Kamis, 7 Mei 2026

Debat Gubernur Kaltim vs Mahasiswa

Debat BEM Unmul vs Gubernur Kaltim, Diskominfo Tegaskan Tidak Benar, Tidak Ada Konfirmasi 

Beredarnya flyer ajakan debat terbuka BEM KM–Universitas Mulawarman (Unmul) yang mencatut nama Gubernur Kaltim, Rudy Masud

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
DEBAT - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal. Beliau secara tegas membantah kebenaran informasi dalam flyer yang terbit di akun resmi BEM KM–Universitas Mulawarman (Unmul) terkait ajakan debat terbuka BEM KM–Universitas Mulawarman (Unmul) yang mencatut nama Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Media Sosial di Kalimantan Timur sempat dihebohkan dengan beredarnya flyer ajakan debat terbuka BEM KM–Universitas Mulawarman (Unmul) yang mencatut nama Gubernur Kaltim, Rudy Masud

Tak ingin isu tersebut meluas menjadi polemik, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akhirnya angkat bicara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, secara tegas membantah kebenaran informasi dalam flyer tersebut. 

Ia menyebut, ajakan debat yang disebarkan pihak mahasiswa itu dilakukan tanpa koordinasi sedikit pun dengan pihak Pemprov Kaltim.

Baca juga: BREAKING NEWS: BEM Unmul Ajak Gubernur Kaltim untuk Debat Terbuka Hari Ini, Mahasiswa Tolak Utusan

“Flyer itu tidak benar dan tidak pernah dikonfirmasi kepada kami,” tegas Faisal saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).

Faisal pun membeberkan fakta lapangan terkait ketidakhadiran Gubernur Kaltim dalam agenda yang dijadwalkan mahasiswa tersebut. 

Menurutnya, tidak ada undangan resmi maupun konfirmasi kehadiran yang diberikan kepada pihak Gubernur.

Selain itu, ia memberikan fakta mengejutkan mengenai keberadaan Rudy Mas'ud saat ini.
"Sebagai informasi, saat ini Gubernur Kaltim (Rudy Mas'ud) juga sedang berada di Jakarta," ungkap Faisal.

Menanggapi fenomena penyebaran informasi yang simpang siur ini, Diskominfo Kaltim tidak tinggal diam. 

Faisal mengimbau masyarakat, khususnya warga Kaltim, agar lebih cerdas dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.

Ia mewanti-wanti publik untuk tidak mudah menelan mentah-mentah atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, apalagi jika menyangkut agenda publik yang mengatasnamakan pejabat daerah.

“Pandai-pandailah dalam bermedia sosial. Pastikan informasi berasal dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” pungkasnya.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan simpang siur informasi yang beredar dan menjaga suasana ruang publik di Benua Etam tetap kondusif. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved