Berita Kaltim Terkini
Daftar Provinsi dengan PHK Terbanyak Mei 2026, Kalimantan Timur Peringkat Pertama!
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi dunia ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026.
Ringkasan Berita:
- Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 23.470 pekerja mengalami PHK di Indonesia sepanjang Januari-Mei 2026, dengan angka tertinggi terjadi pada Februari yang mencapai 7.443 kasus
- Jawa Barat menjadi provinsi dengan PHK terbanyak secara kumulatif selama lima bulan pertama 2026 sebanyak 5.044 kasus, diikuti Banten, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur
- Kalimantan Timur menjadi provinsi dengan PHK tertinggi khusus pada Mei 2026 sebanyak 263 kasus
TRIBUNKALTIM.CO - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi dunia ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026.
Data terbaru Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak 23.470 pekerja kehilangan pekerjaan selama periode Januari hingga Mei 2026.
Angka tersebut menggambarkan bahwa tekanan terhadap sektor usaha dan tenaga kerja masih terjadi di berbagai daerah.
Meski jumlah PHK nasional menunjukkan tren menurun dari bulan ke bulan setelah mencapai puncaknya pada Februari 2026, sejumlah provinsi masih mencatat angka yang cukup tinggi.
Jawa Barat tercatat sebagai daerah dengan jumlah PHK terbanyak secara kumulatif selama lima bulan pertama tahun ini, disusul Banten dan Jawa Timur yang juga menjadi pusat aktivitas industri nasional.
Baca juga: 7 Provinsi dengan Kasus PHK Terbanyak Awal 2026, Kaltim Nomor 1 pada Bulan Mei!
Di tengah dominasi provinsi-provinsi di Pulau Jawa, Kalimantan Timur menjadi sorotan tersendiri.
Secara total, provinsi ini menempati peringkat kelima nasional dengan 1.831 pekerja terdampak PHK sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Jumlah tersebut berasal dari 540 kasus pada Januari, 616 kasus pada Februari, 211 kasus pada Maret, 201 kasus pada April, dan 263 kasus pada Mei.
Khusus Mei 2026, Kalimantan Timur justru menjadi provinsi dengan jumlah PHK tertinggi di Indonesia.
Sebanyak 263 pekerja tercatat kehilangan pekerjaan dalam satu bulan tersebut, melampaui Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.
Kalimantan Timur Nomor 1 untuk Kasus PHK pada Mei 2026
Meski secara total berada di posisi kelima nasional, Kalimantan Timur justru menjadi provinsi dengan jumlah PHK tertinggi khusus pada Mei 2026.
Berdasarkan data Kemnaker, sebanyak 263 pekerja di Kalimantan Timur mengalami PHK selama Mei 2026.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan seluruh provinsi lain di Indonesia pada periode yang sama.
Berikut urutan tujuh provinsi dengan PHK terbanyak selama Mei 2026:
1. Kalimantan Timur – 263 kasus
2. Jawa Timur – 130 kasus
3. Banten – 90 kasus
4. Jawa Tengah – 73 kasus
5. Jawa Barat – 60 kasus
6. Kalimantan Selatan – 39 kasus
7. Lampung – 30 kasus
Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun tren nasional sedang menurun, Kalimantan Timur justru mencatat jumlah PHK bulanan paling tinggi pada Mei.
Jika dibandingkan dengan April yang mencapai 201 kasus, jumlah PHK di Kaltim meningkat menjadi 263 kasus pada Mei atau bertambah 62 pekerja.
Daftar 7 Provinsi dengan Kasus PHK Terbanyak Januari-Mei 2026
Berdasarkan data Kemnaker dan Pusdatik per 2 Juni 2026, berikut tujuh provinsi dengan jumlah PHK tertinggi secara kumulatif selama Januari hingga Mei 2026:
1. Jawa Barat – 5.044 kasus
Januari: 1.113
Februari: 1.775
Maret: 1.301
April: 795
Mei: 60
2. Banten – 2.596 kasus
Januari: 660
Februari: 691
Maret: 516
April: 639
Mei: 90
3. Jawa Timur – 2.332 kasus
Januari: 437
Februari: 582
Maret: 687
April: 496
Mei: 130
4. Kalimantan Selatan – 1.841 kasus
Januari: 331
Februari: 980
Maret: 386
April: 105
Mei: 39
5. Kalimantan Timur – 1.831 kasus
Januari: 540
Februari: 616
Maret: 211
April: 201
Mei: 263
6. DKI Jakarta – 1.746 kasus
Januari: 506
Februari: 536
Maret: 422
April: 253
Mei: 29
7. Jawa Tengah – 1.515 kasus
Januari: 329
Februari: 553
Maret: 277
April: 283
Mei: 73
Sebaran PHK Nasional Masih Didominasi Pulau Jawa
Selain tujuh provinsi dengan kasus tertinggi, sejumlah daerah lain juga mencatat angka PHK cukup signifikan.
Sumatera Selatan mencatat 920 kasus, Sumatera Utara 906 kasus, Sulawesi Selatan 647 kasus, Sulawesi Tengah 431 kasus, Kalimantan Barat 407 kasus, serta Riau 376 kasus.
Di bawahnya terdapat Sulawesi Tenggara dengan 321 kasus, Sumatera Barat 309 kasus, Jambi 303 kasus, Kalimantan Tengah 285 kasus, dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 239 kasus.
Sementara itu Kepulauan Riau mencatat 210 kasus, Lampung 208 kasus, Bali dan Kalimantan Utara masing-masing 140 kasus, serta Nusa Tenggara Barat sebanyak 119 kasus.
Provinsi dengan jumlah PHK paling rendah selama Januari-Mei 2026 adalah Papua Barat dengan 11 kasus.
Selain itu terdapat kategori "Tidak Teridentifikasi" yang mencatat satu kasus PHK.
Total Nasional Capai 23.470 Kasus
Secara keseluruhan, data Kemnaker menunjukkan jumlah PHK nasional mencapai 23.470 pekerja hingga Mei 2026.
Rinciannya terdiri atas:
Januari: 5.730 kasus
Februari: 7.443 kasus
Maret: 5.729 kasus
April: 3.739 kasus
Mei: 829 kasus
| Wings Air Buka Rute Samarinda-Melak Mulai 17 Juni 2026, Ini Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
| Buka Peluang Karier Generasi Muda, KPW LPS II Gelar 'Goes to Campus' Perdana di Unmul |
|
|---|
| Forum Pemaparan Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Mendadak Ditunda, Anggota Senat Interupsi |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Kecelakaan Maut di Grand City Balikpapan, 4 Hotel Dijual dan Kekhawatiran PHRI |
|
|---|
| Kejati Kaltim Tetapkan 1 Tersangka Baru Kasus Korupsi Batubara Ilegal CV ABI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260526_pekerja-kena-phk.jpg)