Rabu, 15 April 2026

Kebakaran di Samarinda

Kebakaran Dini Hari di Palaran Samarinda, Satu Rumah Hangus, Pemilik Alami Luka Bakar

Kebakaran dini hari di Palaran Samarinda, Kalimantan Timur hanguskan satu rumah, dan pemilik mengalami luka bakar.

|
HO/WARGA
KEBAKARAN DI SAMARINDA - Kebakaran terjadi di kawasan permukiman warga di Jalan Mangkujenang Dalam, RT 21, Kelurahan Simpang Paser, Kecamatan Palaran, Samarinda, pada Sabtu (4/4/2026) dini hari. (HO/WARGA) 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran terjadi di Palaran Samarinda, hanguskan satu rumah.
  • Pemilik rumah mengalami luka bakar dan dirawat di rumah sakit.
  • Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran Samarinda kembali terjadi di kawasan permukiman, tepatnya di Jalan Mangkujenang Dalam, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang menghanguskan satu unit rumah dan menyebabkan korban luka bakar pada pemiliknya.

Kebakaran terjadi di kawasan permukiman warga di Jalan Mangkujenang Dalam, RT 21, Kelurahan Simpang Paser, Kecamatan Palaran, Samarinda, pada Sabtu (4/4/2026) dini hari.

Peristiwa yang berlangsung sejak pukul 02.45 Wita hingga 03.35 Wita itu menghanguskan satu unit rumah beserta satu sepeda motor.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (disdamkar) Samarinda, Hendra AH, menyampaikan bahwa kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih 50 menit.

“Api berhasil kami padamkan dalam durasi sekitar 50 menit. Satu rumah warga terbakar, termasuk satu unit sepeda motor,” ujarnya.

Baca juga: Event Spesial Halalbihalal Mercure-Ibis Samarinda, Ada Menu Nasi Briyani Ikonik

Korban Selamat, Pemilik Alami Luka

Diketahui, rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total empat jiwa. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, pemilik rumah mengalami luka bakar di bagian wajah dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban jiwa nihil, tetapi pemilik rumah mengalami luka bakar di wajah dan sudah dievakuasi ke rumah sakit,” jelasnya.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Dari hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Dugaan awal akibat korsleting listrik, namun untuk penyebab pastinya masih didalami aparat kepolisian,” tambah Hendra.

Baca juga: Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Naik, DLH Samarinda Tekan Sampah Sekali Pakai

Proses Pemadaman dan Kendala

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air di lokasi.

Meski demikian, upaya pemadaman tetap berjalan dengan melibatkan berbagai unsur.

Sebanyak enam unit tangki fire truck dari Dinas Pemadam Kebakaran dan PMK swasta diterjunkan ke lokasi, dibantu 20 mesin portable milik relawan.

Selain itu, penanganan di lapangan juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya relawan Kota Samarinda, BPBD Kota Samarinda, PMI Samarinda, tim medis Emergency Medical Team-ITS, hingga unsur kepolisian dari Polresta Samarinda dan jajaran.

Pemerintah dan petugas pemadam kebakaran mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan penggunaan perangkat elektronik sesuai standar keamanan guna mencegah kejadian serupa terulang. (*)

Penulis: Gre, Muhammad Farikhin

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved