baca juga: Randy Pangalila Randpunk Pensiun Usai Rebut Sabuk Juara ISKA Nasional di Byon Combat 3

Ia berharap, Kalimantan timur dapat menjadi pusat perjumpaan lintas agama yang mencerminan semangat persatuan dalam keberagaman dengan hadirnya arsitektur religi tersebut.

“Heterogen namun tetap akur. Inilah contoh Bhinneka Tunggal Ika yang ada di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved