Pilkada Kaltara

Pilgub Kaltara Bakal Sengit, Hanya Ada Dua Pasangan Calon

Pilkada Gubernur Kalimantan Utara 2015 seperti bakal menjadi ajang perebutan kursi antara pasangan Irau versus Jusuf SK.

Pilgub Kaltara Bakal Sengit, Hanya Ada Dua Pasangan Calon
TRIBUN KALTIM / M ARFAN
Massa pendukung Jusuf SK -Marthin Billa berkumpul di Jl Durian sebelum bertolak mendaftar ke Kantor KPU Kaltara, Senin (27/7/2015) pukul 10.45 Wita. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pilkada Gubernur Kalimantan Utara 2015 seperti bakal menjadi ajang perebutan kursi antara pasangan Irianto Lambrie-Udin Hianggio (Irau) versus Jusuf SK-Marthin Bila.

Pasalnya, hingga pukul 16.00 Wita, Selasa (28/6/2015) sore, tak satupun pasangan calon (paslon) yang menambah panjang daftar kontestan Pilgub Kaltara yang digelar serentak pada 9 Desember 2015.

Siapa pemenangnya? Di atas angin, Irau unggul. Pasangan mantan Pj Gubernur Kaltara dan mantan Walikota Tarakan itu diusung PKS, PDI-P, PAN, dan PBB plus sokongan kuat dari Partai Demokrat, Golkar, dan Gerindra. Menilik kursi di DPRD Kaltara, pasangan ini sudah mendapat 24 kursi dari 35 kursi yang ada.

Namun segala kemungkinan bisa terjadi. Diusung empat partai politik masing-masing partai Hanura, Nasdem, PKPI, dan PKB, Jusuf SK-Marthin Bila akan memberikan perlawanan sengit. Sebagai "pengadil laga", KPU sudah siap dengan berbagai regulasinya.

Baca: Hari Kedua Pendaftaran, Dua Pasangan Balon Datang ke KPU

Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami menyatakan, KPU Kaltara masih mengganggap keduanya sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

"Apakah kemudian nanti ini berhak maju? Ini kan baru hanya bakal calon, nanti kami akan melakukan pleno, apakah memenuhi syarat untuk ditetapkan menjadi calon atau tidak," sebut Suryanata, Selasa (28/7/2015).

Sederet agenda masih dilalui KPU dan pasangan calon hingga 9 Desember 2015. Kamis (30/7), pasangan bakal calon akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit AW Sjahranie Samarinda, Kaltim.

Tahapan penelitian syarat pencalonan dan syarat calon pada 28 Juli hingga 3 Agustus, serta perbaikan dan penelitian perbaikan syarat calon hingga 14 Agustus.

Penetapan pasangan calon sendiri baru akan dihelat KPU Kaltara pada 24 Agustus dilanjutkan pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon pada 25 sampai 26 Agustus.

Sedang proses kampanye, baru akan dibuka 27 Agustus sampai 5 Desember sebelum pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember 2015. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved