Berita Kaltim Terkini
BBPJN Kaltim Bersihkan Drainase Ruas Sp Samboja - Sp Petung Libatkan Warga Lokal
Melalui program Padat Karya yang dijalankan oleh PPK 1.4 PJN, pembersihan ini bertujuan memastikan sistem drainase berfungsi optimal
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya menjaga kualitas dan keselamatan infrastruktur jalan nasional.
Kali ini, langkah nyata dilakukan dengan menggandeng masyarakat setempat dalam kegiatan pembersihan saluran drainase di sepanjang ruas jalan Sp. Samboja (Kabupaten Kutai Kartanegara) - Sp. Petung (Kabupaten Penajam Paser Utara).
Melalui program Padat Karya yang dijalankan oleh PPK 1.4 PJN Wilayah I Provinsi Kaltim, pembersihan ini bertujuan memastikan sistem drainase berfungsi optimal.
Baca juga: BBPJN Kaltim Rawat Drainase Loa Janan–Kota Bangun, Cegah Kerusakan Aspal
“Dengan aliran air yang lancar, risiko genangan yang dapat mengganggu lalu lintas maupun mempercepat kerusakan aspal bisa diminimalisir," sebut Pengawas Lapangan PPK 1.4 Prov Kaltim, Achmat Nur, Rabu (13/5/2026).
Program ini tidak hanya fokus pada teknis jalan, tetapi juga menyentuh aspek sosial-ekonomi.
Dengan melibatkan tenaga kerja dari warga sekitar, pemerintah membuka kesempatan kerja sementara yang bermanfaat bagi ekonomi rumah tangga di wilayah tersebut.
"Melalui padat karya, masyarakat turut berperan langsung dalam menjaga infrastruktur jalan yang mereka gunakan setiap hari," imbuhnya.
Di lapangan, lanjut Achmat Nur, tim padat karya bekerja secara bertahap menggunakan peralatan manual untuk mengangkat sedimen, sampah, dan material yang menyumbat aliran air.
“Pembersihan dilakukan menyeluruh agar kapasitas tampung drainase kembali normal,,” tegasnya.
Jalur Strategis Logistik
Ruas jalan Sp. Samboja - Sp. Petung merupakan jalur urat nadi yang menghubungkan mobilitas masyarakat, distribusi logistik.
Dari Samarinda hingga aktivitas ekonomi di dua wilayah penting, yakni Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.
Ia juga menekankan bahwa drainase yang bersih adalah kunci umur pelayanan jalan yang lebih panjang.
Kondisi drainase yang baik mampu mencegah terjadinya lubang (potholes) akibat infiltrasi air dan meningkatkan kenyamanan para pengguna jalan.
Selain perbaikan fungsi infrastruktur, BBPJN Kaltim berharap program ini menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) di tengah masyarakat terhadap kebersihan lingkungan jalan nasional.
Pihak BBPJN Kaltim juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air.
“Partisipasi publik ini menjadi kunci utama agar fungsi drainase tetap optimal dan jalan nasional dapat melayani kebutuhan transportasi publik secara maksimal dalam jangka panjang,” jelas Achmat Nur. (*)
| Redistribusi BPJS Kesehatan di Kaltim Tuai Sorotan, Agus Aras: Jangan Bikin Daerah Kerepotan |
|
|---|
| Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, BBPJN Kaltim Intensifkan Pemeliharaan Rutin di Jalan Nasional |
|
|---|
| Bulog Kaltimtara Genjot Serapan Gabah, Produksi Petani Tembus 13 Ribu Ton |
|
|---|
| Sulam Tumpar Kaltim Jadi Primadona di Persit BISA 2026, Pengunjung Rela Antre Beli |
|
|---|
| 4 Daerah dengan Pulau Terbanyak di Kaltim 2025, Kota dan Kabupaten Ini hanya Punya 1 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260513_pembersihan-Drainase.jpg)