Jumat, 8 Mei 2026

Berita Penajam Terkini

Aksi Pencurian Meteran Air di PPU Terbongkar, 2 Pelaku Diamankan

Aksi pencurian meteran air PDAM yang bikin warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resah akhirnya terbongkar

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/Polres PPU
PENCURIAN - Pelaku S dan N saat diamankan. Ia mencuri meteran PDAM di rumah warga yang berada di Kelurahan Penajam Kecamatan Penajam, berasil dibongkar polisi lewat laporan 110. (HO/POLRES PPU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Aksi pencurian meteran air PDAM yang bikin warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resah akhirnya terbongkar.

Polisi menangkap dua pria, yang diduga sudah beraksi di puluhan titik di wilayah Kecamatan Penajam.

Kasus ini terungkap setelah warga ramai melapor melalui layanan darurat 110 Polri, soal hilangnya meteran air di sejumlah rumah dan tempat usaha.

Dari laporan itu, Sat Reskrim Polres PPU bergerak melakukan penyelidikan, hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

Dua orang yang diamankan masing-masing berinisial S (26) dan N (22), keduanya warga Kelurahan Penajam.

Kasat Reskrim Polres PPU AKP Handry Dwi Azhari mengatakan, laporan masyarakat menjadi pintu awal terbongkarnya kasus tersebut.

Baca juga: Viral Dugaan Modus Baru Pencurian BBM di Samarinda, Bensin Mobil Disedot dari Tangki

“Berawal dari laporan masyarakat melalui layanan 110, anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan hingga para pelaku berhasil diamankan,” ungkapnya Kamis (7/6/2026).

Dari tangan pelaku, polisi menyita empat meteran air PDAM yang sudah dihancurkan, dua meteran yang dibakar, serta satu unit sepeda motor yang diduga dipakai saat beraksi.

Polisi menduga pelaku sengaja merusak meteran untuk mengambil bagian tertentu, yang memiliki nilai jual.

Sisa meteran kemudian dihancurkan dan dibakar untuk menghilangkan jejak.

Tak hanya satu atau dua lokasi, kedua pelaku diduga telah beraksi di 26 titik berbeda di wilayah Kabupaten PPU.

Sejumlah korban disebut berasal dari kalangan warga, hingga pelaku UMKM yang aktivitas usahanya terganggu akibat aliran air terputus.

Baca juga: Viral Pencurian Motor di Bontang Selatan Terekam CCTV, Warga Resah Polisi Belum Beri Tanggapan

Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut, untuk menelusuri kemungkinan adanya lokasi lain, maupun keterlibatan pelaku tambahan.

“Kami masih melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan ada TKP lain maupun pihak lain yang terlibat,” kata AKP Handry. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved