Selasa, 28 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Walikota Samarinda Andi Harun Imbau Warga Hemat BBM Usai Kenaikan Harga Non-Subsidi

Walikota Samarinda mengimbau warga hemat BBM menyusul kenaikan harga dan dampak global

TRIBUNKALTIM.CO/Syaifullah Ibrahim
HIMBAU HEMAT BBM - Ilustrasi antrian kendaraan di SPBU Tanah Grogot, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Selasa (31/3/2026). Walikota Samarinda mengimbau warga hemat BBM menyusul kenaikan harga dan dampak global. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM). 
Ringkasan Berita:
  • Walikota Samarinda mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan BBM.
  • Kenaikan harga dipengaruhi faktor global seperti konflik dan ekonomi dunia.
  • Penggunaan BBM diharapkan lebih hemat dan difokuskan pada kebutuhan penting.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun mengimbau masyarakat Samarinda hemat BBM menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi yang terjadi belakangan ini.

Menurutnya, lonjakan harga tidak terjadi tanpa sebab. Ia menyebut ada sejumlah faktor global yang ikut memengaruhi kondisi tersebut, mulai dari konflik geopolitik hingga tekanan terhadap nilai tukar mata uang.

“Situasi sekarang dipengaruhi faktor eksternal, seperti konflik di Timur Tengah, kondisi ekonomi global, hingga jalur distribusi yang ikut terdampak,” ujarnya saat dimintai tanggapan.

Dampak Faktor Global

Ia menjelaskan, dampak dari situasi global tersebut tidak hanya dirasakan Indonesia, tetapi juga banyak negara lain.

Karena itu, masyarakat diminta mulai membangun kesadaran untuk menggunakan BBM secara lebih hemat dan terukur.

Baca juga: Grup Musik Asal Kota Samarinda U Good Dog Siapkan Single Baru, Angkat Tema Keresahan Jiwa

Andi Harun menegaskan penghematan bukan semata karena keterbatasan ekonomi, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga ketersediaan energi.

“Bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita harus bijak. Pasokan BBM bisa saja terganggu sewaktu-waktu, jadi perilaku kita harus menyesuaikan,” tegasnya.

Penggunaan Lebih Selektif

Ia pun menyarankan masyarakat agar mengurangi penggunaan kendaraan jika tidak terlalu mendesak.

Penggunaan BBM, kata dia, sebaiknya difokuskan untuk kebutuhan penting, seperti pekerjaan atau keperluan keluarga yang mendesak.

“Kalau tidak terlalu penting, sebaiknya dihindari. Gunakan BBM pada saat benar-benar dibutuhkan,” katanya.

Baca juga: Lapas Narkotika Samarinda Komitmen Zero HALINAR hingga Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi

Pemerintah Kota Samarinda berharap imbauan ini dapat menjadi perhatian bersama, sehingga penggunaan energi bisa lebih efisien di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Selain itu, langkah penghematan ini juga dinilai dapat membantu menjaga stabilitas pasokan energi serta mendukung upaya pemerintah dalam mengelola konsumsi energi secara berkelanjutan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved