Breaking News
Jumat, 17 April 2026

Berita Kukar Terkini

Pemprov Kaltara Kunker ke Kukar, Belajar Pengelolaan dan Pengembangan Komoditas Kratom

Pemprov Kaltara lakukan kunjungan kerja ke Kukar dalam rangka studi pengelolaan dan pengembangan komoditas kratom

TRIBUNKALTIM.CO/PATRICK VALLERY SIANTURI
KUNJUNGAN KERJA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka studi pengelolaan dan pengembangan komoditas kratom, Kamis (16/4/2026), di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar. (TRIBUNKALTIM.CO/PATRICK VALLERY SIANTURI) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka studi pengelolaan dan pengembangan komoditas kratom, Kamis (16/4/2026), di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar.

Kunjungan ini dipimpin Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Hery Rudiyono, bersama rombongan yang terdiri dari unsur legislatif, DPRD, dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Hery Rudiyono, menyampaikan kunjungan tersebut merupakan penugasan langsung dari Gubernur Kaltara. 

Ia datang bersama rombongan yang terdiri dari unsur legislatif, DPRD, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tujuan kami adalah menjajaki peluang kerja sama antara Pemprov Kaltara dengan Pemkab Kukar, baik itu government to government (G2G) maupun business to business (B2B),” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi petani dan pekebun di Kaltara, khususnya dalam pengembangan komoditas kratom yang kini mulai dilirik pasar.

Hery menjelaskan, potensi kratom di Kaltara sebenarnya sudah ada dan tersebar di beberapa wilayah pasang surut seperti Kabupaten Malinau, Tana Tidung, Bulungan, dan Nunukan. 

Namun, sejauh ini pengelolaannya masih belum optimal.

“Yang paling banyak itu di Nunukan, khususnya di Kecamatan Sembakung. Tapi memang belum dikelola dengan baik. Karena ini peluang, kami tidak ingin menunda, makanya langsung kami lakukan kunjungan,” jelasnya.

Ia juga menilai Kukar sebagai daerah yang tepat untuk menjadi mitra kerja sama, mengingat kedekatan historis dan geografis antara Kaltara dan Kalimantan Timur.

“Bagi kami, Kukar ini seperti rumah sendiri. Dulu kami juga bagian dari Kaltim, jadi secara emosional dan jarak juga dekat. Harapannya kerja sama ini bisa segera diwujudkan secara konkret,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyambut baik kunjungan tersebut dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan kratom.

“Kami berterima kasih kepada Pemprov Kaltara yang menjadikan Kukar sebagai wilayah potensial. Saat ini jumlah petani kratom di Kukar mencapai sekitar 12.000 orang,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, produksi kratom dari Kukar bahkan telah menembus pasar ekspor dengan volume mencapai 200 hingga 300 ton per bulan.

“Peluangnya masih sangat terbuka lebar. Selama ini pengiriman banyak ke Kalimantan Barat, ke depan kita harapkan bisa difasilitasi kerja sama langsung dengan Kaltara,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga diharapkan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita sambut baik rencana ini dan mudah-mudahan bisa segera direalisasikan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan bersama, terutama bagi peningkatan ekonomi daerah,” tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved