Pasien Campak Dipantau Dua Hari Sekali
Jadi secara bersamaan diberikan pengobatan, imunisasi dan vitamin. Nanti setiap dua sampai tiga hari dikunjungi tim.
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Proses penyembuhan pasien campak bisa mencapai sekitar dua minggu. Selama dalam proses pengobatan, pasien diisolisasi dan terus dalam pemantauan Tim Tanggap Darurat Wabah Campak Kecamatan Siemanggaris, Kabupaten Nunukan.
Hingga Senin (9/3/2015), telah ditemukan 74 kasus campak di Kecamatan Siemanggaris. 73 kasus ditemukan di Desa Sekaduyan Taka sementara 1 kasus lainnya ditemukan di Desa Tabur Lestari. (Baca juga: Nunukan Darurat Campak, Anak tak Pernah Diimunisasi)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, dr Haji Rustam Syamsuddin MM mengatakan, selama dalam proses isolasasi, pasien tidak boleh meninggalkan kediamannya agar campak tidak menyebar.
Setelah diberikan imunisasi campak dan vitamin A serta dilakukan pengobatan, pasien akan terus dikunjungi untuk dipantau kondisi kesehatannya.
“Jadi secara bersamaan diberikan pengobatan, imunisasi dan vitamin. Nanti setiap dua sampai tiga hari dikunjungi tim. Proses penyembuhan itu sampai dua minggu. Selama itu dipantau terus oleh tim,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/campak-nunukan1.jpg)