Selasa, 9 Juni 2026

Uang Palsu di Kutai Timur

Viral! Uang Palsu Diduga Beredar di 2 Wilayah Kutai Timur, Ini Penampakannya

Jagat media sosial di wilayah Kutim mendadak geger dengan beredarnya kesaksian para pedagang yang diduga mendapati uang palsu

Tayang:
Instagram/kutim.id/satusangatta
DIDUGA UANG PALSU - Penampakan uang diduga palsu beredar di wilayah Kutai Timur, Kalimantan Timur. Videonya viral di media sosial 

Ringkasan Berita:
  • Peredaran uang palsu meresahkan pedagang di wilayah Kutai Timur, Kalimantan Timur
  • Kasus pertama ditemukan di Muara Bengkal dengan uang pecahan Rp100.000 yang tidak berpendar saat disinari lampu UV
  • Kasus kedua terjadi di Sangatta Utara menimpa pedagang UMKM dengan uang pecahan Rp10.000 yang hanya berupa kertas putih di sisi belakang.

TRIBUNKALTIM.CO -  Jagat media sosial digegerkan dengan beredarnya kesaksian para pedagang yang diduga mendapati uang palsu dari hasil transaksi jual-beli di wilayah Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Dari video yang beredar di medsos, dua wilayah di Kutai Timur yakni Kecamatan Muara Bengkal dan Kecamatan Sangatta Utara menjadi korban peredaran uang palsu.

Simak selengkapnya.

Video 1: Muara Bengkal: Uang Pecahan Rp100 Ribu Tak Mempan Sinar UV

Kejadian pertama terungkap melalui video yang diunggah oleh akun Instagram @kutim.id.

Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, seorang penjual di daerah Muara Bengkal secara langsung membandingkan dua lembar uang pecahan Rp100.000 di atas meja kasir menggunakan alat detektor ultraviolet (UV).

Sang penjual secara detail memperlihatkan fisik uang yang diduga palsu tersebut.

Secara kasat mata, warna uang tersebut tampak agak pudar dan tekstur kertasnya terlihat berbeda.

Saat lembaran yang diduga palsu dimasukkan ke bawah kolong mesin detektor, tidak ada reaksi berpendar dari kertas tersebut.

"Hati-hati uang palsu beredar di Muara Bengkal. Nah, ini kita kedapatan di toko. Ah ini contoh uang palsu tuh, kena sinar UV tidak ada pantulan," ujar pria dalam video tersebut sembari membolak-balikkan uang.

Ia kemudian memasukkan uang Rp100.000 yang asli sebagai pembanding.

Ketika lampu UV menyorot uang asli, langsung muncul motif berpendar hijau kekuningan khas uang resmi keluaran Bank Indonesia.

Pria itu juga menunjukkan fisik uang palsu yang lecek dan mudah terlipat kusut.

 "Ini uang palsunya sudah mentul, lecek-lecek... Mungkin sudah lama beredar di Muara Bengkal ini. Kalau kita terawang ada gambarnya cuma kertasnya beda dari aslinya. Tolong disebarkan," tutupnya.

Video 2: Sangatta: Pedagang di Kawasan Polder Tertipu Pecahan Rp10 Ribu

Diunggah oleh akun Instagram @satusangatta pada Selasa (9/6/2026), seorang pedagang UMKM yang berjualan di kawasan wisata Polder Ilham Hamid, Sangatta, meratapi nasibnya setelah mendapati uang pecahan Rp10.000 miliknya diduga palsu.

Berbeda dengan kasus di Muara Bengkal, uang palsu di Sangatta ini dibuat dengan cara yang sangat kasar.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved