Jumat, 24 April 2026

Pemprov Kaltim

Safari Ramadan ke Kukar hingga Mahulu, Wagub Seno Aji Catat Progres Pembangunan Jalan Kaltim

Progres pembangunan ini menjadi catatan dalam peninjauan lapangan yang dilakukan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji

|
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy
BANGUN JALAN KALTIM - Progres pembangunan ini menjadi catatan dalam peninjauan lapangan yang dilakukan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat melintasi rute Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu dalam rangkaian Safari Ramadan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pengerjaan akses infrastruktur jalan di beberapa wilayah Kalimantan Timur menunjukkan kemajuan positif. 

Progres pembangunan ini menjadi catatan dalam peninjauan lapangan yang dilakukan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat melintasi rute Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu dalam rangkaian Safari Ramadan.

Di wilayah pesisir Marangkayu misalnya, pengerjaan jalan dipastikan telah rampung sepenuhnya.

"Hasil safari Ramadan, kita dari Kutai kartanegara ke arah Bontang, 100 persen jalan marang kayu Bontang sudah jadi, sudah dinikmati oleh masyarakat," ujar Seno Aji, Minggu (22/3/2026).

Baca juga: Wanita Asal Balikpapan Beri Tips Anti Boros Saat THR Cair, Mulai dari Prioritas hingga Menabung

Selain memastikan fisik jalan, momentum turun ke lapangan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga setelah setahun kepemimpinan pasangan Rudy Mas'ud dan Seno Aji

Seno bilang, salah satu fokus utama saat ini beralih pada percepatan jalur penghubung Kukar menuju Kubar yang sedang dikerjakan secara intensif.

Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk memastikan jalur tersebut nyaman dilalui oleh masyarakat. 

"Kukar ke kubar sekarang sedang berjalan ada kurang lebih sekitar 196 miliar dan 76 miliar," tambahnya.

Tak berhenti di situ, perhatian juga diarahkan pada konektivitas dari Kubar menuju Mahakam Ulu. 

Tahun ini, kata Seno, Pemprov Kaltim mengucurkan anggaran Rp 90 miliar, ditambah dukungan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) sekitar Rp 250 miliar untuk memperkuat infrastruktur di wilayah pedalaman tersebut.

Dia menjelaskan, dari total target 136 kilometer, progresnya sudah melampaui 80 kilometer. 

Pemerintah optimistis sisa pembangunan akan terus dikejar hingga tuntas pada tahun 2027 mendatang.

"Masih ada 13 kilometer lagi yang akan kita bangun di tahun 2027. Target rampung 136 kilo di tahun 2027. Nah sekarang sudah lebih dari 80 kilo selesai," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved