Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Pasien Campak Dipantau Dua Hari Sekali

Jadi secara bersamaan diberikan pengobatan, imunisasi dan vitamin. Nanti setiap dua sampai tiga hari dikunjungi tim.

TRIBUN KALTIM/NIKO RURU
Dokter Wahyu Retno Wulandari, Sabtu (7/3/2015) melakukan pengobatan di rumah salah seorang pasien campak di RT 01 Sungai Ular, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Siemanggaris. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Proses penyembuhan pasien campak bisa mencapai sekitar dua minggu. Selama dalam proses pengobatan, pasien diisolisasi dan terus dalam pemantauan Tim Tanggap Darurat Wabah Campak Kecamatan Siemanggaris, Kabupaten Nunukan.

Hingga Senin (9/3/2015), telah ditemukan 74 kasus campak di Kecamatan Siemanggaris. 73 kasus ditemukan di Desa Sekaduyan Taka sementara 1 kasus lainnya ditemukan di Desa Tabur Lestari. (Baca juga: Nunukan Darurat Campak, Anak tak Pernah Diimunisasi)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, dr Haji Rustam Syamsuddin MM mengatakan, selama dalam proses isolasasi, pasien tidak boleh meninggalkan kediamannya agar campak tidak menyebar.

Setelah diberikan imunisasi campak dan vitamin A serta dilakukan pengobatan, pasien akan terus dikunjungi untuk dipantau kondisi kesehatannya.

“Jadi secara bersamaan diberikan pengobatan, imunisasi dan vitamin. Nanti setiap dua sampai tiga hari dikunjungi tim. Proses penyembuhan itu sampai dua minggu. Selama itu dipantau terus oleh tim,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved