Kamis, 18 Juni 2026

Berita Paser Terkini

DPRD Paser Tekankan Validitas DTSEN, Perubahan Penerima Bantuan Jadi Sorotan

DPRD Paser menegaskan pentingnya validitas DTSEN agar program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat tepat sasaran

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Syaifullah Ibrahim
RAPAT DTSEN PASER - Komisi II DPRD Paser menggelar rapat kerja bersama perangkat daerah terkait pelaksanaan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Ruang Rapat Bapekat, Sekretariat DPRD Paser, Rabu (17/6/2026). DPRD menekankan pentingnya sinkronisasi data hingga tingkat desa. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM) 
Ringkasan Berita:
  • Komisi II DPRD Paser menggelar rapat kerja membahas pemutakhiran DTSEN.
  • Sinkronisasi data hingga tingkat desa dinilai penting untuk memastikan validitas data.
  • DPRD meminta proses verifikasi dilakukan transparan agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menggelar rapat kerja bersama perangkat daerah terkait pelaksanaan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Rapat tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Paser, Romif Erwinadi, kepala perangkat daerah, serta sejumlah camat yang berlangsung di Ruang Rapat Bapekat, Sekretariat DPRD Paser, Rabu (17/6/2026).

Ketua Komisi II DPRD Paser, Sukran Amin, menegaskan bahwa DTSEN merupakan fondasi penting bagi berbagai program bantuan dan pemberdayaan masyarakat.

"Data yang valid dan akurat adalah kunci agar setiap kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran," terang Sukran.

Menurutnya, pemutakhiran DTSEN tidak sekadar kegiatan administratif, melainkan proses strategis yang menentukan keberhasilan program sosial di daerah.

Baca juga: Lantik Pengurus Kwarcab Paser 2026–2031, Bupati Fahmi Fadli Siapkan Kebun Pramuka hingga Buper Mini

"Sinkronisasi data hingga ke tingkat desa sangat diperlukan, sehingga kondisi masyarakat di lapangan dapat terakomodasi dengan baik," tambahnya.

Keakuratan data menjadi aspek penting karena menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan bantuan sosial, penanggulangan kemiskinan, dan program pemberdayaan masyarakat.

DPRD Soroti Perubahan Data Penerima Bantuan

Dalam rapat, anggota Komisi II DPRD Paser, Basri M, Muhammad Nasir, dan Nurhayati, bersama Ketua Komisi III DPRD Paser, Abdul Aziz, turut memberikan perhatian terhadap tantangan yang muncul setelah pemutakhiran data dilakukan.

Salah satu tantangan yang dihadapi ialah adanya perubahan penerima manfaat yang menimbulkan aspirasi dari masyarakat.

"DPRD menerima banyak masukan terkait perubahan data penerima bantuan. Kami memahami kegelisahan masyarakat, sehingga proses verifikasi harus dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman," tegas Sukran.

Baca juga: Dilantik Jadi Ketua Mabicab Pramuka Paser, Bupati Fahmi Fadli: Jangan Cuma Kemah dan Tepuk Tangan

Ditekankan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa menjadi faktor penentu dalam memastikan validitas data.

"Tanpa koordinasi yang kuat, pemutakhiran data berisiko tidak mencerminkan kondisi riil masyarakat," ulasnya.

Menurut DPRD, keterbukaan informasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting agar setiap perubahan data penerima bantuan dapat dipahami secara objektif dan tidak memunculkan polemik di lapangan.

Pentingnya Integrasi Data Daerah dan Nasional

Selain itu, DPRD Paser juga meminta agar setiap tahapan pemutakhiran data dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Sukran menilai, keberlanjutan proses akan memberikan pemahaman utuh kepada masyarakat terkait perubahan data penerima manfaat.

Baca juga: Sekolah Bertaraf Internasional Bakal Dibangun di Babulu Penajam Paser Utara, Tampung 5 Ribu Siswa

"Masyarakat harus tahu mengapa ada perubahan, agar tidak muncul persepsi negatif terhadap pemerintah," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, DPRD juga menekankan pentingnya integrasi data daerah dengan sistem nasional.

Sukran menilai, meski DTSEN menjadi acuan utama, daerah tetap membutuhkan mekanisme pendamping untuk menyesuaikan data dengan dinamika sosial-ekonomi masyarakat setempat.

"Data nasional memang menjadi dasar, tetapi daerah memiliki karakteristik berbeda. Karena itu, aplikasi pendamping di tingkat daerah bisa memperkuat efektivitas program penanggulangan kemiskinan," paparnya.

Menurutnya, integrasi data yang baik akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih akurat, adaptif, dan sesuai dengan kondisi masyarakat di masing-masing wilayah.

Baca juga: Disporapar Paser Siapkan 4 Destinasi Wisata Unggulan untuk Kontingen Porprov Kaltim

Sukran menegaskan, DPRD Paser akan memastikan setiap kebijakan berbasis data valid sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Kami ingin penanganan kemiskinan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan. Semua kebijakan harus berbasis data yang bisa dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved