• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Kaltim

Program Pembangunan Dewan Adat Dayak Kaltim Didukung Pusat

Rabu, 12 Oktober 2011 13:16 WIB
Program Pembangunan Dewan Adat Dayak Kaltim Didukung Pusat
tribun kaltim/muhammad yamin
Dari Kiri, Oktavianus Daud, Yurnalis Ngayoh, Edy Gunawan dan Yahya Anja jumpa pers program pembangunan Dewan Adat Dayak Kaltim, Rabu (12/10)
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur sangat serius melaksanakan program rencana pembangunan asrama putra-putri, rumah sakit dan sekolah bertaraf internasional di kota Samarinda.

Itu diperlihatkan dengan audensi Ketua Umum Dewan Adat Dayak Edy Gunawan Areg Lung dan Ketua Rombongan Oktavianus Daud kepada Prof Mubarok dan Hadi Pranoto Ketua Umum Partai Demokrat Pusat Jakarta pada 30 September hingga 1 Oktober 2011 lalu.

Pertemuan itu bertujuan untuk mendapat restu dukungan Prof H Mubarok dan Hadi Pranoto berada di kalangan pemerintah pusat yang menyetujui seluruh rencana pembangunan Dewan Adat Dayak Kaltim dalam rangka untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan dan kesehatan.

Oktavianus Daud Lendjau Tun yang menjabat juga Ketua Umum Yayasan Yuki N for Dayak menjelaskan pembangunan asrama, rumah sakit dan sekolah bertaraf internasional tidak diperuntukan satu suku tertentu saja, melainkan untuk kepentingan umum bersama sebagai bangsa Indonesia dalam semangat Pancasila Bhinneka Tunggal Ika.

"Jadi, seluruh orang asal luar Kalimantan Timur dan orang asli putra daerah bersama-sama memakai fasilitas pembangunan asrama, rumah sakit dan sekolah internasional," kata Oktavianus dalam jumpa pers yang dihadiri juga oleh Pembina Dewan Adat Dayak Kaltim Yurnalis Ngayoh dan Wakil Ketua DPRD Kaltim Yahya Anja.

Saat ini, pembangunan dilakukan bertahap sedang dikerjakan dari tahun 2011 hingga 2014 dengan total anggaran Rp 343.300.000.000. Tahap pertama, mulanya dibangun gedung asrama putra-putri dan balai pertemuan. Kemudian, tahap kedua, membangun gedung sekolah bertaraf internasional yakni ruang kelas, asrama siswa, wisma guru, ruang perkantoran, aula, fasilitas jalan dan landscape laboratorium dan perpustakan. Selanjutnya, tahap ketiga, membangun gedung utama dan penunjang rumah sakit.

"Pembangunan rumah sakit sedang berlangsung yang biayanya mencapai Rp 45 miliar. Untuk SDM yang menunjang rumah sakit dan sekolah internasional nantinya akan dilakukan kerjasama dengan berbagai pihak," kata Edy Gunawan.
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
17701 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas