Rabu, 8 April 2026

Kebakaran di SMPN 2 Samarinda

8 Ruang Kelas SMPN 2 Samarinda Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

Kebakaran melanda SMPN 2 Samarinda, delapan ruang kelas hangus terbakar tanpa korban jiwa

TRIBUN KALTIM/Gregorius Agung Salmon
RUANG KELAS TERBAKAR - Kebakaran melanda SMPN 2 Samarinda pada Selasa sore (01/04/2026). Delapan ruang kelas hangus terbakar tanpa korban jiwa. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran menghanguskan delapan ruang kelas di SMPN 2 Samarinda.
  • Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
  • Tidak ada korban jiwa karena aktivitas belajar tidak berlangsung saat kejadian.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran melanda SMPN 2 Kota Samarinda pada Selasa sore (01/04/2026). Insiden tersebut menghanguskan sedikitnya delapan ruang kelas yang berada di lantai dua gedung sekolah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Samarinda, Hendra AH, mengatakan laporan awal diterima dari pusat komunikasi (Puskom) sekitar pukul 15.20 WITA.

“Informasi pertama kami terima pukul 15.20 WITA. Titik kebakaran berada di SMPN 2 Samarinda, tepatnya di Jalan KH Ahmad Dahlan. Ada delapan ruang kelas di lantai dua yang terbakar,” ujarnya.

ASAP MEMBUBUNG TINGGI - Kebakaran terjadi di SMP Negeri 2 Samarinda pada Rabu (01/04/2026) sore. Asap pekat hitam terlihat membumbung tinggi dari area sekolah, memicu kepanikan di sekitar lokasi. (TRIBUNKALTIM.CO)
KEBAKARAN SMPN 2 - Kebakaran terjadi di SMP Negeri 2 Samarinda pada Rabu (01/04/2026) sore. Asap pekat hitam terlihat membumbung tinggi dari area sekolah, memicu kepanikan di sekitar lokasi. (TRIBUNKALTIM.CO)

Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api merambat ke bagian gedung lainnya.

Diduga Akibat Korsleting Listrik

Dari keterangan sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun, Hendra menegaskan bahwa hal tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di SMP Negeri 2 Samarinda, Asap Pekat Membumbung

“Dugaan sementara dari kepala sekolah karena korsleting listrik, tapi nanti dipastikan oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Korsleting listrik kerap menjadi salah satu penyebab utama kebakaran bangunan, terutama pada instalasi yang telah berusia lama atau tidak terawat dengan baik.

Tidak Ada Korban Jiwa

Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar di lokasi. Seluruh ruang kelas dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada siswa maupun aktivitas di dalam kelas saat kejadian,” tambahnya.

Kondisi ini meminimalisasi dampak yang lebih besar, meskipun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan akibat rusaknya fasilitas pendidikan.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan penanganan lanjutan serta pendataan kerugian akibat kebakaran tersebut. (*)

Penulis: Gre - Muhammad Farikhin/Magang 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved