Sabtu, 23 Mei 2026

Banjir Kepung Kota Samarinda

Tak sedikit warga yang sepeda motornya mogok lantaran mesinnya terendam air.

Tayang:
Penulis: Nevrianto |

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ibukota Provinsi Kaltim Samarinda kembali "dikepung" banjir, Minggu (21/12). Hujan deras yang mengguyur Kota Tepian sejak pukul 06.00 pagi hingga pukul 15.00 sore membuat sejumlah ruas jalan di kota yang dipimpin Syahari Jaang itu digenangi air hingga setinggi lutut. Bahkan di beberapa titik, banjir juga menggenangi rumah warga.

Salah seorang warga, Eka (25), tampak kebingungan ketika melalui Jalan Merdeka Kelurahan Sungai Pinang Dalam. Warga Sidodadi Samarinda Ulu ini hendak menuju Jalan Wahid Hasyim, Sempaja Samarinda. "Saya bingung mau lewat mana. Dimana-mana banjir," ujar Eka.

Banjir juga melanda kawasan Jalan Merdeka, Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Pelita, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Sentosa, Jalan Kenangan, Perempatan Mal Lembuswana, Jalan D.I Panjaitan, Jalan Ra Kartini Lempake Samarinda Utara, dan kawasan Jalan Wahid Hasyim Sempaja.

Tak sedikit warga yang sepeda motornya mogok lantaran mesinnya terendam air. Seperti yang dialami warga Jalan Kemakmuran, Muntini (40). Akibat motornya mogok, Muntini harus mendorong motornya sejauh hampir 1 kilometer melewati genangan. ''Jarang Jalan Merdeka Banjir, baru kali ini saya mogok lewat sini," 'kata Muntini.

Sementara warga Jalan Kenangan RT 72, Tukiran (42), hanya bisa pasrah ketika rumahnya kebanjiran. Air bahkan setinggi lutut orang dewasa. Tidak hanya masuk ke dalam rumah, banjir juga merendam sepeda motornya yang diparkir di dalam rumah.

Namun kata Tukiran, menghadapi banjir adalah hal yang biasa untuk keluarganya. "Sejak tahun 1997, banjir masuk kedalam rumah saya setinggi lutut orang dewasa. Tapi setiap musim hujan saja. Tapi sekarang hampir setiap minggu rumah saya kebanjiran. Saya sudah dua kali menaikkan lantai rumah setinggi setengah meter pada tahun 2000 dan 2010. Tapi tetap kebanjiran juga, 'katanya.

Ia berharap Pemkot Samarinda dapat mengatasi banjir di Samarinda. '' Kalau bangun jalan pemerintah seharusnya memprioritaskan sarana lainnya seperti saluran pembuangan air yang bagus dan lancar,' 'tandasnya.

Sementara itu, data yang diperoleh Tribun dari Bagian Kedarutatan dan  Bencana BPBD Samarinda menyebutkan kawasan yang dilanda banjir di Samarinda adalah Jalan  Lambung Mangkurat Kelurahan Pelita dan Sungai Pidang Dalam, Jalan Gerilya Sungai Pinang Luar, Jalan Remaja, Jalan Sentosa, Jalan Kenangan Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Jalan DI Panjaitan, persimpangan Jalan Mugirejo, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, kawasan Sempaja Samarinda Utara, kawasan Lempake Samarinda Utara. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved