Kebakaran di Muara Rapak Balikpapan
Api Hanguskan Permukiman Padat di Muara Rapak, Lansia Alami Luka Bakar
Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di RT 07, Kelurahan Muara Rapak, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (7/5/2026)
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Amalia Husnul A
Ringkasan Berita:
- Kebakaran melanda RT 07 Muara Rapak, Balikpapan, Kamis (7/5/2026) pagi.
- Sedikitnya lima rumah ludes terbakar di kawasan padat penduduk tersebut.
- Korban: Achmad (65) alami luka bakar serius seluas 54 persen dan kini dirawat intensif di RSKD.
- BPBD turunkan 12 unit damkar dan 30 personel gabungan (TNI-Polri dan relawan).
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di RT 07, Kelurahan Muara Rapak, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 10.15 Wita.
Sedikitnya lima rumah di Muara Rapak dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sesaat setelah api mulai membesar di lokasi kejadian.
“Kita terima informasi dari masyarakat kurang lebih jam 10.15 Wita, terjadi kebakaran di RT 07.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di RT 07 Muara Rapak Balikpapan, Warga Panik Selamatkan Barang
Untuk kondisi saat ini yang terbakar lima rumah karena wilayahnya cukup padat,” ujarnya di lokasi kejadian.
Menurut Usman, dalam peristiwa tersebut terdapat satu korban luka bakar yang kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Untuk mempercepat proses pemadaman, BPBD Kota Balikpapan mengerahkan seluruh sektor pemadam kebakaran.
“Karena daerah cukup padat, semua sektor kami minta turun. Kurang lebih ada 12 unit dibantu water supply,” katanya.
Selain armada pemadam, puluhan personel gabungan juga diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan evakuasi warga.
“Personel cukup banyak, ditambah relawan dan TNI-Polri, kurang lebih di atas 30 personel,” tambahnya.
Unit pemadam yang diterjunkan berasal dari sektor utara, timur, selatan, barat, tengah hingga sektor kota. Sejumlah relawan dan unsur lainnya turut membantu penanganan kebakaran.
Pantauan di lokasi, warga tampak panik menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah untuk menghindari api merembet ke bangunan lain. Perabot rumah tangga hingga barang elektronik terlihat diangkut ke pinggir jalan.
Petugas masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Korban Alami Luka Bakar Serius
Korban luka bakar diketahui bernama Achmad Syamsul Bachri (65).
Ia mengalami luka bakar cukup serius dan kini dirawat intensif di RSKD Balikpapan.
Kepala Instalasi Kedokteran Kehakiman RSKD Balikpapan, Heryadi Bawono Putro, mengatakan korban saat ini masih dalam kondisi sadar penuh dan tengah mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis bedah plastik.
“Kondisi pasien saat ini sedang mendapatkan perawatan oleh dokter yang khusus menangani luka bakar. Untuk korban sendiri saat ini dalam keadaan sadar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, luas luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar 54 persen dari total permukaan tubuh. Luka bakar tersebut tersebar hampir di seluruh tubuh, terutama di bagian badan dan perut.
“Luas luka bakarnya 54 persen. Derajat luka bakarnya derajat satu dan derajat dua, tetapi memang cukup luas areanya,” katanya.
Menurut dr Heryadi, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara intensif.
Pasien berisiko mengalami dehidrasi berat hingga infeksi akibat kerusakan kulit.
“Kalau luas luka bakar 54 persen itu berpotensi menyebabkan pasien dehidrasi dan infeksi.
Luka bakar menyebabkan cairan tubuh mudah menguap sehingga pasien bisa cepat kehilangan cairan,” jelasnya.
Selain itu, area kulit yang terbuka akibat luka bakar membuat kuman lebih mudah masuk ke dalam tubuh pasien.
Karena itu, korban kini menjalani pemantauan ketat dan penanganan intensif dari tim medis.
“Memang harus melewati masa kegawatannya dulu. Mudah-mudahan pasien bisa melewati masa sulitnya ini,” tambahnya.
Ia menuturkan, penanganan luka bakar tidak selalu memerlukan operasi, melainkan fokus pada pemberian cairan dan perawatan luka secara berkala oleh dokter spesialis.
“Biasanya tata laksananya pemberian cairan dan perawatan luka.
Proses penyembuhan luka bakar ini cukup panjang,” pungkasnya.
Baca juga: 1 Warga Alami Luka Bakar 54 Persen saat Kebakaran di RT 07 Kelurahan Muara Rapak Balikpapan
(TribunKaltim.co/Dwi Ardianto)
Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260507_Kebakaran-Hebat-di-Kalimantan-Timur-Muara-Rapak-Balikpapan-RT-07.jpg)