Minggu, 3 Mei 2026

Berita Mahulu Terkini

Diskominfo Mahakam Ulu Ingatkan Warga Waspada Penipuan Digital Berkedok Undangan dan Pajak

Kominfo Mahakam Ulu mengingatkan warga agar tidak mudah percaya pesan mencurigakan yang berpotensi mencuri data pribadi

Tayang:
Penulis: Desy Filana | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Chat GPT
WASPADA PENIPUAN - Ilustrasi penipuan online yang diolah dari Artificial Intelegence. Kominfo Mahakam Ulu mengingatkan warga agar tidak mudah percaya pesan mencurigakan yang berpotensi mencuri data pribadi. (HO/CHATGPT) 

Ringkasan Berita:
  • Penipuan mencatut pemda marak melalui pesan undangan dan pajak.
  • Warga diminta tidak sembarangan klik atau merespons pesan.
  • Data pribadi berisiko disalahgunakan jika tidak waspada.

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - penipuan digital Mahakam Ulu menjadi perhatian serius setelah Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai informasi mencurigakan yang masuk ke ponsel.

Dinas Kominfo mengimbau masyarakat di Mahakam Ulu khususnya, agar waspada terhadap setiap informasi yang masuk ke ponsel dan tidak langsung meresponsnya.

Masyarakat diminta meneliti dengan baik karena belakangan marak penipuan melalui undangan, pajak, hingga pesan yang mencatut logo pemerintah daerah Kabupaten Mahakam Ulu.

Menurut Kepala Dinas Kominfo, Markus Wan, keaslian informasi dapat dikenali jika masyarakat lebih teliti dalam mencermatinya.

Ia menegaskan agar masyarakat tidak sembarangan mengklik atau merespons pesan, termasuk yang berasal dari pihak yang dikenal.

Baca juga: Seleksi Tambahan Digelar, 9 Bakal Calon Petinggi Kampung Ujoh Bilang Mahulu Disaring Jadi 5 Kandidat

"Jika tidak hati-hati, hal ini bisa merugikan dan berpotensi merusak privasi," ujarnya pada Sabtu (2/5/2026).

Modus Penipuan Semakin Beragam

Data penting seperti rekening, identitas keluarga, dan informasi pribadi lainnya dinilai rentan disalahgunakan.

Karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dan berhati-hati dalam bermedia sosial.

Sebelumnya, sekitar sepekan lalu, sempat terjadi kasus penipuan yang mengatasnamakan pemerintah daerah di wilayah Kalimantan Timur.

Pelaku mengirimkan dokumen yang diduga bertujuan meretas data pribadi calon korban dengan mencatut kop resmi pemda.

Baca juga: Air Sungai Surut, Kapal Angkutan Mahulu Hanya Sampai Kecamatan Laham di Wilayah Sungai Barito

Edukasi dan Kewaspadaan Jadi Kunci

"Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap modus seperti ini agar tidak menjadi korban," tegasnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa literasi digital masyarakat masih menjadi tantangan yang harus terus diperkuat.

Selain kewaspadaan individu, peran keluarga dan lingkungan juga penting dalam mengedukasi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan pengguna baru teknologi.

Pemerintah daerah melalui Kominfo diharapkan terus menggencarkan sosialisasi terkait keamanan digital, termasuk mengenali ciri-ciri pesan penipuan, seperti tautan mencurigakan, permintaan data pribadi, serta penggunaan identitas instansi secara ilegal. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved