Berita Kutim Terkini
Hindari Jalan Berlubang, Ambulans RSUD Taman Husada Tabrakan dengan Avanza di Bengalon Kutim
Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil ambulans milik RSUD Taman Husada Bontang dengan sebuah Toyota Avanza hitam di Kutim
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil ambulans milik RSUD Taman Husada Bontang dengan sebuah Toyota Avanza hitam terjadi di Jalan Poros Bengalon–Muara Wahau Km 102, Desa Tepian Indah, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (10/4/2026).
Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 13.30 Wita ini bermula saat kedua kendaraan melintas dari arah berlawanan di jalur yang memiliki kondisi aspal rusak.
Berdasarkan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil ambulans Suzuki APV dengan nomor polisi KT 1243 Q melaju dari arah Muara Wahau menuju arah Bengalon.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi ambulans, Muhammad Nur Akbar, berupaya menghindari lubang besar di badan jalan dengan mengambil sebagian jalur dari arah berlawanan.
Naas, pada saat yang bersamaan, muncul Toyota Avanza bernomor polisi DD 1194 FC yang dikemudikan oleh Risal dari arah berlawanan.
Baca juga: Cerita Sahabat Korban Lakalantas di KM 7 Balikpapan, Almarhum Sosok yang Ceria dan Mudah Bergaul
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua pengemudi tidak memiliki ruang cukup untuk melakukan pengereman mendadak, hingga akhirnya benturan keras di bagian depan kendaraan tidak dapat terhindarkan lagi.
“Kedua pengemudi sempat berusaha menghindar, namun karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kondisi jalan yang mengharuskan banting stir, tabrakan pun terjadi tepat di tengah jalur,” ungkap Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi, saat dikonfirmasi, Minggu (12/4/2026).
Akibat benturan tersebut, dilaporkan terdapat lima orang penumpang yang mengalami luka-luka, meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Para korban rata-rata menderita luka ringan berupa lecet dan benturan di area dahi serta pelipis, sementara pengemudi ambulans dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa luka serius, hanya satu penumpang ambulans yang mengeluhkan sakit pada bagian bahu.
Kerusakan pada kedua kendaraan cukup parah di bagian depan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp25 juta rupiah.
Saat ini, seluruh barang bukti berupa dua unit kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait unsur kelalaian dalam berkendara.
Proses evakuasi berlangsung cepat, dimana para korban langsung dilarikan ke Puskesmas Desa Tepian Baru menggunakan kendaraan lain yang melintas guna mendapatkan penanganan medis segera.
Baca juga: Lakalantas di Jalan Wahid Hasyim II Samarinda Ungkap Pengetap BBM, Pengemudi BR-V Jadi Tersangka
Pihaknya berkomitmen untuk terus memantau titik-titik rawan kecelakaan di wilayah Kutai Timur guna menekan angka fatalitas di jalan raya.
"Kami akan terus meningkatkan kehadiran anggota di lapangan, baik melalui patroli maupun kegiatan preventif lainnya, guna menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas," pungkasnya. (*)
| Operasi 21 Gabungan di Jalan Yos Sudarso, Satlantas Polres Kutim Sita 22 STNK dan 5 SIM |
|
|---|
| Gelar RDP dengan DPRD di Hari Buruh, SBSI Kutim Tagih Janji Kesejahteraan dan Transparansi Loker |
|
|---|
| Tatap Porprov Kaltim 2026 di Paser, Kutim Targetkan Masuk 3 Besar, Bakal Kirim 1.200 Atlet |
|
|---|
| Sembunyikan 32 Paket Sabu di Bungkus Jajanan, Pria di Teluk Pandan Kutim Diciduk Polisi |
|
|---|
| Pendaftar Pelatihan BLKI Mandiri Kutim Membludak, Disnakertrans Siapkan Strategi Gandeng Swasta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260412-TABRAKAN.jpg)