Berita Kukar Terkini
Distanak Kukar Latih Penyuluh Pertanian Gunakan Google Earth Pro, Data Kian Akurat
Distanak Kukar melatih penyuluh pertanian menggunakan aplikasi Google Earth Pro guna memperkuat pemetaan data pertanian berbasis lokasi yang akurat.
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Penyuluh pertanian Kutai Kartanegara dilatih pemetaan digital dengan Google Earth Pro
- Target seluruh penyuluh kuasai teknologi sebelum akhir April
- Data spasial dinilai penting untuk perencanaan pertanian akurat
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara atau Distanak Kukar melatih para penyuluh pertanian lapangan menggunakan aplikasi Google Earth Pro guna memperkuat pemetaan data pertanian berbasis lokasi yang lebih akurat dan terukur.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian, sekaligus mendorong penerapan teknologi dalam perencanaan program.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanak Kukar, Rifani, menyampaikan bahwa kemampuan pemetaan digital kini menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pertanian modern.
“Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan para penyuluh pertanian mampu memanfaatkan teknologi sederhana namun efektif untuk memetakan kondisi riil di lapangan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Status Penyuluh Pertanian Beralih ke Pusat, Pemkab Kukar Jamin Program Tetap Jalan
Kegiatan pelatihan telah dilaksanakan secara bertahap di sejumlah kecamatan sejak awal pekan, di antaranya Tenggarong, Marangkayu, Anggana, dan Loa Janan.
Tingginya minat peserta membuat sebagian besar penyuluh memilih mengikuti pelatihan secara langsung dibandingkan metode daring.
Pada tahap awal, pelatihan difokuskan bagi penyuluh berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Ke depan, program ini akan diperluas untuk menjangkau penyuluh pertanian swadaya hingga kelompok tani di berbagai wilayah Kutai Kartanegara.
Baca juga: Solusi Pemkab Kukar Atasi Kekurangan Penyuluh Pertanian demi Produktivitas Agrobisnis
Rifani mengungkapkan, jumlah penyuluh pertanian di Kutai Kartanegara saat ini mencapai lebih dari 100 orang.
Pihaknya menargetkan seluruh penyuluh pertanian sudah menguasai penggunaan aplikasi pemetaan tersebut sebelum akhir April.
Menurutnya, penguasaan teknologi pemetaan akan sangat membantu penyuluh pertanian dalam mendampingi petani, terutama dalam penyusunan proposal kegiatan yang dilengkapi data spasial seperti peta lokasi lahan.
“Dengan data yang lebih akurat dan berbasis lokasi, perencanaan program pertanian akan menjadi lebih tepat sasaran dan mudah diverifikasi,” tutupnya. (*)
| Bukti Keseriusan Tangani Peredaran Narkotika di Kukar, Polsek Loa Kulu Musnahkan 3,3 Kg Ganja |
|
|---|
| Kebakaran Warung di KM 38 Samboja Kukar Diduga karena Kebocoran Gas |
|
|---|
| Inilah Nasib Program RT Ku Terbaik di Tengah Terbatasnya Anggaran Pemkab Kukar |
|
|---|
| Wacana Bahasa Prancis di Sekolah, Akademisi Kukar Minta Bahasa Kutai Tetap Diprioritaskan |
|
|---|
| 3 Pria Diamankan dalam Operasi Narkoba di Anggana, Polisi Sita Sabu dan Uang Tunai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251019_Kelurahan-Jahab-Dorong-Efisiensi-Pertanian.jpg)