Berita Kutim Terkini
Sinergi KPC dan BBPJN Dirikan Posko Mudik Terpadu di Jalur Vital Road 9 Sangatta Kutim
Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, kesiapan infrastruktur dan keamanan jalur darat di Kutai Timur mulai diperketat
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, kesiapan infrastruktur dan keamanan jalur darat di Kutai Timur mulai diperketat.
Salah satu titik strategis yang mendapat perhatian khusus adalah jalur Road 9 Sangatta, yang merupakan lintasan vital bagi para pemudik.
Guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, sinergi lintas sektoral dilakukan melalui kerja sama antara PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Wijaya Karya (Wika), dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
Ketiga pihak resmi mendirikan posko pelayanan dan pengamanan terpadu di kawasan tersebut.
Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah Kutai Timur.
Posko ini diproyeksikan menjadi pusat koordinasi krusial untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Baca juga: Jadwal Tol IKN Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026, Gratis dan Dibuka 06.00–18.00
"Posko ini merupakan wujud kolaborasi berbagai pihak untuk memastikan perjalanan masyarakat selama arus mudik berlangsung aman dan lancar, khususnya bagi pengguna jalan yang melintas di jalur Road 9," ujar General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) KPC, Wawan Setiawan, Senin (9/3/2026).
Dari sisi teknis, posko ini dilengkapi fasilitas penunjang modern untuk mendukung kinerja petugas selama 24 jam penuh.
Fasilitas tersebut mencakup sistem pemantauan lalu lintas real-time melalui CCTV, akses internet, hingga area istirahat yang memadai seperti sofa, kulkas, dan dispenser.
"Kami ingin petugas di lapangan dapat bekerja maksimal memantau arus lalu lintas dengan dukungan fasilitas yang layak agar stamina mereka tetap terjaga," tambah Wawan.
Operasional harian posko akan dikawal secara kolaboratif oleh personel keamanan KPC, Dinas Perhubungan (Dishub), Satlantas Polri, hingga tenaga ahli dari Balai Jalan Nasional.
Berdasarkan jadwal, posko pengamanan ini akan beroperasi penuh mulai 11 Maret hingga 25 Maret 2026.
Baca juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, ASDP Penajam Dorong Pemesanan Tiket Feri Secara Online
"Dengan sinergi ini, kami optimistis pengawasan di Road 9 akan lebih optimal, sehingga perjalanan masyarakat menuju kampung halaman hingga kembali lagi ke Sangatta dapat berlangsung nyaman," pungkasnya. (*)
| DTPHP Kutim Jemput Bola Anggaran Pusat, Targetkan Perluasan Sawah Tadah Hujan di Berbagai Kecamatan |
|
|---|
| Kutai Timur Didorong Jadi Sentra Beras, Inovasi Padi Apung Mulai Dikaji |
|
|---|
| Ada 7 Titik Panas di Bengalon, Waspada Potensi Karhutla, BPBD Kutim Terus Pantau Seluruh Kecamatan |
|
|---|
| 7 Titik Panas Terdeteksi di Bengalon, BPBD Kutim Imbau Waspada Walaupun Cuaca Berawan |
|
|---|
| Alasan Wabup Kutim Mahyunadi Minta Sinkronisasi Anggaran BPJS dengan Pemprov Kaltim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260309-posko-mudik.jpg)