Berita Samarinda Terkini
Parkir Liar Kembali Marak di RSUD AW Syahranie, Dishub Samarinda Amankan Jukir
Parkir liar di kawasan RSUD AW Syahranie, khususnya Jalan PMI, Kota Samarinda, kembali marak dan dikeluhkan masyarakat.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Parkir liar di kawasan RSUD AW Syahranie, khususnya Jalan PMI, kembali marak dan dikeluhkan masyarakat.
- Dishub Samarinda mengamankan jukir liar serta menindak tiga kendaraan dengan derek, penggembosan ban, dan penguncian.
- Praktik ini dinilai mengganggu jalur darurat ambulans dan berpotensi menghambat layanan medis.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Praktik parkir liar kembali marak di kawasan RSUD AW Syahranie, khususnya di Jalan PMI, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda pun turun tangan dengan menindak tegas dan mengamankan juru parkir (jukir) liar yang diduga mengorganisir aktivitas tersebut.
Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban Dishub Samarinda, Duri, menegaskan bahwa penindakan terbaru dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat yang terus berdatangan terkait aktivitas parkir di kawasan tersebut.
“Setiap hari ada laporan masyarakat terkait parkir liar ini,” kara Duri kepada TribunKaltim.co, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Juru Parkir Liar di Samarinda Bikin Resah, Ini Instruksi Wali Kota Andi Harun dan Tindakan Dishub
Menindaklanjuti temuan tersebut, Dishub Samarinda tidak hanya fokus pada kendaraan, tetapi juga menertibkan pihak yang diduga mengorganisir parkir di lokasi tersebut.
Duri menyebut, jukir (juru parkir) liar yang dimaksud telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Dan kami bawa ke Kantor Dishub Samarinda, sekaligus kami derek kendaraan, satu kendaraan, dan dua-nya kami gembosi bannya serta kunci. Jadi ada tiga kendaraan,” tegasnya.
Dishub tidak akan mentolerir praktik parkir liar, terlebih di kawasan yang memiliki fungsi krusial seperti lingkungan rumah sakit.
Baca juga: 12 Kendaraan Ditertibkan dalam Operasi Gabungan Parkir Liar di Samarinda, Mayoritas Truk Besar
Keberadaan jukir liar dinilai memperparah kondisi, karena tidak hanya memicu pelanggaran tetapi juga menciptakan kesan seolah aktivitas tersebut diperbolehkan.
Sebelumnya, Dishub Samarinda juga telah berulang kali melakukan penertiban di titik yang sama, termasuk tindakan penggembosan kendaraan yang parkir di jalur emergency ambulans.
Namun, pelanggaran terus berulang dengan alasan klasik keterbatasan lahan parkir.
“Dengan adanya penindakan ini kami berharap ada efek jera yang lebih luas. Apalagi ini berpotensi menghambat layanan darurat,“ pungkas Duri. (*)
| Wawali Samarinda Angkat Suara Soal Isu Bankeu Kaltim 2027 Dihapus, Harap Pemprov Terketuk |
|
|---|
| Turun di Bawah Target Nasional, Angka Stunting Samarinda 17,13 Persen |
|
|---|
| Soal Rehabilitasi Balaikota Samarinda Rp17,5 Miliar, Andi Harun Sebut Anggaran Tergolong Hemat |
|
|---|
| Pastikan Kios Pasar Pagi Terisi, Disdag Samarinda Alihkan Puluhan Lapak ke Pedagang yang Lebih Layak |
|
|---|
| Warga Samarinda Serbu Pasar Murah Pertamina, Sembako Rp211 Ribu Cuma Rp30 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260430_Parkir-liar-kembali-menjamur-di-RSUD-AW-Syahranie-Samarinda.jpg)